Setuju kalo jangan dicampur2 pengenalan bahasanya, kaya sepupu saya yang
bapaknya org amrik, dia ngajak ngomong anaknya dari kecil pake bhs inggs tapi
dia tinggal di lingk. kel. kita yang sudah pasti menggunakan bhs ind jd sampe
umur 2 th blm bisa ngomong bsnya cuma teriak2 trus skrng dia ikut playgroup di
sklh internasional lumayan bs ngomong tp lucu, kalo dilarang main air tau tp
kl inggrsnya ngga tau, kalo duduk ngga tau taunya sit down pokoknya jadi
ketuker2 antara ind dan ingg.
Kalo anakku setelah dia sudah fasih bhs ind sejak 2 thn (dari 6 bln sudah
dibiasain denger lagu ato film). skrng kalo diajarin inggris cepet hapal dan
sering nanya ini bhs inggrsnya apa, jadi tau perbedaannya. Sori kalo ngga
m'bantu
Tx
Ibunya Okta&Reva
Shinta Sudiro <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Setuju bahwa gaya belajar anak beda2.
Cara belajar bahasa anakku 180derajat beda dengan ponakanku yang sering
main sama aku waktu aku belum punya anak. Ponakanku udah bisa bahasa
inggris-indonesia sejak 2 tahunan. Sekolahnya aja sempat yang bhs inggris. dan
dia enjoy aja.
Tapi... waktu aku masukin anakku ke Tumble Tots (1.5-2th)... anakku keliatan
gak ngerti sama instruksi2 bahasa inggris... tapi dia seneng aja main di
Tumble Tots. Dan hasil main disana thd minat bicaranya pun nol kosong.
Masukan dari aku... coba deh sering setelin CD/VCD/MP3/cassette lagu anak2.
Pesan dari psikolog anakku... untuk anak yang dianggap terlambat bicara,
biasakan menggunakan 1 bahasa saja. Jangan gado2. Termasuk lagu anak2 yang aku
saranin tadi.
Pernah aku coba dengan mendongeng... katanya kan 'anak kalau mau cepet
ngomong ortunya harus rajin bacain cerita...'
Hehehe... it didnt work to my son.
Aku turutin aja saran psikolog anakku: Kalau mother languagenya Bahasa
Inggris, dari eyang, ortu, susternya, sampai semua VCD/CD/MP3 menggunakan
bahasa inggris. Jangan dicampur2 misal: eyangnya pake campuran jawa-belanda,
ortunya ngomong pake indonesia-inggris, susternya ngomong pake
indonesia-sunda.
Diagnosa untuk anak-ku saat itu... kemungkinan bingung bahasa.
Jadilah kami menggunakan bahasa indonesia saja. Angan2 ngajarin dia bahasa
inggris sejak dini dilupakan dulu.
Hasilnya... aku dan suamiku liat2an waktu denger dia nyanyi balonku bareng
dengan mp3 lagu anak di mobil yang memang selalu kami setel kalau pergi sama
dia. Kejadiannya nyaris pas dia ultah ke 3 thn.
Dari situ... barulah dia jadi cerewet. istilah gayanya: ledakan bahasa.
Baru mulai 4 thn, baru berani deh tuh ngenalin bahasa inggris ke dia. Aku
beliin buku Numbers dan Opposites yang dua bahasa. Ngajarinnya juga pake
cerita walaupun dibukunya cuman ada angka 1 dan gambar menarik. Lumayan...
sekarang udah bisa mengurutkan angka 1-10 bolak balik dalam bahasa inggris...
Alhamdulillah lagi... sekarang (4th) dia malah semangat belajar membaca.
Semoga sharing ini bermanfaat.
----- Original Message ----
From: "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, June 3, 2008 10:40:48 PM
Subject: Re: [parentsguide] (Tanya) Anak Usia 2th Belum Lancar Bicara..?
