Bagaimana Cara Memeras ASI?
Siapkan cangkir atau mangkuk yang sangat bersih. Cuci dengan air sabun dan 
keringkan dengan tisu atau lap yang bersih. Lantas, hangatkan dengan air panas 
dalamnya. Jika sudah akan digunakan, buang segera air tersebut.
 
Sebelum memeras, jangan lupa cuci tangan dengan bersih. Jika sudah siap, 
letakkan cangkir di meja atau pegang, sedangkan satu tangan lain gunakan untuk 
menampung air susu ibu peras (ASI). Condongkan badan ke depan dan letakkan ibu 
jari di sekitar areola di atas puting dan jari telunjuk pada areola bawah 
puting.
 
Lakukan pijatan halus dengan ibu jari dan telunjuk ke dalam menuju dinding 
dada. Tekan ibu jari dan jari telunjuk sedikit ke arah dada, tetapi jangan 
terlalu kuat agar tidak menyumbat aliran susu. Lantas tekan sampai teraba pada 
sinus laktiferus yaitu tempat tampungan ASI di bawah areola.
 
Lakukan prosedur tekan dan lepas, tekan dan lepas. Kalau terasa sakit, berarti 
tekniknya salah. Apabila pada mulanya ASI tidak keluar, jangan berhenti, 
setelah beberapa kali maka ASI akan keluar. Tekan dengan cara sama di sisi 
sampingnya untuk memastikan memerasnya ASI dari semua segmen payudara.
 
Sebaiknya jangan memencet puting. Jangan menggerakkan jari sepanjang puting 
susu. Menekan atau menarik puting susu tidak dapat memeras ASI. Hal ini sama 
dengan yang terjadi bila bayi mengisap dari puting susu saja. Peras ASI selama 
3-5 menit sampai ASI berkurang pada satu payudara, lalu pindah ke payudara satu 
lagi, demikian terus bergantian. Oh ya, memeras ASI perlu waktu sekitar 20-30 
menit, dan usahakan jangan terlalu cepat dari waktu tersebut.. ASI yang diperas 
harus dikeluarkan sebanyak mungkin. Walau sebenarnya satu cangkir (200 ml) 
sudah bisa untuk pemberian 2 kali @ 100 ml, tapi usahakan peras sebanyak 
mungkin. 
 
Sumber: www.infosehat.com


      

Kirim email ke