setuju sekali ma MEYKE (QQ). HIDUP .. !!!


----- Original Message ----
From: M E Y K E (QQ) <[EMAIL PROTECTED]>
To: 6 <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; [email protected]
Sent: Monday, June 16, 2008 9:13:35 AM
Subject: [parentsguide] Jangan Paksa Anak-anak Belajar Bahasa Asing


Jangan Paksa Anak-anak Belajar Bahasa Asing
http://www.tempoint eraktif.com/ hg/nasional/ 2008/06/15/ brk,20080615- 
125497,id. html

Minggu, 15 Juni 2008 | 19:44 WIB 
TEMPO Interaktif, Jakarta:Para orang tua dianjurkan agar tidak memaksakan 
anak-anak mereka yang masih dibawah lima tahun untuk belajar bahasa asing 
selain bahasa ibunya. Karena, hal itu dapat mengganggu perkembangan kecerdasan 
emosi, intelektual, serta motorik si anak.

"Kalau dipaksakan bisa terhambat, dan tumbuh hanya dengan perintah." kata Arist 
Mederka Sirait, Sekretaris Jenderal Komisi Nasional Perlindungan Anak, saat 
dihubungi pada Ahad (15/06) sore tadi.

Arist berpendapat sebaiknya orang tua jangan memaksakan obsesinya kepada 
anak-anaknya. Dalam usia balita, anak pun belum membutuhkan kemampuan berbahasa 
asing. "Itu obsesi orang tua, jangan dijejalkan ke anak." katanya. Anak cukup 
mengetahui adanya bahasa asing, tetapi tidak perlu mempelajarinya.

Pada usia dibawah 5 tahun adalah masa-masa pertumbuhan, di mana anak perlu 
diberikan kebebasan bermain. Dalam usia itu sebaiknya anak juga tidak perlu 
disekolahkan terlebih dahulu. 

Saat ini menyekolahkan anak ke taman kanak-kanak memang menjadi suatu tren. 
"Tetapi hal itu sebenarnya tidak dianjurkan," ujar Arist.

Ia menambahkan, dalam bahasa terkandung makna-makna moral yang perlu diketahui 
oleh anak. Sehingga, ketika anak belajar bahasa ibu, ia mengetahui nilai moral 
maupun budaya dibalik kata-kata yang diucapkannya. 

Adapun bahasa asing memiliki pendekatan budaya yang berbeda dari bahasa ibu. 
Sehingga, bahasa asing sebaiknya dikenalkan kepada anak sebatas sebagai 
pengetahuan saja.

Bila anak-anak yang dipaksakan belajar bahasa asing, kata Arist, dikhawatirkan 
dapat menganggu pertumbuhan kejiwaanya. Apalagi bila tidak ditanamkan 
nilai-nilai dasar yang memadai.

Anak-anak dapat mulai belajar bahasa asing ketika mulai menginjak usia 12 
tahun. Menurut Arist, dengan sendirinya pada usia itu anak-anak akan menemukan 
keasikannya dalam belajar bahasa asing. "Tanpa perlu dipaksakan oleh orang 
tuanya." Aqida Swamurti 
 

Notes:
Alhamdulillah, aku tak pernah melakukannya. .
tapi aku tak lupa utk hanya sekedar sounding saja..
misalnya, selain bhs inggris, Javitz jg suka aku pasangin Jak tv klo jam 7 
(bahasa korea).
atau Barney yg versi Spanyol.
nah, klo yg spanyol ini, Javitz bisa diem nonton. Padahal sebelumnya, yg versi 
Eng udah diputer berulang-2.
mungkin itu menandakan bahwa yg sedang disaksikan ialah sesuatu yg baru...

semoga bermanfaat..


-My Regards-
Meyke E. R (Kiky)
CRD-Media Communication
Pancoran Indah 7a Ligamas
Perdatam - Jaksel 12760
INDONESIA
pH +62 21 79182924
fax +62 21 7972293
www.crd-media. com

just nobody 'n know nothing
                    but
eager to find out 'n be somebody


 

________________________________
Sent from Yahoo! Mail. 
A Smarter Email.  


      

Kirim email ke