masa iya sih....?? gak inget.... dulu gimana yaa...
 
Lina

www.linajuice.freelife.com / www.linagochi.blogspot.com
 
www.lina-cantikdansehat.blogspot.com
 
Life will be beautiful if we are beautiful and healthy

--- On Sun, 7/13/08, Mamanya Raka <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: Mamanya Raka <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [parentsguide] [Article] Kehamilan Bisa Perburuk Daya Ingat
To: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[email protected]
Date: Sunday, July 13, 2008, 11:29 PM








Kehamilan Bisa Perburuk Daya Ingat
Link from http://www.hypno- birthing. web.id/
 
Para wanita hamil mungkin sudah lama merasakan dan menduganya, tetapi 
penelitian terbaru di Australia membuktikan bahwa mengandung bayi memang dapat 
menyebabkan seorang ibu menjadi lebih mudah lupa. 
 
Melalui sebuah riset, para ilmuan mengungkapkan bahwa daya ingat wanita bisa 
terganggu setidaknya hingga setahun setelah proses melahirkan. Walaupun bagitu, 
pengaruhnya bersifat minor dan hanya terbatas pada tugas-tugas yang tak lazim.
 
“Penurunan daya ingat yang banyak dialami wanita selama proses dan pasca 
kehamilan layaknya penurunan sederhana yang Anda temukan ketika membandingkan 
kesehatan orang berusia 20 tahun dengan orang berusia 60 tahun,” ungkap salah 
seorang peneliti, Julie Henry seperti dikutip AFP, Selasa (5/2).
 
Kesimpulan yang diambil ilmuan Australia ini merupakan hasil analisa dari 14 
riset berbeda di seluruh dunia. Riset-riset ini di antaranya pengujian 
kemampuan daya ingat dari sekitar 1.000 wanita hamil, ibu dan wanita yang tidak 
hamil. Dari  analisa terungkap bahwa wanita hamil secara signifikan mengalami  
penurunan daya ingat yang buruk pada beberapa aspek yang diuji.
 
Tes yang paling sulit bagi para wanita adalah yang berkaitan dengan tugas-tugas 
baru dan sulit. “Tugas-tugas latihan mengingat yang biasa dan teratur seperti 
mengingat nomor telepon atau anggota keluarga kecenderungannya tidak 
terpengaruh,” ungkap Peter Rendell, profesor dari Universitas Katolik Australia 
yang menggelar riset ini bersama Henry.
 
“Namun begitu, ceritanya akan berbeda ketika Anda harus mengingat nomor telepon 
baru, nama-nama orang atau menyimpan beberapa bagian informasi penting seperti 
halnya multi-tasking,” tambah Rendell.Riset yang dipublikasikan dalam Journal 
of Clinical and Experimental Neuropsychology, ini juga menyatakan bahwa 
fenomena yang kerap disebut  “baby brain” ini masih terlihat setahun setelah 
melahirkan. Akan tetapi, karena tidak ada partisipan yang diteliti setelah 
lewat masa tersebut, peneliti tidak dapat menentukan apakah gangguan ini akan 
bersifat permanen. Para ilmuwan juga merasa heran mengapa daya ingat wanita 
bisa terganggu pada momen yang penting seperti itu.
 
“Meskipun kami tidak punya bukti ekperimental untuk itu, dugaan kami adalah 
gangguan ini berkaitan dengan faktor gaya hidup ,” ungkap Henry, peneliti 
psikologi dari University of New South Wales.
 
“Selama hamil, rutinitas normal Anda terganggu dan Anda bisa mengalami gangguan 
tidur setelah melahirkan. Kami mengetahui dari riset lainnya bahwa salah satu 
dari dua hal tersebut bisa mempengaruhi kemampuan kognitif,” terang Henry.
AC
Sumber : AFP
 

~*~*~*~*~*~* ~*~*~*~*~
Evariny Andriana
"Melahirkan tanpa sakit"
http://www.hypno- birthing. web.id/ 














      

Kirim email ke