Sama dg Sdr. Meita. Saya baru punya pengalaman buruk dg PRT. Saya baru ambil dr yayasan Gangsar daerah Cengkareng. Saya tidak bisa memilih PRT ke lokasi, jd saya minta pengurus Yayasan utk mengirim PRT ke rmh dg ganti ongkos transpor. PRT pertama, dg nama Romliah asal Lampung, rambut keriting & mempunyai bekas luka besar di dahi. 3 hari pertama kerja dia bilang tidak betah, krn nggak bisa tidur & iseng kalo malem. Dia setuju & mau menunggu PRT pengganti bbrp hari lg. Eh, malah kabur loncat pagar sewaktu saya & anak2 tidak dirmh. PRT pengganti datang hari Sabtu. Nama : Watinah , 18th asal Cilacap. Kulit gelap. Hari Minggunya , saya demam, panas tinggi. Saya ke dokter, lalu saya ajak anak2 & PRT ke rmh makan setelah dari dokter. Dia tidak peduli dg kondisi saya yg lagi sakit. Yg menyuapi anak saya (2th) adalah saya. Dia makan sendiri dg perlahan2. Saya minta tolong padanya agar dia selesaikan makan dg cepat agar bisa menggantikan saya. Setelah saya tegur, bukannya cepat makannya, tp nyantai. Besok paginya dia bilang tidak betah. Saya bilang, sabar dulu krn masih baru bbrp hari, lagipula saya masih demam. Ketika itu saya telp yayasan utk mencari penggantinya ,blm ada. Jadi terpaksa saya tahan krn saya benar2 sakit demam, krn DB. Hari ke-3 saya diantar suami ke dokter, saya tinggal anak2 dirmh dg PRT. Hari itu aman. Ternyata besok malamnya, ketika saya balik ke dokter utk cek darah lagi... Tiba2 anak sulung saya menelpon saya memberitahu bhw si Mbak dipanggil2 nggak ada. PRT tsb sdh kabur, malam hari meninggalkan 2 org anak saya dirmh (7.5th & 2th) sendirian tanpa diberi makan terlebih dahulu!!! Teganya dia meninggalkan anak2 yg masih dibawah umur malam2 tanpa diberi makan dg kondisi ortunya yg lagi sakit!!! Benar2 tidak bertanggung jawab!! Untungnya selama ini saya memakai pembantu cuci gosok dekat rmh, saya minta dia cepat2 datang ke rmh utk melihat kondisi anak saya & kemudian memberi anak2 saya makan. Beruntung juga, saya malam itu tidak perlu opname masuk RS krn DB & kondisi anak2 sehat & selamat. Sekarang saya jadi sedikit trauma dg pembantu, walaupun dg latar belakang pengalaman pernah mengasuh anak. Anak2 tidak bakalan saya tinggal dirmh tanpa saya. Anak sulung saya sdh trauma dg sikap Mbak yg spt itu. Kalo misalnya th ini akan dibuat RUU utk PRT, saya berharap akan ada solusi yg tepat utk kita selaku konsumen, yg selalu banyak dirugikan oleh Yayasan penyalur PRT/BS & bahkan oleh PRT/BS itu sendiri. Kalo kita mempunyai masalah dg PRT/BS, mengadu ke siapa & apa yg harus diperbuat? TQ, cheers, mom's helena & liv
--- On Thu, 5/7/09, fjar irma <[email protected]> wrote: From: fjar irma <[email protected]> Subject: Re: [parentsguide] info prt : penyiksaan anak To: [email protected] Date: Thursday, May 7, 2009, 10:49 PM kayak nya emank perlu sie ngelaporin hal nie ke komnas anak.. biar g' akan ada lagi korban dari kekejaman baby sitter.. khan kasian masa depan anak-anak kita moms Jujur, sebagian dari anak-anak yang sering dapet siksaan fisik dari babysitter nya cenderung trauma.. Entah itu jadi susah bersosialisasi ataupun menjadi tertutup padahal setiap anak punya potensi yang luar biasa, kasian khan mereka jadi nya g' bisa eksplore potensi mereka karena trauma tersebut... kalau itu sampe terjadi sama anak kita gimana??? rye irma --- On Thu, 7/5/09, meita werdiyanti said <[email protected]> wrote: From: meita werdiyanti said <[email protected]> Subject: Re: [parentsguide] info prt : penyiksaan anak To: "[email protected] " <[email protected]> Date: Thursday, 7 May, 2009, 12:04 PM Kayaknya persoalan begini harus mulai ditanggapi komnas anak kali ya? Saya lain lagi moms,pengasuh anak saya tau? Kawin lari sama karyawan EO blkg rumah,yg arti nya dia bawa2 anak saya pas kenalan pecicilan ama laki2 tsb,mana minjem duit sejuta alasan mau nyunatin anaknya tau2 buat kawin lari,krn setelah saya plg krj dia sama sekali ga pernah keluar rmh.. Saya jd parno bgt ninggalin anak di rumah,mending saya bawa aja Mudah2an ga ada lagi deh anak2 kita yg jd penyiksaan PRT.. Cheers Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! -----Original Message----- From: Adams Tanarin <[email protected]> Date: Thu, 7 May 2009 01:24:09 To: <[email protected]> Cc: <[email protected]> Subject: Re: [parentsguide] info prt : penyiksaan anak moms, kayanya kita musti punya gerakan untuk bener bener ngelaporin polisi