Pak, Kalau sampai mengacaukan jadwal harian sebaiknya dijangan disetelkan videonya dulu. Jadi mandi, makan, baru nonton video. Pasti awal2nya dia bakalan nangis2, jangan dituruti. Toh kita bukannya melarang dia mendengar musik tapi menjalankan disiplin dulu baru bisa dengar musik.
Trus, anak saya juga lambat bicara, oleh psikolognya memang sebaiknya anak dibawah 2 tahun jangan diberi nonton apapun. Baik itu siaran tivi atau vcd. Main game komputer aja tidak disarnakan. Dibawah 2 tahun idealnya hanya diberi main interaktif dengan ortu atau pengasuhnya. Tapi kalau rasanya agak sulit, alternatifnya dibatasi dulu misalnya hanya boleh 1 jam menonton tivi dalam sehari. Saya juga akhirnya membatasi karena ada kakaknya, repot juga kalau kakaknya boleh nonton video tapi adiknya tidak boleh. Jadi hanya 2 video sehari. dan acara tivinya sangat2 terbatas. Kalau memungkinkan, mbaknya diberi tivi sendiri, dan diberi pengertian hanya boleh nonton tivi kalau anak2 sudah tidur atau setelah bapak dan ibu pulang. Alhamdulillah mbak2 dirumah saya mau diajak kerjasama dengan peraturan tersebut. Anak2 juga kalau kita tegas lama2 ngerti sendiri kok. Mereka tau setelah videonya selesai berarti matikan tivi trus main. Salam, Sita :) ----- Original Message ----- From: M Yusuf To: [email protected] Sent: Tuesday, August 05, 2008 10:00 AM Subject: [parentsguide] Mohon saran anak suka musik Dear all, Seminggu terakhir anak saya, Zelda Azzahrah umur 1 tahun 10 bulan, pagi-pagi sudah minta disetelkan vcd musik anak-anak seperti obok-oboknya Joshua atau lagu anak-anak jaman dulu. Pokoknya senanga musik. Saya sih oke-oke saja. Tapi kalau mandinya jadi agak siangan bahkan sangat siang, saya agak khawatir. Karena kalau lagi nonton gitu nggak mau disuruh mandi. Dan jadinya ya makan sambil nonton. Kadang-kadang menjadi ngantuk terus tidur. Jadinya nggak mandi. Tapi dulu-dulu nggak. Terus saya merasa kosa katanya tidak terlalu banyak dikuasai. Saya merasa dia masih belum bisa ngomong. Bisa sih bisa bahkan cerewet, tapi pakai bahasa planet. Au o au oo,.. Memang kakaknya dulu (7 tahun, kelas 2 sekarang) juga terlambat bicaranya. Sempat khawatir apa-apa, sampai mengira autis segala. Kita juga sempat nanyakan ke dokter. Tapi katanya nggak pa-pa. Akhirnya dia memang bisa ngomong, bahkan cerewet. Dulunya persis kayak adiknya. Lha, ketika adiknya sudah mulai mengucapkan beberapa kata di umur setahunan, saya pikir dia lebih awal dibanding kakaknya. Tapi rasanya sekarang malah lebih terlambat dibanding kakaknya. Ada saran ? Kebanyak suka nonton TV ? Saya kira, keduanya saya dan istri tinggal kerja. Seharian sama pembantu, mungkin saja ditontonkan TV. Terima kasih M.Yusuf.web.id ---------------------------------------------------------- Bukankah Dia (Allah) yang menciptakan langit dan bumi dan yang menurunkan air dari langit untukmu, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu kebun-kebun yang berpemandangan indah? Kamu tidak akan mampu menumbuhkan pohon-pohonnya. Apakah di samping Allah ada tuhan (yang lain)? Sebenarnya mereka adalah orang-orang yang menyimpang (dari kebenaran). - [QS: An-Naml: 60] - ----------------------------------------------------------

