Bagaimana Mengembangkan Potensi Kreatif pada Anak?
 
Seringkali kita berdecak kagum
melihat kiprah dan karya orang-orang kreatif. Betapa hebatnya mereka. Terbesit
di benak kita, mungkinkah setiap orang mengembangkan
potensi kreatifnya sehingga meraih pencapaian-pencapaian luar biasa? Ataukah
kreatifitas hanyalah milik segelintir orang tertentu saja?
Setiap anak pasti memiliki
kreativitas, karena pada dasarnya kreativitas bertujuan untuk memanfaatkan 
segala kemungkinan,
bahkan yang bertentangan dengan rasio. Karena perkembangan
kognitif anak belum mencapai taraf logika formal, maka lebih besar pula 
kesempatan bagi anak untuk bereksperimen dengan
kreativitasnya tersebut.
 
Pada akhirnya sikap lingkunganlah yang akan banyak berpengaruh terhadap
perk em bangan kreativitas anak. Bila
anak dibesarkan di lingkungan yang sangt m em perhatikan
logika dan aturan yang kaku, maka anak juga akan belajar menjadi taat pada
aturan dan cenderung kaku. Tetapi bila anak sangat dibebaskan dalam berkreasi,
ia akan m em iliki rasa aman bahwa
kreatif tidak jelek dan mungkin dapat menolak semua 
aturan. tentu saja cara memfasilitasi
perkembangan kreativitasnya namun
juga mengerti bahwa aturan perlu ada dan perlu ditaati.
 
Dalam EDUCATION CORNER kali ini, akan dibahas  mengenai: 
- Sejak kapan kreativitas anak
dapat dikembangkan?
- Sifat anak akan jauh dari kemampuan kecerdasan dan kreatifitas
-   Bagaimana cara mengembangkan kreativitas pada anak?
-   Mengapa anak harus kreatif?

Berbagai informasi seputar bagaimana cara orang tua mengembangkan potensi 
kreatif pada anak dapat Anda simak di program EDUCATION CORNER,
pada :

Hari / tanggal : Rabu,
3 Juni 2009
Waktu :07.15
– 08.00 WIB
Nara sumber : Bobby
Hartanto (Expert Pelangi) dan Farhan

Radio station : Delta FM : Jakarta (99.1 FM), Surabaya (96.8 FM), Bandung
(94.4 FM), Medan (105.8 FM), Makassar (99.2 FM), Manado (99.8 FM).

Selamat
menikmati.
Terima kasih.



      

Kirim email ke