FYI moms...

Kind regards,
Vira

----- Original Message -----
From: CoachingMedia Solutions
To: [EMAIL PROTECTED] ;
[EMAIL PROTECTED] ;
[EMAIL PROTECTED]
Sent: Saturday, June 21, 2008 10:49 AM
Subject: [Indonesia NLP Society] KDRT:SIAPAKAH KORBAN YANG HARUS DIBANTU
LEBIH DAHULU?



KDRT : SIAPAKAH KORBAN YANG HARUS DIBANTU LEBIH DAHULU?


Dalam banyak artikel di media massa, Kasus KDRT (Kekerasan Dalam Rumah
Tangga) di Indonesia bagaikan puncak gunung es. Begitu banyak fakta
disembunyikan, ditutupi dan dianggap tidak ada bahkan oleh sang korban
sendiri, karena antara korban dan pelaku sebetulnya bukan orang asing, tapi
acap kali justru adalah orang terdekat (baca: pasangan hidup)


KDRT meliputi bukan saja aksi yang melibatkan kontak fisik (physical abuse)
melainkan juga melibatkan kekerasan secara verbal (verbal abuse) seperti
kalimat-kalimat penghinaan dan perendahan nilai-nilai kehormatan . Umumnya,
bila seseorang pernah melakukan satu kali saja tindakan kekerasan, maka
episode-episode berikutnya akan segera menyusul, hanya tinggal menunggu
waktu saja.


Dapatkah Anda bayangkan apa dampaknya bila korban (sang istri) melaporkan
sang pelaku (suami) pada pihak yang berwajib? Jika sang suami adalah pencari
nafkah tunggal dan masuk penjara pula, siapakah yang akan menghidupi
keluarga?


Sungguh-sungguh merupakan lingkaran masalah yang mengerikan..


Berikutnya, sudah dapat ditebak, siapa yang bakal paling menderita gara-gara
hal tersebut...



Sang Anak..



Apa yang ada di benak sang anak saat terpaksa menyaksikan peristiwa
pemukulan ibunya oleh ayahnya..?

atau ketika terpaksa mendengar kalimat-kalimat penghinaan dari ibunya kepada
ayahnya..?



Apa yang terjadi pada bayi yang sedang dikandung seorang ibu yang disiksa
secara fisik dan verbal oleh suaminya?



Seperti apakah kira-kira sikap dan perilaku anak yang dibesarkan dalam
keadaan seperti itu?



Dengan sikap dan perilaku tersebut, seperti apakah kira-kira nasib masa
depan sang Anak ketika dewasa kelak?


Adakah yang dapat kita lakukan untuk mengatasi masalah tak berkesudahan di
atas?


Dapatkah kita berbuat sesuatu untuk memutus lingkaran mengerikan itu?

Faktanya : ternyata setiap manusia sudah dibekali oleh Sang Maha Pencipta
agar dapat membantu dirinya sendiri untuk keluar dari setiap permasalahan
hidup. Hanya sayangnya, tidak semua manusia menyadari akan modal yang
diberikan oleh Tuhan tersebut dan kemudian melatihnya menjadi sebuah
keterampilan.

Ilmu Terapi merupakan salah satu sub cabang dari 4 pilar dasar keterampilan
NLP yaitu Relational Skill, yang berhubungan dengan keterampilan
berkomunikasi.  Seorang manusia dapat menyembuhkan dirinya, baik melalui
orang lain atau dirinya sendiri jika berlatih sehingga mempunyai kemampuan
akan keterampilan ini. Dan semua ini dimulai dari kata-kata.


oleh : Adi Putera Widjaja ([EMAIL PROTECTED])



Untuk memahami lebih lanjut ikuti pelatihan NLP Fundamental Therapy, hari
Minggu 06 Juli 2008 di Hotel Ciputra Semarang, hubungi 0816 1635512 / 0888
644 644 8 atau email [EMAIL PROTECTED] untuk registrasi dan
reservasi. Tempat terbatas



--
CoachingMedia Solutions
http://www.tjiairawan.com

NLP Attitude Article
http://www.kehidupanpd.info/author/TjiaIrawan




----------------------------------------------------------------------------
----


No virus found in this incoming message.
Checked by AVG.
Version: 7.5.524 / Virus Database: 270.4.0/1508 - Release Date: 6/18/2008
9:08 PM






Kirim email ke