Hati2 sama Yayasan Citra Kartini.... ----- Original Message ----- From: Irarosa Ardhi To: [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] Sent: Wednesday, September 03, 2008 9:53 PM Subject: [aimi-pengurus] (OOT tapi perlu untuk diketahui) Yayasan CITRA KARTINI, Bintaro tidak berkeprimanusiaan...
Dear all, Saya mengambil suster infal untuk bayi new born dari Yayasan Citra Kartini pada tanggal 30 Agustus 2008. Dengan membayar uang administrasi Rp. 750.000 dan Gaji suster 1 bulan dibayar dimuka Rp. 1.100.000. Pada tanggal 3 September 2008, skitar jam 10 pagi saya pergi karena ada keperluan, baby sitter ini yang bernama Asih tampak baik2 saja hanya memang terlihat agak lemas, sy asumsikan mungkin karena puasa. Sy pulang ke rumah skitar jam 14.30. Baby sitter anak saya yang besar bilang Asih tidak bisa pegang bayi karena sakit perut. Krn Asih diatas sy pikir dia hanya sakit perut biasa, sambil mencoba menelpon dokter umum di dekat rmh, tp rata2 tidak diangkat. Skitar jam 15.15 saya dengar suara Asih menangis dan meraung-raung kesakitan, karena sedang memerah ASI, baru stlh selesai memerah saya cek dia ke dapur ternyata baru aja dia pigsan sedang dicoba ditolong oleh pembantu-pembantu yang lain. Karena dia pingsan saya bawa dia ke UGD RS Pertamina. Kurang lebih 5 menit setelah sampai di RS baru dia sadar. Di RS dia harus di tes darah & di infus. Karena dia baru 3 hari kerja di rumah saya, saya menguhubungi Yayasan Citra Kartini untuk menanyakan kelanjutannya, pada waktu itu yang angkat perempuan, saya lupa namanya siapa, setelah saya ceritakan kejadiannya dia hanya bilang, "ibu nanti kembalikan saja ke yayasan klo dia memang tidak bisa kerja". Karena baru sampai RS dan masih ribet jadi saya diam saja. Stelah itu perawat bilang hasil darah baru bisa keluar 1,5 jam. Karena belum menyiapan buka puasa untuk keluarga dan bayi saya rewel tidak bisa tidur dirumah karena belum menyusu langsung pada saya. Saya menelpon ke yayasan lagi minta bantuan dari yayasan untuk bisa menunggui Asih di RS. Kali ini diangkap oleh Pak Joko, dia menjawab akan dibicarakan dulu dengan atasannya. Stengah jam kemudian dia menelpon dan bilang klo di Yayasan tidak ada orang, tapi dia akan mengirim baby sitter lain untuk datang ke RS. Saya merasa keberatan dengan hal tersebut, saya meminta pihak yayasan yang datang ke RS supaya tau keadaannya, bukan hanya mengirim orang untuk menunggui saja. Saya minta berbicara dengan pemilik yayasan tersebut, walaupun sulit menghubungi pemilik yayasan ini yang bernama Eddy, akhirnya sy berhasil menghubungi dia. Setelah saya ceritakan kejadiannya, dia hanya menjawab dengan santainya dia hanya bisa kirim baby sitter infal pengganti untuk kerja dirumah saya, tapi jika saya mau pihak yayasan yang menunggui Asih di RS maka dia akan mengirim salah satu baby sitternya untuk menunggui Asih tapi saya harus membayar uang Rp. 50.000/hari untuk yang menunggui Asih dangan dalih di surat perjanjian kontrak apabila baby sitter sakit merupakan tanggung jawab majikan. Sy pada saat itu kesal skali, saya merasa sudah membayar mahal untuk mendapat baby sitter untuk membantu saya, baru kerja 3 hari dia sudah sakit, malah jadi saya yang repot dan sekarang malah saya harus membayar 50rb/hari untuk mengurus suster ini. Saya tidak menyalahkan susternya, karena memang dia tidak tahu apa-apa, tapi saya benar-benar kecewa dan marah dengan pihak Yayasan Citra Kartini ini, dimana letak tanggung jawabnya, seakan-akan mau cuci tangan saja. Padahal saya sudah bilang untuk masalah biaya saya akan tanggung. Saya hanya minta bantuan untuk dikirim orang untuk menunggui Asih karena saya juga kekurangan orang dirumah, saya baru punya bayi usia 3 minggu, jadi tidak ada tenaga untuk menunggui Asih di RS. Asih juga tidak punya saudara di Jakarta. Kekesalan saya belum selesai sampai disitu, saat hasil lab keluar dokter jaga menyatakan Asih kemungkinan harus dirawat di ICU, karena enzim "apanya" sangat tinggi sehingga sewaktu-waktu pangkreasnya bisa collaps. Tapi dokter jaga tersebut akan mengkonsultasikannya lagi dengan dokter specialis penyakit dalam. Sambil menunggu keputusannya karena sudah terlalu kesal dengan pihak yayasan yang lepas tangan, saya hanya sms ke pemilik yayasan (Eddy) mengabari bahwa kemungkinan Asih harus dirawat di ICU dan saya minta nomer telp keluarganya yang bisa dihubungi. Dan sms itu hanya dibalas dengan "Keluarganya sedang dihubungi".... Sampai Asih dipindah ke ruang rawat biasa (akhirnya dokter mengizinkan untuk dirawat diruang biasa saja) skitar jam 18.15. Tidak ada kabar apapun dari Yayasan ini... Saya berhasil menghubungi kakak Asih melalui no telp yang diberikan Asih. Pada waktu saya mengabari keluarga Asih belum ada pihak yayasan yang menghubungi mereka... Yang saya sesalkan dan kecewakan, Kenapa Yayasa sebesar Citra Kartini yang sanggup pasang iklan di setiap edisi majalah Ayahbunda tidak mempunyai rasa kemanusiaan sama sekali? Dari pertama kali saya menghubungi yayasan tidak seorangpun pernah menanyakan bagaimana keadaan susternya, yang dibahas hanyalah masalah administrasi... Seakan-akan hanya mementingkan uang, sepertinya ketakutan sekali klo nantinya disuruh menanggung biaya RS... Dimana letak rasa kemanusiaannya??? Gimana klo ada majikan yang jahat, ditinggal aja suster di RS, kasian skali nasib suster itu, tidak ada yang bertanggung jawab? Bukankan yayasan juga bertanggung jawab akan kesejahteraan baby sitternya? Apa pertanggungan jawabnya terhadap keluarganya??? Email ini bukan karangan, ini kejadian nyata. Semua nama dan waktu kejadian adalah hal sesungguhnya. Saya menulis ini tidak bermaksud menjatuhkan pihak manapun, saya hanya ingin berbagi, agar tidak ada yang mengalami pengalaman buruk seperti saya. -- Irarosa Ardhi Boediono Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) [EMAIL PROTECTED] www.aimi-asi.org Menyusui: Anak Sehat, Keluarga Bahagia AIMI adalah organisasi nirlaba yang berbasis kelompok sesama ibu menyusui dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan, informasi tentang ASI & prosentase ibu menyusui di Indonesia. -------------------------------------------------------------------------------- Internal Virus Database is out of date. Checked by AVG. Version: 8.0.100 / Virus Database: 269.23.2/1392 - Release Date: 4/22/2008 3:51 PM

