Siapa bilang??? Boleh kok, asal tahu batasan2nya. Berbadan dua jangan
dijadikan alasan untuk berhenti melayani suami dong, Bunda. Ayo, pakai
lingerie2 sexy! Untuk para ayah, jangan hanya menuntut aja ah! Sekali2
beliin dong lingerie sexy buat sang istri. Malu belinya di toko? Aaahhh,
gampang... sekarang kan bisa beli online, klik aja www.hamilcantik.com :)

Ini ada artikel bagus tentang seks aman untuk perempuan hamil, dibaca
yaaa... :)

-- 
Cheers,
Nuniek Tirta
Owner of www.hamilcantik.com
The first maternity & breastfeeding wear online shop in Indonesia!
Email : [email protected] / YM ID : hamilcantik
Call Number : 021-99332054
SMS Center : 08111802669
"Doing good begins with feeling good. Feeling good begins with looking
good!"Seks Aman untuk Perempuan HamilKamis, 29 Mei 2008 - Dikirim oleh:
admin
Rubrik : Suami Istri<http://www.balita-anda.com/news.php?aksi=list&kateg=53>

Hamil tidak harus berarti stop berhubungan seks lagi. Pasangan suami istri
masih dapat melakukan hubungan seks, kecuali jika ada alasan medis dan atas
saran dari dokter untuk tidak melakukannya.

Akan tetapi pada saat kehamilan sudah semakin membesar maka perut akan
semakin besar pula, sehingga disarankan agar perempuan hamil perlu melakukan
dan mencari posisi seks yang nyaman.

Beberapa pakar kesehatan menegaskan, pada kehamilan muda usia tiga bulan
atau trimester pertama, pasutri masih harus waspada dan sebaiknya tidak
melakukan hubungan intim dulu. Hal ini berlandaskan pada alasan karena tiga
bulan pertama merupakan masa rawan di mana janin mulai terbentuk. Kalau
terkena benturan sedikit, janin rawan keguguran.

Namun demikian, berhubungan seks saat hamil tidaklah membahayakan bila
dilakukan dengan sangat hati-hati. Bahkan, beberapa pakar kandungan
mengatakan bahwa melakukan hubungan intim sangat dianjurkan untuk
memperlancar proses persalinan.

Berikut ini adalah posisi seks yang aman dilakukan pada kehamilan trimester
II:

1. *Woman on Top*; Posisi ini yang paling nyaman untuk banyak perempuan
hamil terutama karena dapat menghindari tekanan yang berlebihan pada bagian
perut dan sekaligus dapat mengontrol kedalaman penetrasi.
2. *Sitting Style*; Posisi ini biasanya pada kehamilan pertengahan atau
lanjut di mana tidak memerlukan banyak gerakan. Pria duduk dan perempuan
duduk di atasnya saling berhadapan atau membelakangi sang pria, bila perut
sudah sangat besar. Posisi ini juga memungkinkan perempuan untuk mengontrol
kedalaman penetrasi.
3. Posisi laki-laki di atas tetapi berbaring hanya sepatuh tubuh.
4. *Standing Style.*

Mengenai 'strategi' pemilihan posisi saat berhubungan seks ini sangat
beragam, semua tergantung pada kesiapan fisik dan psikis yang bersangkutan.
Bagi sebagian perempuan, kehamilan justru meningkatkan dorongan seksual,
tetapi bagi sebagian lain tidak berpengaruh. Sementara bagi perempuan yang
lain, kehamilan justru menekan atau menurunkan dorongan seksual.

Sementara itu, seks ketika hamil dipengaruhi oleh beberapa hal yang
berbeda-beda. Hal-hal yang mempengaruhi aktivitas seksual seseorang ketika
sedang hamil, yaitu:

* Kepercayaan yang telah dimiliki tentang seks
* Kepercayaan yang pasangan miliki tentang seks
* Kondisi fisik pada saat kehamilan
* Kondisi emosional pada saat kehamilan

Di luar dari faktor-faktor tersebut, sebenarnya seks pada saat kehamilan
bisa lebih nikmat. Cairan vagina lebih meningkat dan perubahan pada area
genital membuat beberapa orang justru lebih bisa merasakan orgasme.

Sekedar mengingatkan, apapun jenis posisinya, usahakan bahwa yang paling
penting dari semua posisi seks selama kehamilan ini hendaknya TIDAK
memberikan tekanan ke bagian perut perempuan hamil. *(xbl/ perempuan.com)*
Sumber Url:
http://www.balita-anda.com/balita_537_Seks_Aman_untuk_Perempuan_Hamil.html

Kirim email ke