Dear Bunda, Kalau saya coba cari perpustakaan yang "bersahabat sama anak" seperti Rumah Cahaya nya mba Helvi. Sebagai alternatif tempat refreshing buat mereka. Mereka seneng banget loh diajak ke perpustakaan / taman bacaan, dan ingin membuat sendiri di rumah.
Kalo perpustakaan di rumah juga ada, cuman memperkenalkan ke perpustakaan lain di luar rumah, bagus aja untuk wawasan kita dan anak. Btw, mba Yusri, makasih sharingnya, saya sekalian tanya nih, kalo pertimbangannya perpustakaan di rumah ada aturan-aturan seperti itu apa ya? Soalnya kalo saya di rumah gak pake aturan. Malah cenderung buku ada di setiap ruang,mudah terjangkau dan bisa mereka buka-buka kapan aja, mau sambil apapun saya biarkan. Makasih sebelumnya Salam, lita edia YM:lita_edia www.litaedia.blogspot.com www.ediashop.blogspot.com Ma'af tanya nih kenapa - Yusri - wrote: > > > Emang usia si kecil brp, mom? > Sebenarnya klu anak kita masih balita, kita bisa membuat perpustakaan > di salah satu pojok rumah kita. > Buat senyaman mungkin, dimana si kecil bisa asyik melakukan aktifitas > membuka2 buku. > Hanya.......kita harus disiplin dgn aturan. Walaupun pojok > perpustajaan itu ada di rumah kita, buat aturan yg jelas. Misalnya > jangan membaca buku sambil makan kue apalagi sambil makan nasi. Jangan > pula berada di pojok perpustakaan itu, tp sambil bermain > rumah2an/masak2an/boneka. > > Utk menumbuhkan suka membaca pada anak, gak perlu diajak ke > perpustakaan sejak balita. > Lingkungan perpustakaan adalah lingkungan yg "penuh disiplin" dimana > kita tidak boleh bersuara/berisik, tidak boleh makan dsb. Klu anak > kita merasa tidak nyaman dengan lingkungan baru itu, maka dia akan > rewel. Dan kita akan mengganggu pengunjung yg lain. > Nanti juga.....saat anak2 SD ada masa nya dimana anak2 harus selalu > datang ke perpustakaan sekolah. > > Walau pun anak2 saya tidak pernah saya bawa ke perpustakaan sejak > balita, tapi skrg anak2 senang sekali membaca. Dan mrk sering membawa > buku pinjamana dari perpustakaan sekolah. > Saya melati anak2 dengan cara : > 1. Sejak anak saya mulai bisa duduk dipangkuan, saya selalu membacakan > cerita walapu hy 5 menit. > 2. Ada pojok bacaan di rumah saya. Dan saya letakkan buku2 itu > ditempat rendah dimana anak2 bisa menjangkau nya sendiri. > 3. Saya sering membawa anak2 ke toko buku (sampai sekarang anak2 usia > 10th, 8thn dan 3thn) dan membiarkan mereka asyik membaca di toko buku > itu. Serta membiarkan anak2 membeli buku yg diminatinya. Bahkan anak > sy yg berusia 8 thn sdh mau membaca novel anak2. > > Nah.......nnt setelah usia nya memungkinkan, kita bisa mengajak mereka > ke perpustakaan umum, yaitu saat usia anak sudah bisa kooperatif > dengan peraturan perpustakaan besar. > > > Regards, > YUSRI > email: [EMAIL PROTECTED] > > Sent from my BlackBerry® wireless device > > ------------------------------------------------------------------------

