Dear Parents... please help ya...

Sejak 27 September, Anak saya, Brevian (9m) BABnya agak encer (tidak seperti 
biasanya). Mungkin bisa dibilang mencret ya....
Biasanya sehari itu, dia bisa BAB 1-2X sehari. Sekarang BAB sehari lebih dari 
6x dan berselang 2-3 jam sekali. 

Hari jumatnya menu MPASI nya sayuran hijau (horenzo/po ling coy). Ee nya warna 
hijau. . Saya ganti menunya seperti waktu baru mengenalkan MPASI. Saya kasih 
ubi merah, butternut, wortel, tepung hunkwe, beras putih. Saya ga berani kasih 
brown rice or beras merah. Takut kebanyakan serat. Menu ini saya kasih sampai 
sekarang. Paling tadi pagi saya coba kasih alpukat.

Setiap mau BAB, terutama malam hari dia selalu nangis sampai rambutnya 
berkeringat. (kasian deh, mungkin melilit gitu)

Pada tanggal 30 Sept, saya coba ke DSAnya, dan dikasih smecta.
Tapi, tetap masih diare, walaupun tidak seencer sebelumnya. Saya belum kasih 
pedialit karena dia masih mau minum asi. Sebenarnya saya juga takut dia 
dehidrasi.

Oh ya, selain diare, Brevian juga batpil. Nah batpil ini, kayaknya dia alergi 
sama kacang lima (lima beans) yang saya kasih tgl. 27 Sept pas menu makan 
malamnya. Keesokan harinya, hidungnya merah dan semakin siang semakin menjalar 
ke seluruh mukanya. Sekarang batpilnya sudah mau sembuh. 

Pas malam takbiran, saya ke dokter lagi tapi bukan DSA nya karena sudah malam 
dan tidak ada yang praktek. Saya bawa ke dokter umum tapi mendalami penyakit 
anak2. Sama sang dokter di kasih antibiotik dan smecta tetap diteruskan karena 
menurutnya diindikasikan ada infeksi pada saluran cerna karena gerakan 
peristaltik di lambung/usus kerja keras (terlalu banyak serat)
Saya sudah cek fecesnya ke lab, dan hasilnya tidak ada bakteri namun mengandung 
darah samar.

Tapi sampai sekarang tetap aja masih sering BAB dan tadi pagi, sekitar jam 3 
pagi, dia masih kesakitan sampai berkeringat.

Padahal, hari ini dia genap 9 bulan. Dari jauh2 sebelumnya saya sudah rencana 
mau variasi menunya setelah dia 9 bulan. Rencananya saya mau mengenalkan dia 
dengan dairy product, kuning telur, dll.

Apakah dari mom/dad ada yang tahu atau punya pengalaman atau punya saran atas 
masalah saya.
Saya bener2 bingung nih....

Thanks,
Martini, Brevian's mom....

Kirim email ke