hati-hati ya  temans... kalo pembantu belom pd pulang dan masih males masak
mendingan goreng  ceplok aja drpd salah beli  ...

Cheers, 
Shinta 



------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Hati-Hati dengan Ayam Panggang  Carrefour
Bagus Mulyo Anggoro -  suaraPembaca



http://openx.detik.com/delivery/avw.php?zoneid=172&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&n=a69cad16

Jakarta-  Kejadian ini saya alami pada hari Lebaran ke-2 Kamis, 2 Oktober
2008. Sekitar  jam 12 siang saya membeli Ayam Panggang di Carrefour Puri
Indah. Ayam panggang  tersebut akan saya bawa buat oleh-oleh ke rumah
saudara buat makan siang.

Waktu membeli saya sama sekali tidak curiga karena ayam panggang  tersebut
masih hangat dan langsung dipotong-potong serta di-packing. Setelah  sampai
rumah saudara saya buka packing ayam panggang tersebut. Alangkah
terkejutnya saya karena keluar bau busuk dan tidak sedap.

Untuk  memastikan saya ambil sedikit daging yang ada apakah daging ayam
panggang  tersebut layak konsumsi atau tidak. Alhasil, saya dan keluarga
sangat kecewa.  Termasuk malu dengan saudara saya karena ini oleh-oleh buat
makan siang. Tapi,  sangat tidak layak untuk dikonsumsi.

Sepulang dari rumah saudara di sore  hari saya bawa itu ayam panggang ke
Carrefour Puri Indah tempat saya membeli.  Dengan sangat ramah kami bertemu
dengan Customer Care bagian Pengaduan Konsumen.

Saya pun menceritakan kejadian yang saya alami dengan ayam panggang yang
baru tadi siang saya beli dari tempat ini. Saya tunjukkan ayam panggang
tersebut  beserta nota pembelian ke Customer Care. Bau busuk yang menyengat
(seperti  bangkai) menyebar sampai-sampai si Customer Care tidak mau
melihatnya lebih  detail dan memanggil petugas counter ayam panggang
tersebut.

Tak lama  kemudian petugas counter ayam panggang itu pun mendatangi kami
dan bertanya  permasalahannya. Saya cerita dan tunjukkan ayam panggang
berbau busuk tersebut.  Saya minta petugas tersebut mencoba dan memeriksa
apakah daging tersebut layak  konsumsi atau tidak. Dengan ramah dia
menjawab, "Pak, ini ga apa-apa koq, bisa  dimakan."

Mendengar jawaban tersebut saya menjawab, "kalau emang layak  dimakan,
silakan Bapak makan aja. Baunya busuk kaya begitu layak dimakan. Gimana
sich?"

Dia balik menjawab yang masak itu temennya dia. Biasanya ayam  tersebut
sebelum dipanggang direbus dulu supaya awet buat 2 hari (jadi yang di  jual
sebagai ayam panggang di Carrefour tersebut ayam basi yang udah 2 hari).

Lalu dia pun menjawab lagi kalau ayam tersebut kebanyakan micin/penyedap
dan garam. Saya bilang saya bukan anak kecil yang bisa dibohongi dengan
jawaban  tersebut.

Mohon perhatiannya untuk Management Carrefour Puri Indah  khususnya dan
seluruh Carrefour di Indonesia. Supaya lebih berhati-hati jika  menanggapi
konsumen. Jangan memberikan jawaban yang membuat kami sebagai  konsumen
merasa dibodohi.

Kami sangat menyesalkan dengan jawaban petugas  counter tersebut yang
menyatakan bahwa ayam panggang busuk tersebut layak untuk  dikonsumsi.
Sedangkan petugas Customer Care-nya aaja mencium bau busuk tersebut  tidak
mau menyentuh sama sekali. Kalau kita coba pun akan terasa gatal di lidah
yang menandakan bahwa ayam panggang tersebut sudah tidak layak  konsumsi.

Kami mohon untuk para konsumen Carrefour untuk lebih jeli dan  berhati-hati
jika membeli daging olahan. Telitilah daging atau makanan olahan  tersebut
sebelum meninggalkan tempat belanja. Atau segera kembalikan ke Bagian
Pengaduan Konsumen jika mengalami nasib yang tidak mengenakkan seperti yang
sudah saya alami ini.

Karena akhir-akhir ini marak sekali di media  massadan berita  soal daging
atau makanan yang sudah tidak layak di konsumsi tapi dijual bebas.  Terima
kasih untuk kesempatan yang diberikan kepada saya untuk menyampaikan  suara
saya di Surat Pembaca ini. "Selamat Idul Fitri 1429 H Mohon Maaf Lahir dan
Batin".







      

Kirim email ke