*Mengatasi Anak Sulit Makan*


[image: cimg03601]Kita  selalu mendengar banyak orang tua yang mengeluhkan
anaknya sulit makan. Hanya sebagian kecil yang mempunyai anak dengan tidak
memiliki masalah makan.  tidak tahu bagaimana setiap keluarga yang pada
akhirnya bisa mengatasi masalah makan anaknya. Sebagian dari mereka
menemukan anaknya bisa makan  ketika mulai masuk sekolah. Tapi  tetap
sebagian anak mengalami kesulitan ini walaupun anak sudah masuk sekolah.

Untuk menyelesaikan masalah ini, sekalian dalam rangka berobat ke dokter,
mereka meminta vitamin peningkat nafsu makan.  Amat bingung bagi saya
sebagai dokter untuk menyampaikan bahwa sebenarnya bukan itu obat untuk
membuat anak bisa makan dengan teratur.  Anakku yang berusia 5,5 tahun sudah
sempat beberapa kali mengkonsumsi  vitamin, akan tetapi jarang sekali dia
bisa makan teratur tiga kali sehari. Paling hanya satu atau dua kali sehari.
Bahkan bisa tidak mau makan seharian.  Hal ini benar-benar berpengaruh buruk
yang menyebabkan anak saya masuk ke berat badan kurang alias kurang energi
protein (KEP).  Hal yang membuat perasaan saya benar-benar tertekan karena
saya seorang dokter yang seharusnya amat sangat mengerti bahwa asupan
nutrisi yang cukup itu amat sangat penting.

Oleh karena itu, saya harus menyelesaikan masalah ini. Saya meneliti apa
saja hal-hal yang membuat anak  menolak makan. Ada beberapa hal yang
dapatkan :

   1. Menu tidak sesuai dengan seleranya
   2. Anakku anak yang keras dan tidak suka dipaksa makan
   3. Aku kurang dekat dengan anakku karena kadang-kadang aku
   memarah-marahinya.

 memang terbiasa menggunakan paksaan untuk membuat anak  melakukan sesuatu.
kurang pintar membujuk

   1. Pembantuku juga tak sabaran membujuk anakku karena anaknya keras. Jika
   disuruh makan suka marah-marah.
   2. Suamiku juga kurang dekat dengan anakku dan susah membuatnya menurut
   3. Setelah diperiksa rontgen dan tes kulit, ternyata anakku terkena TBC.
   Setelah di terapi TBC, ada beberapa anak yang langsung meningkat pesat nafsu
   makan dan sekaligus berat badannya. Akan tetapi anakku tidak banyak berubah,
   tetap sulit makan tapi berat badannya bisa naik sedikit.



Acara makan merupakan tugas terberat harianku dibandingkan tugas mengurus
rumah, menyuruh anak mandi, apalagi hanya sekedar kerja praktek atau kerja
di kantor.  stress karena takut membahayakan kesehatan anak.

Aku ternyata akhirnya bisa membuat anakku makan sekarang. Dan kuncinya hanya
beberapa hal :  mendengarkan, mendekatkan diri ke anak, membuat acara makan
menyenangkan, kebebasan menentukan dan bertanggung jawab terhadap menu
pilihan, pujian, dan acara akan bersama yang penuh kegembiraan dan kasih
sayang.

 Saya ingin menjelaskan lebih detil tentang hal ini, akan tetapi amat sangat
sulit. Karena  harus mengubah pola berpikir orang tua tentang pola asuh
anak. Karena tanpa memahami dan menerapkan pola asuh anak yang benar,
kunci-kunci di atas tak akan bisa dikerjakan sehingga kita akan mengalami
masalah kesulitan makan anak yang berkepanjangan.

Mengubah pola asuh?? Iya, memang harus mengubah pola asuh. Pola asuh dari
suka memarahi, menjadi suka mendengarkan. Hal ini akan membuat anak merasa
nyaman dengan orang tuanya dan mau menurut. Pola asuh dengan pujian yang
membuat anak terpacu, dan menghindari kata ejekan dan kata lain yang
bersifat negatif. Bagaimana membuat acara makan yang menyenangkan kalau
orang tua masih tak menyempatkan waktunya untuk melaksanakan kewajiban
mengasuh anaknya dengan sungguh-sungguh dan penuh keikhlasan. Selain itu,
pembantu juga harus berubah dan melaksanakan hal serupa. Jadi,  pada anak
saya ini sangat efektif untuk membuatnya mau makan hanya dalam dua minggu.
Ini adalah salah satu jalan dari banyak teori tentang membuat anak mau
makan.

Ummu haidar

http://parentingislami.wordpress.com

Kirim email ke