Dear mom Maya....
Men-terapi anak tidak ada hubungan nya dengan memaksa anak utk belajar.
Anak yg tidak fokus/rentang konsentrasi pendek pun tidak akan fokus dalam 
bermain.
Jika dia sudah memainkan suatu permainan, dia akan berpindah memainkan mainan 
lain paling dlm hitungan detik.
Klu menurut suhu (sinshe) tempat keponakan saya diterapi saat ini, hal itu ada 
hubungannya dengan perkembangan syaraf2nya.

Jika rentang konsentrasi pendek tidak segera diterapi sejak kecil, maka akan 
membawa "bencana" sampai anak itu dewasa.
Dia tidak akan fokus dalam bejalar sejak SD sampai kuliah. Efeknya.....walau 
dia cerdas, maka dia tidak akan berprestasi.
Dan jika sudah memasuki masa bekerja, maka diapun tidak akan mendapatkan 
prestasi kerja yg memuaskan. Krn dia tidak akan fokus dlm satu macam bidang 
pekerjaan.

Hal ini terjadi pada anak dan keponakan saya. Anak saya diterapi, sementara 
keponakan saya (yg usianya hampir sama) yg tidak diterapi, sampai skrg (kls 4 
SD) mengalami kesulitan dalam menangkap pelajaran krn dia tidak fokus saat guru 
menerangkan.
Padahal dia adalah anak cerdas secara IQ nya.

Lain halnya dengan anak kawan saya. Sampai kls 1 SMP, masalah fokus 
(konsentrasi) dia selalu menjadi masalah. Krn dia dianggap sebagai "anak bodoh" 
krn sulit menerima pelajaran dan juga dianggap "anak nakal" krn gak mau duduk 
diam di kelas (selalu melakukan gerakan yg tidak perlu).

Jadi......utk anak usia TK, bukan berarti kita memaksa belajar klu kita 
membicarakan "fokus" atau "konsentrasi"....
Tp....jika tidak diterapi.....saat anak seperti itu sudah membutuhkan belajar 
yg serius....maka dia tidak akan pernah bisa fokus belajar walaupun kita 
teriak2 ditelinganya menyuruh dia belajar.






Regards,
YUSRI
email: [EMAIL PROTECTED]

Sent from my BlackBerry� wireless device

-----Original Message-----
From: Maya Siswadi <[EMAIL PROTECTED]>

Date: Sun, 5 Oct 2008 02:13:07 
To: <[email protected]>
Subject: [parentsguide] Re:Anak kurang fokus


Dear mom Ima
Kanis baru TK A ya?
�
Kalo menurut pendapat pribadi saya ya...
belum perlu deh menset waktu belajar khusus buat Kanis, apalagi tiap hari...
kasihan mom...biarkan aja Kanis berkembang sewajarnya...
kalo pun mom Ima mau mengajarkan Kanis ttg sesuatu...
cari teknik2 yg gak bikin Kanis merasa itu suatu kewajiban & sesuatu yg tdk 
menyenangkan...bikin suasana yg menyenangkan..ya bermain sambil belajar..
�
Sekolah itu waktunya panjang lho...SD- SMA..lanjut kuliah...sighhh...berapa 
tahun
kalo sejak dini Kanis udah terlalu diforsir belajarnya, kasihan lho..
takutnya pd saatnya dia musti belajar serius..
Kanis dah keburu hilang semangat utk belajar serius...
malah�repot kan..
�
mending sekarang disaat memang masanya dia bermain..puas2kan aja bermain
cari sarana bermain yg menyenangkan yg menunjang pelajarannya juga
anak2 seusia Kanis banyak belajar lewat permainan..
dia banyak mendengar dan menangkap lewat dongengan..
dia banyak belajar melalui bermain peran, belajar melalui contoh langsung
belajr melalui praktek dan benda nyata..bukan sesuatu yg abstrak..
kenalkan kebun beserta tanaman ato buahnya..kenalkan binatang langsung ..dsb
�
moga bantu ya mom..maaf kalo tdk berkenan
Maya Siswadi - Bunda 3F
http://bunda3f.multiply.com


      

Kirim email ke