Hai mom,
Memang banyak kekuatiran ortu thd anak yang dianggap lambat bicara. Namun gak
usah kuatir mom, aku pernah diskusi dengan psikolog, saat itu kebetulan aku
attend kursus singkat mengenai Cara Belajar Anak di UI, yang aku dapat cukup
membuat lega hati orang tua yang memiliki kasus serupa. Dikatakan bahwa anak
belajar dengan caranya sendiri. Ada memang yang talkative, ada juga yang rajin
mendengar (irit bicara). Namun, anak itu laksana bom waktu. Skrg boleh jadi
dia 'pendiam', tapi bukan berarti dia berhenti/tidak belajar. Bisa jadi dia
menyerap semua yang diberikan namun dia akan mengeluarkannya di saat yang
tepat.
Jadi itu semua balik ke gaya belajar anak.
Sekedar share aja, anakku termasuk yang kinestetik visual, dia senang melihat,
bergerak dan mengucapkannya. Namun ada teman anakku yang tipenya audio alias
senang mendengar dan menangkap pelajaran dengan cepat melalui mendengar.
Begitu kira2 mom.
Ilnayuti Sari (ILNA)
Toko susu murah : www.tokoilna.wordpress.com
08179994848, 021-92140025
Sent from my BlackBerry® wireless device from XL GPRS network
------------------------------------
===================================================================
Terbit majalah PARENTS GUIDE edisi JUNI 2008.
SERUNYA LIBURAN ASYIK DAN MENDIDIK
Liburan sekolah adalah momen yang paling dinantikan anak-anak. Yuk, manfaatkan
liburan dengan aktivitas berkualitas dan menyenangkan. Simak rekomendasi
tempat liburan untuk Anda dan Si Kecil.
Simak juga bahasan menarik lain :
- Pastikan Vaksinnya Tepat Saat Liburan
- Bayiku Menderita Down Syndrome
- Jika Si Kecil Tak Suka Gurunya
BONUS: Majalah HIPOO untuk Si Kecil dengan tema "Liburan ke Dunia Fantasi".
Segera dapatkan PARENTS GUIDE edisi Juni 2008 di agen majalah dan toko buku
terkemuka di kota Anda. Baca daftar isinya di
http://www.parents.co.id/dsp_tocfeb07.php
Ikuti Hospital to Hospital Talkshow.
SEMARANG
Nutrisi Optimal untuk Anak Alergi
RSIA Hermina, Pandanaran
31 Mei 2008
Pembicara : dr. Titin Eko Nugraheni, SpA
tiket Rp. 20,000
Informasi & reservasi :
Puri - Imelda FM Semarang di 024-7474182 / 74748000
BANDUNG
Pentingnya Membangun Daya Tahan Tubuh Si Kecil Sejak Dini
Auditorium Lt. M, Melinda Hospital Bandung
7 Juni 2008
Pembicara : Prof. dr. Abdurachman S, Sp.A(K)
Tiket Rp. 25.000
Informasi & reservasi :
Erna - Melinda Hospital di 022- 70722278
Ayu - 96,4 FM Female Radio 022- 82063803
JAKARTA
Nutrisi Optimal Untuk Anak Alergi
Sabtu, 14 Juni 2008
Pembicara:
dr. Hindra Irawan Satari, SpA(K) M.Trop.Paed (Spesialis Anak Konsultan Penyakit
Infeksi dan Pediatrik Tropik)
Venue: Auditorium Rumah Sakit Pondok Indah , Jakarta .
Tiket Rp. 25.000,-
Reservasi tiket hubungi hotline pelanggan PG: 021-70408785, 021- 527 7302
BATAM
Nutrisi Optimal Untuk Anak Alergi
Sabtu, 21 Juni 2008
Pembicara :
dr Indrayanti, Sp.A
Venue: Rumah Sakit Awal Bros Batam
Tiket Rp 20.000,-
Informasi & reservasi :
Ferry - RS Awal Bros Batam di 0778- 429528/ 431777
Areu - Zoo Radio FM Batam di 0778-323364/322274Yahoo! Groups Links