"WANITA CANTIK VERSI IFAN"
Oleh : Yeni Suryasusanti, 12 Februari 2008
 
Hari Minggu, 10 Februari 2008, merupakan hari yang akan aku tandai sebagai 
salah satu hari yang penting dalam hidupku, dimana Ifan anakku, yang saat ini 
berusia 7 th 3 bln, menunjukkan bahwa se-kondusif apapun lingkungan yang kita 
coba bangun disekeliling keluarga kita, ternyata tetap terjadi hal-hal yang 
walaupun wajar namun cukup mengagetkan, terutama bagi seorang Ibu.
 
Sore itu, seperti biasa diakhir minggu, aku berkunjung ke rumah mertua. 
Ifan dan sepupu-sepupunya berkumpul dan bermain bersama di kamar adik iparku.
Saat aku kebetulan berada masuk kesana, tertangkap olehku potongan pembicaraan 
diantara mereka yang entah diawali dengan bagaimana.
 
............ ......... ...
"Jadi cewek cantik itu kayak gimana sih bang Ifan?" tanya sepupunya yg berumur 
hanya selisih beberapa bulan usianya dari Ifan.
Sambil cekikikan, kulihat Ifan menjawab, "hmmm... cewek yang..... telanjang... "
 
Deg! Serasa terhempas jantungku ke lantai. Anakku, yang baru berusia 7 tahun 
itu, yang selama ini tidak pernah berkelakuan yang aneh-aneh, mengeluarkan 
kalimat yang umumnya dikeluarkan oleh orang-orang yang jauh lebih dewasa 
usianya!
Duh..... entah dari mana dia mendengar dan meniru ungkapan itu..... 
 
Aku menghela nafas agar ketenangan terhimpun, karena aku tidak mau bereaksi 
ekstrim yang malah akan mengakibatkan kerusakan lebih lanjut. 
Aku khawatir, jika aku reaksiku terlalu ekstrim, Ifan tidak akan pernah lagi 
mau bercerita hal-hal yang berbau seksual padaku, sedangkan sebagai orang tua, 
aku wajib membimbing dia.
 
Aku mencoba menampilkan raut wajah lucu, antara mengerenyit dan tertawa sambil 
mencolek pinggangnya, "Ih, Ifan.... bunda nggak suka deh, ifan ngomongnya kayak 
gitu...."
Sepupunya yang lain ada ada yang menimpali, "Ih.... joroookkk... ." sambil 
tertawa cekikikan.
Dan suasana pun mencair..... .
 
Menjelang tidur, seperti biasa setiap malam, aku menemani Ifan, sambil menjalin 
percakapan ringan sebelum tidur.
 
"Fan, bunda mau tanya," kataku santai
"Tanya apa bun?"
"Kan tadi siang Ifan bilang cewek cantik itu cewek telanjang... "
Ifan cekikikan.
"Hmmm.... Kalau cewek telanjang itu jahat sama Ifan, dia cantik nggak?"
Ifan terdiam, terlihat berpikir. "Nggak bun, nggak cantik."
"Kalau cewek telanjang itu selalu kasar sama Ifan, nggak pernah bersikap baik, 
dia tetap cantik nggak?" lanjutku.
"Nggak bun," jawab Ifan, sekarang sambil mengerutkan keningnya.
"Berarti cewek cantik itu seperti apa sih, Fan?" tanyaku sambil tersenyum.
"Hm.... berarti cewek cantik itu cewek yang baik hati ya bun..." katanya 
perlahan.
 
Alhamdulillah. ... mulai terlihat hasilnya.
 
"Ifan ingat Tara?" Aku memulai lagi. Tara adalah teman Ifan saat di TK, yang 
terhitung paling pintar di kelasnya, yang pernah Ifan bilang cantik saat dulu 
bercerita padaku.
"Iya, ingat dong," katanya sambil tersenyum.
"Tara cantik nggak?"
"Cantik," katanya mantap.
"Tara telanjang nggak?" aku tersenyum menggoda Ifan.
"Nggak bun."
"Kenapa Ifan anggap Tara cantik kalo gitu?"
"Hm.... soalnya Tara pintar bun..."
 
"Jadi, cewek cantik itu karena dia baik hati atau pintar gitu?" selidikku.
"Iya ya bun, cewek cantik itu cewek yang baik hati atau pintar," putus Ifan 
mantap akhirnya.
 
Aku tertawa, memeluk Ifan.
"Bunda cantik nggak, Fan?"
"Iya dong... bunda cantik sekali..." jawabnya antusias.
"Kenapa Ifan bilang bunda cantik?" tanyaku sambil tersenyum.
"Bunda cantik sekali, karena bunda baik hati, pintar, dan sayang sama Ifan..." 
ucap Ifan sambil mencium pipiku.
 
Ah..... mengutip sebuah iklan, "berkurang satu kekhawatiran. ...."
Akhirnya, cerita ini aku tutup dengan doa, "Ya Allah, berikanlah kekuatan dan 
kemampuan padaku, untuk membimbing anakku menjadi anak yang shaleh dan 
berkualitas. .. yang bisa dijadikan panutan bagi keluarga dan lingkungannya 
kelak..."

Choe Chan
Jakarta


      

Kirim email ke