Namanya buruh tani.. Duit ngepas, otak not even paspasan..pemikiran sejauh mata memandang aja..
Kalo gt sapa yg mo salahin ya?? Korbannya ya anak2nya...yg akan ngikuti ortunya dan mengorbankan anak2 mereka di generasi berikutnya... Mg2 unicef berjaya dalam misinya... Yayasan2 peduli anak bener2 peduli..dan kita?? Berdoa dan berusaha kali yah?? Peace all ... Lily Sent from my Lil CherryBerry® powered by Sinyal ga Kuat INDOSAT -----Original Message----- From: ELGA BENEDICTA IRENE <[email protected]> Date: Thu, 16 Apr 2009 19:40:01 To: <[email protected]> Subject: Re: [parentsguide] Fwd: Bayi Umur Dua Tahun Kecanduan Rokok kayaknya ini berita konyol banget ya,.......... kalo memang mau peduli kesehatan anak, kenapa dari awal sudah MEMBERIKAN rokok tersebut??? sama seperti empeng, dot susu, anak pasti akan menangis kalau tidak diberi, tapi pertanyaannya, untuk kebaikan anak, APAKAH HARUS DIBERIKAN TERUS? saya baca beritanya jadi bingung sendiri...orang tuanya kenapa sih??!! (rolling eyes, shaking head, red.) On 4/16/09, Megawati Puteri <[email protected]> wrote: > =================================================================================== > > > Bayi Umur Dua Tahun Kecanduan Rokok > Selasa, 14 April 2009 | 10:01 WIB > MADIUN, KOMPAS.com -Kebiasaan aneh ditunjukkan oleh Muhammad Bagus Riyandi, > putra pertama pasangan Supari (27) dan Yayuk Lestari (23), warga RT 15 RW 03 > Dusun Nguren, Desa Ketandan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. Bagus > yang baru berusia 2 tahun itu sudah gemar merokok, dan dalam sehari bisa > menghabiskan empat batang rokok. > > Ny Yayuk mengatakan, kebiasaan aneh itu berawal saat Bagus baru berusia 9 > bulan. Saat baru bisa merangkak itu, Bagus merengek sambil meraih rokok yang > diisap bapak dan kakeknya. Jika rokok tak diberikan, maka Bagus akan > menangis keras. Karena permintaannya dituruti, akhirnya setiap kali keduanya > merokok dan terlihat Bagus, maka Bagus pun akan mengisap rokok mereka. > > "Awalnya, dia minta sebatang rokok yang masih diisap bapaknya. Sekarang dia > sudah mampu menghabiskan sehari sebanyak empat batang. Kalau dilarang, dia > marah dan menangis, sampai sekarang. Makanya kami kebingungan melarangnya," > kata Yayuk. "Biasanya, dia minta rokok pada pagi dan sore." > > Sejauh ini, Bagus belum pernah mengalami sakit seperti sesak napas, batuk, > atau penyakit terkait rokok. Meski demikian, Yayuk khawatir Bagus akan > terkena penyakit akibat merokok. Selain itu, kebiasaan merokok Bagus juga > menyedot uang belanja pasangan suami istri yang cuma buruh tani itu. > > "Kami ingin periksakan ke dokter untuk mengetahui dampak dia merokok, tetapi > enggak ada biaya. Kalau untuk urusan kesehatan, ya paling imunisasi di balai > desa," tutur Yayuk. (st14) > > http://regional.kompas.com/read/xml/2009/04/14/10011768%20/bayi.umur.dua.tahun.kecanduan.rokok > > > > >