deh hal hal seperti itu. sekarang para 'pengasuh' anak itu kan seenaknya sendiri. Mereka juga tau, kalo mereka 'ngapa-ngapain' anak, dan ketahuan, paling ya dikeluarin. Yang penting selama mereka kerja, mereka nggak berat, anak di kasi CTM biar bisa asik melancong ke mall, anak di pukul biar anaknya ga rewel, biar nurut dan takut sama mereka, jadi ga ribet. Kalau ketahuan, dikeluarin ya tinggal cari kerja baru. ENAAAKKK kaaaann..... sebenarnya siy polisi juga mungkin ga terlalu peduli, tapi paling nggak mereka ada record nya di kepolisian. setelah itu nggak usah diperpanjang lagi... (ngabisin duit)... bisa ga siy seperti itu.. aku juga nyesel banget babysitter anakku yang ngasarin anakku dan tertangkap kamera ga langsung aku laporin polisi, sekarang orangnya bebas berkelana deh.. mungkin masih ada anak anak lain yang menderita.. aku udah sebarin di milis, tapi kan ga semua orang buka milis ya moms.... masih esmoni sampe sekarang kalo nginget si babysitter itu..... ---------------- From: Aisyah Febriana <[email protected]> To: [email protected] Cc: [email protected] Sent: Wednesday, May 6, 2009 3:27:41 PM Subject: Re: [parentsguide] info prt : penyiksaan anak kalo aku lain lagi moms, aku pernah ngalamin anak pertamaku waktu itu umurnya 13 bulann seperti biasa aku kerjaberangkat pagi trus prtku biasanya ada suamiku dirumah (suamiku buka toko) tapi kebetulan suamiku hari itu mo pergi beli barang bareng dengan aku berangkatnya. tapi nih moms aku punya perasaan gak enak, trus begituaku pergi aku lupa kalo hp ku tertinggal di rumah jadi aku balik lagi , dan aku ngedapetin anakku lagi nangis ngejerit2 aku tanya ke mbaknya kenapa si ade? di bilang gak tau trus aku tanya ke ade dia gak bilang apa2 cuma meluk erat banget. pas aku kasih ke mbak di keliatannya ketakutan tpai aku rayu biar dia mau (sambil Bingu g kanapa nih anak?). akhirnya mau, lalu aku berangkat lagi tapi di hati aku masih was-was takut kalo ada apa2. t setelah aku pulang, aku liat anakku kepalanya memar dan di pipi seperti ada bekas cubitan memar juga.aku tanya ke si mbak kenapa? katanya jatuh? aku gak curiga sih karena kupikir anak segitukan biasa gak bisa diam malamnya aku mo gantiin baju buat tidur, tapi ternyata.... ........? aku liat lehernya bengkak (ternyata tulang nya patah), perutnya memar2, dan kemaluannya juga bengkak. aku kaget? ini anak kenapa? si mbak bilang katanya jatuh? aku gak percaya! akhirnya setelah aku desak dia dia gak ngaku akhirnya aku bilang mo lapor polisi baru dia ngaku kalo jatuhnya 3 kali tapi sampe sekarang aku masi gak percaya ---------------- ---------------- New Email names for you! <http://sg.rd.yahoo.com/aa/mail/domainchoice/mail/signature/*http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/> Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail. Hurry before someone else does! ------------------------------------ =================================================================== Telah Terbit majalah PARENTS GUIDE edisi MEI 2009 WANTED! DSA = DOKTER SAYANG ANAK Praktik kedokteran membutuhkan komunikasi efektif antara dokter spesialis anak, orang tua dan anak. Selain membuat pasien anak lekas sembuh, karir dokter pun semakin melesat. Simak kiat-kiat berkomunikasi efektif dengan dokter dan 9 Tips Agar Si Kecil Tak Takut Dokter di majalah Parents Guide edisi Mei 2009. Simak juga bahasan menarik lain : - Step By Step Persalinan Waterbirth - Melahirkan di Rumah Sakit Sekelas Hotel (plus tarif persalinan) - Parents Story: Anakku Lumpuh Seumur Hidup - Tompi: "Tangisan Daka dalam Laguku" SIMAK JUGA MAJALAH HIPOO UNTUK SI BALITA Tema HIPOO edisi Mei 2009 ini "HOME SWEET HOME" Ikuti HIPOO CARNIVAL Bazaar. Art Craft. Mini Studio. Kids Performance. Games Entertainment. Talkshow: "Cara Sederhana Mempersiapkan Anak Belajar Membaca." Pembicara: Roosie Setiawan (Reading Bugs -- Komunitas Read Aloud Indonesia). Sabtu, 30 Mei 2009. Pukul 09.00-12.00 WIB di CASA ROSSA School: Jl Kemang Timur Raya No 28 Jaksel. Tiket Rp 30.000. Segera dapatkan PARENTS GUIDE edisi MEI 2009 di agen majalah dan toko buku terkemuka di kota Anda. Baca daftar isinya di http://www.parents.co.id/dsp_tocfeb07.php INFO TIKET DAN LANGGANAN MAJALAH HUBUNGI: Emma di (021) 70408785, 527 7302Yahoo! Groups Links New Email names for you! Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail. Hurry before someone else does!

