Beberapa bulan kedepan tahun ajaran baru akan segera di mulai. Meski masih
cukup lama, tidak ada salahnya kita mulai merencanakan memilih sekolah untuk
anak kita. Sebagai orang tua tentu kita ingin pendidikan yang terbaik untuk
anak-anak kita bukan? Terutama untuk anak usia dini karena mereka berada
pada masa usia keemasan (0 s.d 8 tahun) yang sangat penting bagi pertumbuhan
dan perkembangan mereka kedepan. Karena itu, pemilihan sekolah sebagai
lembaga yang memberikan layanan pendidikan anak usia dini menjadi hal yang
harus diperhatikan, mengingat banyak sekolah yang masih belum menerapkan
pembelajaran yang sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan anak. Beberapa
diantaranya masih menerapkan pembelajaran konvensional yang satu arah. Anak
masih dijadikan objek pembelajaran, bukan subjek pembelajaran sehingga.
kretaivitas anak seperti digembok. Belum lagi, peletakan bermain yang hanya
sebagai selingan kegiatan belajar, bukan inti pembelajaran. Padahal lewat
bermain-lah anak belajar. Belajarnya anak ya bermain.

Sulit memang memilih sekolah yang benar-benar berkualitas dan tidak
menyalahi filosofis pendidikan anak usia dini. Meskipun di kota besar banyak
sekali pra sekolah yang menawarkan berbagai keunggulannya, tapi kita harus
hati-hati dalam menentukan pilihan. Kita perlu mengumpulkan informasi
sebanyak mungkin sebelum membuat keputusan. Sekolah yang berkualitas adalah
sekolah yang profesional dalam memberikan stimulasi positif untuk
mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak. Banyak sekolah yang
menyatakan diri sebagai sekolah yang berkualitas dengan menjual gedung dan
fasilitas pendidikan yang lengkap atau memiliki jargon sebagai sekolah
berstandar internasional. Padahal bisa jadi pembelajarannya tidak sebaik
gedung atau jargon yang dielu-elukan.

Beberapa poin berikut merupakan hal yang bisa kita lakukan dalam memilih
sekolah yang terbaik bagi putra-putri kita

   - Kumpulkan informasi sebanyak mungkin dari media cetak, elektronik,
   internet atau dari teman dan keluarga tentang sekolah yang berkualitas. Jika
   memungkinkan, datang ke pameran pendidikan sehingga kita bisa mendapatkan
   informasi yang lebih lengkap langsung dari lembaganya.
   - Setelah menetukan beberapa pilihan, lakukan observasi dengan
   mendatangi langsung ke sekolah. Tanyakan banyak hal seditail mungkin pada
   pihak sekolah mengenai kurikulum dan profil sekolah, jumlah quota siswa per
   kelas, latar belakang pendidikan guru dan kepala sekolah, prestasi yang
   pernah diraih sekolah, biaya dan sistem pembayaran, fasilitas pendidikan,
   status sekolah serta yayasan yang menaungi sekolah.
   - Tanyakan status atau akreditasi sekolah dan perijinannya (banyak
   orang tua yang lupa menanyakan ini, padahal meskipun pra sekolah, hal ini
   sangat penting karena ijin dari diknas menjadi salah satu indikator kualitas
   sebuah lembaga pendidikan).
   - Lakukan observasi tentang keadaan fisik sekolah, mulai dari suasana
   kelas, kantin, fasilitas olah raga dan kamar kecil serta tempat ibadah.
   Apakah cukup bersih untuk kenyamanan belajar anak kita? anak usia dini
   kondisi fisiknya masih rentang terhadap berbagai penyakit, sehingga
   kebersihan menjadi hal penting untuk diperhatikan.
   - Lakukan observasi kelas ketika pembelajaran sedang berlangsung untuk
   melihat kemampuan guru mengajar dan pembelajaran yang dilakukan (jika anda
   tidak diijinkan pihak sekolah untuk melakukan observasi kelas, nyatakan
   bahwa anda sebagai orang tua calon siswa berhak untuk melakukannya).
   - Jangan lupa ajak anak untuk melihat sekolah yang akan dipilih.
   Libatkan mereka dalam pengambilan keputusan.
   - Jangan mudah tertipu dengan fasilitas dan jargon sekolah. Bisa jadi
   sekolah sederhana ternyata memiliki guru yang kreatif sehingga bisa merubah
   kesederhanaan menjadi media belajar yang kaya makna bagi anak. Sebaliknya,
   sebaik apapun fasilitas dan kurikulum yang disuguhkan akan menjadi tidak
   bermakna ketika guru tidak mampu menghidupkannya.
   - Usia prasekolah adalah usia emas ketika anak menyerap berbagai nilai
   dan norma kehidupan. Pilihlah sekolah yang memiliki guru-guru yang shaleh
   dan shalehah sehingga anak-anak bisa menyerap ruh spiritualitas yang
   terpancar dari keindahan akhlak mereka. Pilihlah sekolah yang memiliki
   guru-guru yang ikhlas dalam mengajar anak-anak kita.


Setelah mendapatkan berbagai informasi dan melakukan observasi, jangan lupa
untuk berdiskusi dengan pasangan dan anak kita. Sebelum mengambil keputusan
final, tidak ada salahnya kita beristikharah, memohon pada Allah supaya
menunjukan sekolah yang terbaik untuk anak kita. Sebagai seorang muslim,
kita harus senantiasa melibatkan Allah dalam setiap keputusan yang kita
ambil, termasuk dalam memilih sekolah untuk anak kita. Kadang kala kita
menganggap hal ini terlalu kecil. Tapi bukankah anak adalah amanah besar
yang Allah titipkan pada kita? Kita harus senantiasa memberikan pendidikan
yang terbaik bagi mereka, karena semuanya akan kita pertanggungjawabkan
kelak di hadapan-Nya. Dan hanya Allah-lah yang tahu sekolah mana yang cocok
untuk anak kita. Wallahualam.

Endah Silawati,
http://parentingislami.wordpress.com

Kirim email ke