3 March 2008  (Produk Pangan > Susu Formula) 

Konferensi Pers Kontaminasi Bakteri dalam Susu Formula dan Makanan bayi 

FACTSHEET
KONFERENSI PERS
ISU KONTAMINASI BAKTERI DALAM SUSU FORMULA DAN MAKANAN BAYI

1.       PENELITIAN IPB DILAKUKAN PADA TAHUN 2003 DENGAN SAMPLING SUSU
YANG BEREDAR PADA MASA ITU, MAKA SUSU YANG TERKONTAMINASI BAKTERI
ENTEROBACTER SAKAZAKII SEKARANG SUDAH TIDAK ADA LAGI DIPASARAN

2.       SESUAI KAIDAH PENELITIAN, PENELITI BELUM PERNAH DAN TIDAK AKAN
MENGUMUMKAN MEREK YANG TELAH DITELITI

3.       ADANYA ISU TENTANG DAFTAR SUSU AMAN DAN SUSU YANG BERBAHAYA
YANG BEREDAR DI MASYARAKAT DAN MENGATASNAMAKAN BADAN POM ADALAH TIDAK
BENAR

4.       SAMPAI SAAT INI DI INDONESIA BELUM ADA LAPORAN TENTANG KASUS
BAYI YANG SAKIT AKIBAT SUSU FORMULA DAN MAKANAN BAYI YANG TERKONTAMINASI
BAKTERI ENTEROBACTER SAKAZAKII

5.       LAPORAN KASUS DI LUAR NEGERI, SELAMA 42 TAHUN (SEJAK 1961
SAMPAI DENGAN 2003) HANYA DITEMUKAN 48 KASUS, UMUMNYA PADA BAYI UMUR DI
BAWAH SATU BULAN, DENGAN SISTEM KEKEBALAN TUBUH RENDAH, BERAT LAHIR
RENDAH, DAN BAYI PREMATUR

6.       BAYI 0-6 BULAN HARUS DIBERIKAN ASI EKSKLUSIF. BILA KARENA
SESUATU HAL ASI TIDAK DAPAT DIBERIKAN, MAKA DAPAT DIBERIKAN SUSU FORMULA

7.       DALAM MEMBERIKAN SUSU FORMULA, HARUS MEMPERHATIKAN STANDAR
KEBERSIHAN PERALATAM DAN PROSEDUR MEMPERSIAPKAN SERTA MENYAJIKAN SUSU
FORMULA DENGAN BENAR (SEBAGAIMANA TERLAMPIR)

8.       SELURUH SUSU FORMULA YANG BEREDAR DI PASARAN TELAH DILAKUKAN
EVALUASI TERHADAP KEAMANAN, MUTU DAN GIZINYA SERTA DIMONITOR SECARA
BERKALA OLEH BADAN POM



JUM'AT 29 Februari 2008

Panduan untuk menyiapkan dan menyajikan susu formula

Cara membersihkan dan sterilisasi peralatan

1.       Cuci tangan dengan sabun sebelum membersihkan dan mensterilkan
peralatan minum bayi.

2.       Cuci semua peralatan (botol, dot, sikat botol dan sikat dot)
dengan air bersih yang mengalir.

3.       Gunakan sikat botol dan sikat dot untuk membersihkan bagian
dalam botol dan dot agar sisa susu yang melekat bisa dibersihkan.

4.       Bilas botol dan dot dengan air bersih yang mengalir.

5.       Bila menggunakan alat sterilisator buatan pabrik, ikuti
petunjuk yang tercantum dalam kemasan.

6.       Bila sterilisasi dengan cara direbus : 

a.       Botol harus terendam seluruhnya sehngga tidak ada udara di
dalam botol;

b.       Panci ditutup dan dibiarkan sampai mendidih selama 5 - 10
menit;

c.        Panci biarkan tertutup, biarkan botol dan dot di dalamnya
sampai segera akan digunakan

7.       Cuci tangan dengan sabun sebelum mengambil botol dan dot.

8.       Bila botol tidak langsung digunakan setelah direbus: 

a.       Botol harus disimpan di tempat yang bersih dan tertutup;

b.       Dot dan penutupnya terpasang dengan baik.

Cara menyiapkan dan menyajikan susu formula

1.       Bersihkan permukaan meja yang akan digunakan untuk menyiapkan
susu formula.

2.       Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, kemudian keringkan.

3.       Rebus air minum sampai mendidih selama 10 menit dalam ketel
atau panci tertutup.

4.       Setelah mendidih, biarkan air tersebut di dalam panci/ketel
tertutup selama 10 - 15 menit agar suhunya turun menjadi di atas 70oC.

5.       Tuangkan air tersebut (suhunya di atas 70oC) sebanyak yang
dapat dihabiskan oleh bayi (jangan berlebihan) ke dalam botol susu yang
telah disterilkan.

6.       Tambahkan bubuk susu sesuai takaran yang dianjurkan pada label
dan sesuai kebutuhan bayi.

7.       Tutup kembali botol susu dan kocok sampai susu larut dengan
baik.

8.       Dinginkan segera dengan merendam bagian bawah botol susu di
dalam air bersih dingin, sampai suhunya sesuai untuk diminum (dicoba
dengan meneteskan susu pada pergelangan tangan, akan terasa agak hangat,
tidak panas).

9.       Sisa susu yang telah dilarutkan dibuang setelah 2 jam.


Jakarta, 29 Februari 2008 



 

 

Informasi ini  didapat dari website BPOM ;
<http://www.pom.go.id/public/berita_aktual/detail.asp?id=192>
www.pom.go.id/public/berita_aktual/detail.asp?id=192 , semoga berguna
dan bermanfaat...

<<image001.gif>>

Kirim email ke