Aduh' . Kasian sekali Faiz, 
Pasti lingkungan disekitar terlalu bising ya'?....(samapai Trauma
gitu,...)
Coba deh' ayah,.. untuk sementara waktu ajak Faiz pindah kelingkungan yg
lebih tenang,
Mungkin dirumah neneknya / liburan ke tempat yg masih asri. 
Biarkan dia menikmati suasana alam, jangan yg hiruk pikuk seperti saat
ini. 
kalau tiap hari dia harus terkejut & ketakutan, efeknya tentu tidak baik
bagi pertumbuhan mentalnya, kasian kan,...
Kalau faiz sudah pandai bicara coba deh' tanya pelan-pelan, kenapa dia
nangis?...Tak boleh takut,... dll. (semuanya harus kita lakukan dg
sabar, jangan paksa dia untuk suka).
biasanya anak kecil itu akan mengungkapkan segala perasaannya lewat
tangisan, entah itu rasa marah, jengkel, takut, dll 
bisa jadi dia merasa tidak nyaman karena istirahatnya terganggu,
Sehingga dalam hatinya akan tumbuh rasa benci yg dalam pada ayam tsb. 
 
Dicoba dulu ya' .. menghilangkan rasa traumanya dengan meditasi Alam spt
tersebut diatas.
Mudah2-an ada hasilnya.
 
Salam,
Mama Zikri.
 
 
 
 
-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
On Behalf Of Wiriadisastra
Sent: Wednesday, June 18, 2008 3:03 PM
To: [email protected]
Subject: {Disarmed} [parentsguide] Help, Anak saya takut suara kokok
ayam
 
Dear Parents,
Perkenalkan saya ayah dari anak umur 21 bulan (Faiz). 
Saat ini saya ada masalah yang cukup mengganggu, mungkin ada yang bisa
kasih masukan. 
Anak saya sangat takut (sampai menangis keras) kalau mendengar suara
ayam jantan berkokok. Hal ini berlangsung beberapa bulan. Kalau sama
ayamnya sendiri, dia tidak takut. bahkan mau dekat. tapi begitu ayamnya
berkokok, langsung kaget dan menangis. 

Sebenarnya kebiasaan ini sempat hilang waktu diterapi dengan cara
mengajak memberi makan ayam. Tapi belakangan muncul lagi, karena pada
saat dia bangun tidur (masih setengah sadar), mendengar kokok ayam. Saya
dan istri sampai bingung dan kasihan karena di lingkungan rumah kami
setiap pagi dan sore, banyak ayam berkokok. jadi kalo bangun tidur,
selalu menangis.dan sekarang tidak mau lagi untuk diajak memberi makan
ayam.
Penyebabnya sendiri kami masih belum jelas. Apakah dia pernah
kaget/trauma atau penyebab lain. 
Mungkin ada yang bisa kasih saran dan masukan bagaimana menanganinya. 
Sebelumnya saya ucapkan terima kasih.


 
 

-- 
This message has been scanned for viruses and 
dangerous content by  <http://www.mailscanner.info/> MailScanner, and is

believed to be clean. 

Kirim email ke