saya ada cerita mengenai another great creation of GOD yaitu ASI,
Sekalian juga menyemangati moms yang masih berjuang untuk ASI, termasuk
menyemangati diri saya sendiri untuk yang ke-2 yang existencenya masih
harus dipertanyakan melalui test pack yang akan saya lakukan sorei ini,
LOL =)...
Satu sore saat saya sedang bermain dengan Toar, sambil bercengkrama
juga sama mba’nya, ada satu cerita yang menarik yang dilontarkan oleh
mba’nya si Toar ini, Ibunya yang sudah lama tidak mengeluarkan ASI
tiba2 ASInya bisa keluar hanya dengan cara dihisap lagi oleh bocah usia
1,5 tahun secara terus menerus as if si batita ini menganggap ibu dari
mba’nya Toar ini adalah ibunya, here goes the details….
Mba’nya Toar di kampung punya sepupu yang mempunyai anak berusia 1,5
tahun (saat itu), dikarenakan sepupunya ini bekerja sebagai TKI,
akhirnya dititipkanlah si anak yang masih menyusu ini kepada saudara
yang paling dekat, yaitu keluarga mba’nya Toar, karena si anak ini
masih menyusu PD ibunya dengan aktif (belum pernah menggunakan sufor)
terbayang sekali pasti sangat sulit untuk membiasakan si anak untuk
beralih….pada masa transisi ini, Ibu dari mba’nya Toar berfikir bahwa
mungkin si anak ini hanya ingin ‘ngempeng’ saja, akhirnya, diberikanlah
PD Ibu dari mba’nya Toar setiap si anak memintanya (FYI Ibu dari
mba’nya Toar ini cuma punya anak 2 dan yang bungsu ya mbake si Toar ini
yang which is umurnya saat kejadian berusia 15 tahun, it shows that
berapa lama Ibu dari mbake Toar ini sudah tidak menyusui) karena
seringnya anak tersebut menyusu, lama kelamaan keluarlah ASI dari PD
Ibu dari mba’nya Toar ini, dan ternyata itu terjadi tidak hanya pada
Ibunya mbake Toar ini, tapi juga kepada tetangganya, dan kebetulan si
tetangga ini menyusui CUCUNYA! Dan ASI keluar….
Saya sempat terperangah mendengar cerita yang tadinya berawal dari
sambil lalu in, betapa ASI itu hebat, ternyata itu bisa terjadi, dan
memang kebanyakan mungkin di desa2, dimana sang ibu meninggalkan
anaknya untuk bekerja entah itu di kota ataupun menjadi TKI, karena
masih menyusu dan dikasih SUFOR (mereka bilangnya susu box) tidak
mau,akhirnya yang dititipipun mencoba untuk menjadi surrogate
breastfeded mother, and it works, AJAIB!
regards,
Veagy, mimomnya Toar
ps : mba Prapti, ini aku copy past dari notes di FB-ku yah...semoga bisa
menjadi penyemangat moms and dads =)