Hai semuanya....
Cuma mau sharing sedikit aja ttg investasi yg kulakukan untuk masa depan 
anak2ku yg lebih baik.
 
Aku baru2 ini membeli MUZZY, family english. Selain buat anak, bisa jg buat 
dipake sekeluarga. Baru2 ada keinginan lg untuk mendalami bahasa Inggris, 
secara udah lupa karena dah lama. Jd ga perlu ikutan kursus lg, malu donk udah 
tuir.
 
Koleksi bukuku belum begitu banyak, tp aku sangat bangga karena koleksiku 
semakin lama semakin banyak. Yang penting usahakan ya. Kan ada pepatah. Sedikit 
demi sedikit, lama2 menjadi bukit.
 
Kenapa investasinya buku?? Kenapa tidak berupa tabungan saja atau deposito atau 
investasi sejenis lainnya? Pasti pertanyaan ini sering muncul ya kalo ada yang 
melakukan hal seperti aku ini ya.
 
Sebenarnya selain buku, aku juga berusaha untuk menyisihkan sedikit untuk 
tabungan anakku. Tapi...untuk buku juga ga ketinggalan. Kenapa?? Karena 
menurutku buku tidak kalah penting.
 
Aku tuh sangat suka buku dan sangat suka membaca. Membaca menjadi kegemaran.. 
Dan kesukaanku ini ingin kuwariskan pada anak2ku. Dari pengalaman, ternyata 
enak sih punya kebiasaan/ kegemaran membaca, tanpa disadari pola pikir kita 
akan berubah. Meskipun kita ga tau kapan perubahannya. Tiba-tiba kita sadar 
atau orang lain yang menyadari bahwa pola pikir kita berubah. Paling tidak 
membaca itu bermanfaat untuk mengisi waktu luang. Dan saya ingin mewariskannya 
kepada anak2 saya.
 
Impian/cita-citaku adalah memiliki perpustakaan mini dirumah. Aku pernah dengar 
ada yg menyatakan bahwa setiap sekolah yang baik wajib memiliki perpustakaan. 
Dan sekolah pertama anak adalah rumah/keluarganya. Jd betapa pentingnya setiap 
rumah/keluarga memiliki perpustakaan mini. 
 
Pasti banyak yang berpikir dan mengatakan bahwa lebih banyak kebutuhan yang 
lebih penting dari buku. Ga ada uang/alokasi dana untuk membeli buku karena mau 
beli rumah lah, mobil lah, perbaikan rumah lah, ato hal sejenis lainnya. 
Padahal menurut saya, hal2 yang lain itu bisa ditunda tp buku tidak bisa. 
Kenapa saya bilang buku tidak bisa ditunda?
Sejak seorang bayi lahir, sel-sel otaknya berkembang secara luar biasa denga 
membuat sambungan-sambungan antar-sel; proses inilah yang mungkin membentuk 
pengalaman yang akan dibawa seumur hidup. Peranan tiga tahun pertama sangat 
menentukan. 
Jadi usia 3 tahun pertama yang disebut sebagai usia emas hanya terjadi satu 
kali, tidak bisa diulang/ ditunda. Kalau sudah lewat ya sudah tidak ada lg yang 
bisa dilakukan. Lewatlah sudah kesempatan untuk mengoptimalkan potensi anak. 
 
Jadi kesimpulan menurut saya, buku adalah prioritas utama. Bukan hanya 
menempati urutan kesekian dari daftar kebutuhan kita. 
 
Dengan menyediakan buku dan menyisihkan sedikit waktu maka akan memberikan 
manfaat untuk membentuk putra-putri kita:

Membentuk konsep dasar dari pengetahuan, ketrampilan dan nilai-nilai moral 
(konsep knowledge, skill dan value) 
Kecerdasan linguistik, yaitu kemampuan dalam membaca, menulis dan 
berkomunikasi. 
Interpersonal, yaitu kemampuan untuk berhubungan dengan orang lain 
Intrapersonal, yaitu kemampuan untuk memiliki wawasan, jati diri 
Naturalis, yaitu kemampuan untuk bekerja sama dan menyesuaikan diri dengan alam 
sekitarnya 
Logika & matematika, Spacial & Visual, ...dll
 
Untuk menyediakan buku-buku bacaan yang bermanfaat bagi putra/putri kita 
memerlukan modal, dan mungkin modal yang besar. Tp itu adalah modal yang sangat 
berharga untuk anak-anak kita sampai mereka besar/dewasa nanti. Hitung-hitung 
investasi.
Sekian, semoga bermanfaat. Terima Kasih.
Sumber disini

http://tokoocha.multiply.com


      

Kirim email ke