Papanya Rafie,
ini sharing saja ya, kebetulan kedua anak saya alerginya juga tinggi. Biasanya 
sih menurun dari ayah/ibunya. Kebetulan saya sendiri punya asma, jadi 
kemungkinan bakat alerginya dari saya.
alergi terjadi jika anak terpapar oleh alergen, atau zat yang menimbulkan 
alergi. Alergen ini macam-macam, pada setiap anak berbeda. Tapi bisa 
diklasifikasikan sebagai berikut:
        1. alergi karena makanan : misalnya susu sapi, udang, kedelai, telur, 
kacang tanah, coklat, ikan laut
        2. alergi karena lingkungan: debu rumah, tungau (kutu yang tinggal di 
tempat tidur), udara dingin, rumput, bulu kucing
nah, pada anak yang faktor alerginya tinggi, alergen diatas akan dianggap 
sebagai penyakit.musuh, sehingga sistem imunnya akan menolak alergen tersebut. 
Biasanya reaksi alergi ada beberapa, misalnya:
        1. biduran, bentol-bentol merah yang gatal di seluruh tubuh
        2. diare
        3. batuk, pilek, muntah
Kalau mau cepat sih bawa putra anda ke dokter anak yang khusus menangani alergi 
misalnya dokter Zakiudin di Poli tumbuh kembang RSCM untuk di tes alergi. Cuma 
prosesnya agak traumatis kalau anaknya tidak disiapkan mentalnya. Tapi sih 
pengalaman anak saya saat usia 2 tahun dites dia sama sekali tidak menangis 
karena 1 minggu saya siapkan mentalnya utk tes tersebut. Alhamdulillah sekarang 
kami tau, anak kami alergi apa saja sehingga lebih mudah untuk menghindarinya.
Kebetulan anak kami alergi coklat, udang, debu rumah/tungau, bulu kucing dan 
kacang tanah juga air es. Karena masih terlalu kecil, hal2 ini betul2 kami 
hindari. Cuma belakangan, saya sih berani kasih dia coklat atau udang asalkan 
kondisi tubuhnya sedang betul-betul fit.
cara lain mengetahui alerginya adalah mengira-ngira saja. Kan udah aku kasih 
tau tuh zat yang memungkinkan timbul alergi, ya coba dihindari aja dulu 
sementara ini , jadi gak perlu tes alergi dulu.
nasihat dokternya sih biasanya untuk anak alergi: korden kamar dicuci 2 minggu 
sekali. Seprai 1 x seminggu, hindari kasur & bantal guling dari kapuk, AC di 
servis 1 x sebulan (ini  untuk membersihkan tungau dan debu rumah). Sudah ada 
sih sekarang alat humidifier yang katanya bisa menyaring udara dari kuman tapi 
saya kok gak terlalu tertarik ya, takutnya anak saya jadi terlalu "bersih" 
malah kaget lagi kalau terpaksa harus naik angkot...hehehe...
Mohon maaf jika penjelasan saya ini tidak lengkap, saya bukan bicara dengan 
bahasa medis karena saya cerita ini murni dari pengalaman saya mengurus 2 anak 
batita alergi..semoga membantu ya Pak!
salam,
bundanya tristan dan mutia


----- Original Message ----
From: Kemal Aditya Uno <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Friday, May 23, 2008 10:24:38
Subject: [parentsguide] biduran


Halo smart parents,
 
Ikutan tanya dong. 2 hari yang lalu anak saya Rafie (3thn) mengalami bengkak di 
bibir atasnya dan di pipi kanan setalah bangun tidur dipagi hari.
Tadinya kita pikir karena mungkin digigit semut atau sesuatu. Tetapi kemaren 
ini setengah mukanya bengkak2 dan dia nangis karena gatal banget. Kejadiannya 
juga setelah tidur siang dan sekitar jam 11 malam setelah tidur dari jam 9. 
Kata ibu saya itu cuma sekedar biduran. Ahkirnya kita kasih bedak dingin sambil 
dikipas2 baru dia setop garuk2.
 
Mungkin ada yang bisa sharing apa itu biduran. Thanks
  

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

Kirim email ke