nanggepin neeh... menurutku bentuk kebutuhan manusia bukan piramida, tapi keseimbangan lahiriah dan spiritual. kalo tidak seimbang, berat di salah satu, akan ada masalah yang timbul. mengejar spiritual saja dengan perut kelaparan juga ga bisa, demikian sebaliknya. saya kira dalam agama masing2 pasti diajarkan keseimbangan tersebut. kaitannya dalam pendidikan anak juga demikian. pendapat yang bermunculan saat ini adalah tidak hanya IQ yang harus dipupuk tapi juga EQ. karena jika hanya IQ yg diasah, bila anak tsb tidak bisa bersosialisasi atau kemampuan mengendalikan emosi kurang baik, maka hasil yg dicapai tidak akan maksimal. sekedar urun pendapat lho.... salam, Indah
----- Pesan Asli ---- Dari: ruzetta hastikawati <[EMAIL PROTECTED]> Kepada: [email protected] Terkirim: Senin, 11 Agustus, 2008 13:54:28 Topik: [parentsguide] Renungan Hari Ini Bahkan Abraham Maslow, pencetus piramida kebutuhan manusia, sebelum meninggal menyesali, seharusnya piramida kebutuhan manusia dibikin terbalik (azzikra magazine, januari-februari 2008, hal. 17) Jika orang terlebih dahulu mengejar kebutuhan dasar (basic needs) yang merupakan kebutuhan fisiologis, seperti makan dan pakaian, maka ia akan menjadi tamak. Sedangkan jika aktualisasi diri dahulu yang dipenuhi, dalam hal ini kembali kepada-Nya ya, maka basic needs dengan sendirinya insyaallah akan terpenuhi… Kalo dipikir-pikir lagi,bener juga ya...gak akan ada kemalingan trus lanjut pembunuhan kayak di Menteng kemarin, gak akan ada bunuh diri ibu dan anak di beberapa tempat kayak dulu, gak akan ada kasus Ryan, dll ..naudzubillahimind zalik... regards, zetta ___________________________________________________________________________ Nama baru untuk Anda! Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. Cepat sebelum diambil orang lain! http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/

