hi mau sharing ya mom,
kasusnya hampir sama dg anakku alya (3,5 yrs),
dia masuk kelompok bermain besar sejak juli 2008, awal masuk dia agak susah 
dilepas...
alhasil emaknya setiap hari ada di kelas...ga lama sih cuma 3 harian...tapi 
itupun kadang pakai acara
tangisan segala...ga rela pisah dari emaknya...
tapi makin lama semakin nyaman dia di kelas, mulai ngga ada lagi tangisan 
perpisahan seperti itu..
dia deket banget sama guru kelasnya...tapi sama temen kelasnya dia blm ada yg 
akrab..jadi so far untuk awal kenyamanan dia adalah ibu gurunya...
Pertengahan semester dia udh ok nh, eh taunya ada libur lebaran...lumayan lama 
ya 2 minggu secara dia sekolah di sekolah islam...mulai lagi nih ada tangisan..
akhirnya aku konsultasi dg guru sekolahnya, katanya masalahnya adalah karena 
banyak temennya alya yg kepengen maen sama dia, kebetulan alya anaknya mungil 
dan pipinya gembil, akhirnya rebutan, bikin dia ga nyaman, udh gitu anakku 
sering dicubitin (cubit gemas), dipeluk, yg akhirnya dia nangis karena ga 
suka...(aku lihat sendiri dr luar)
yah jadi semuanya dari awal lagi,...
aku sambil jalan konsultasi dg gurunya tentang kondisi itu...akhirnya gurunya 
pelan2 ngasi tahu ke anak2 lain kalu mau ngajak main harus begini begitu, ngga 
saling rebut, ngga saling paksa..
mulai deh anakku nyaman, dan malah skrg dia sudah menemukan beberapa kawan 
akrab...jadinya semangat setiap ke sekolah ;) so sweet...
mudah2an anaknya cepet kembali sekolah dengan senang hati ya..

cheers, 
hanni





________________________________
Dari: erlina gulita <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Selasa, 10 Februari, 2009 09:05:00
Topik: [parentsguide] Share / Anakku tidak mau sekolah


Mom,
 
Anakku ( Rafif 4 th ) sudah masuk sekolah sejak july 2008, dia sekolah di TK 
didaerah Sentul, berhubung ada urusan di jakarta makanya selama 2 minggu ( 
Pertengahan January ) dia aku liburkan sekolah.
 
Sekarang masalahnya dia ga mau sekolah lagi, saya sudah bujuk dia dengan 
berbagai macam rayuan tapi tetap tidak bisa, pernah saya paksa, tapi dia 
menangis sampe batuk dan muntah-muntah ( saya ga tega melihatnya ).
 
Moms, bisa share ga, ada yang punya pengalaman seperti aku, gimana 
mengatasinya? haruskah dia kita paksa? atau bagaimana? saya bingung 
menghadapinya, dari yang cara halus ( dijanjikan beli mainan, sampe yang kasar, 
saya cubit, tetap saja dia tidak mau sekolah )
 
Thanks be4.

 
Regards, 
Wiwien
(Bundanya Rafif & Ivy )

   


      Mulai chatting dengan teman di Yahoo! Pingbox baru sekarang!! Membuat 
tempat chat pribadi di blog Anda sekarang sangatlah mudah. 
http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/

Kirim email ke