- Yusri - at 09/10/2008 08:58 wrote:
>Demikian hal nya juga dengan suami saya, dia mengharuskan minimal 
>ada 2 PRT di rumah kami, supaya sepulang dia dari kantor, dia tidak 
>lagi diharuskan melihat istrinya yg babak belur dengan pekerjaan RT. 
>Yg akhirnya menuntut dia utk ikut membantu. Padahal tenaga dan 
>fikirannya sudah terkuras habis mencari nafkah utk keluarga.
>
>Ma'af jika cerita saya kurang berkenan.
>Semua cerita itu benar adanya dan memang terjadi pada keluarga kakak sy.

***Mbak ceritanya bagus.
Boleh saya kutip untuk tulisan/artikel saya ?

Saya kadang merenung, hidup ini untuk apa.
Mengapa kita harus memaksa diri, sehingga kita sendiri rugi.
Tidak ada yang sempurna di dunia ini (kecuali yang di Atas).

Dan yang saya pikirkan bagaimana nanti buah hati saya kelak.
Ya, bukan tentang kerjaannya apa, atau dia kaya apa nggak.
Tapi apakah nanti dia membahagiakan orang tuanya ?
Saya tidak meminta untuk melakukan hal-hal yang membahagiakan kita
(berharap sih kalau bisa), sudah tidak bikin susah orang tua, saya senang.

Adik saya sekarang dipusingkan anak perempuannya.
Tidak hanya masalah materi, tapi pikiran dan lainnya.
Saya kasihan juga melihatnya.
Apalah artinya yang dia dapat (kekayaan, kekuasaan)
kalau anak-anaknya merongrong.
(anak-anak yang nggak betah di rumah seperti cerita mbak Yusri
saja, saya merasa ngeri).

Karena itu saya konsen sepenuhnya dengan buah hati,
aset dan investasi masa depan kita.
PRT/BS ini sangat berperan dalam hal ini.
Jadi saya juga harus konsen sepenuhnya dengan mereka.
Saya akan mau belajar dari yang sudah pengalaman,
bagaimana mengoptimalkan para PRT/BS ini.

(saya juga ngeri dengan cerita Pak Harto, mantan presiden kita.
Kurang apa dia, tapi di masa tuanya, harus hidup seperti itu.
Sehat sedikit sudah didemo. Anak-anaknya cerai semua.
Bahkan ada yang jadi pembunuh.
Padahal bisa saja, karena dia ingin memimpin dengan baik
sampai mengorbankan keluarganya.
Tapi yang dikorbankan tidak berterima kasih,
dan keluarganya seperti itu).

Saya bisa saja salah dengan pikiran saya ini.
Mohon masukannya.



   Terima kasih
   M.Yusuf.web.id
   
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
   Bukti-bukti dari keagungan alam yang terindah
   adalah hati seorang ibu.
   - [Pepatah] -
   
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Kirim email ke