________________________________

From: Budiyawati, Rina [mailto:[email protected]] 
Sent: Friday, June 19, 2009 11:48 AM
Subject: Hati-hati modus pencopetan baru


 
Tolong kasih tau teman yg pulangnya naik umum di bawah ini. 

 

 




         

         

        
        Jika anda berada di angkutan di sekitar jabodetabek atau
khususnya di kampung rambutan, hendaknya anda berhati-hati jika ada
segerombolan 3 pria dan 1 wanita yang berpura-pura menjadi penumpang
sambil membawa tas-tas besar yang naik serta turun secara bersamaan dan
salah satunya menyebarkan brosur pijat refleksi karena mereka sebenarnya
GEROMBOLAN COPET.
        
        Modusnya adalah sebagai berikut:
        Salah satu pria dengan menggunakan atribut agama akan
menyebarkan beberapa brosur pijat refleksi ke penumpang. Kemudian 2 pria
lain dan 1 wanita temannya akan mengelilingi korbannya. Salah satu dari
ke 3 rekannya tersebut akan berpura-pura menanyakan alamat brosur pada
si pria yang menggunakan atribut agama tersebut. Si pria beratribut
agama ini berpura-pura menjelaskan alamat sambil memberikan contoh
memijat. Lalu serta merta pria ini akan menarik tangan anda untuk
dipijat sambil menyuruh kita membaca isi brosur. BERHATI-HATILAH karena
sebenarnya pria ini sedang berusaha menghipnotis anda melalui efek kejut
pijatan. Tatkala anda sudah terkena hipnotis maka ke tiga rekannya
tersebut akan menguras dan mengoper isi dompet, hp dan benda berharga
lainnya.
        
        Ini jenis modus pencopetan lama tapi baru. Pencopetan dengan
modus hipnotis semacam ini sudah ada beberapa tahun yang lalu. Beberapa
jalur yang biasany menjadi target operasi mereka adalah M19 (kranji
bekasi - Cililitan), M44 (jurusan kuningan casablanca ), M06 (Cijantung
- Cililitan), M19 (Depok - Kampung Rambutan). Kebanyakan copet beraksi
di Mikrolet atau Metromini yang sedang padat.
        
        Metode copet dengan hipnotis ini biasanya :
        - sok akrab lalu dengan tiba-tiba akan memijat lutut, pundak,
atau punggung tangan antara jempol dan hari telunjuk karena di 3 daerah
inilah jikat dipijat akan memberikan efek kejut yang memudahkan pelaku
menginduksi hipnotis.
        - Mereka akan menyebarkan brosur atau selebaran. Selebaran atau
brosur ini membantu pelaku untuk menginduksi hipnotis. Korban mudah
dihipnotis jika korban dengan sengaja dipaksa mefokuskan pada obyek
tertentu.
        
        Cara menghindari modus ini :
        - Jangan pernah mau mengambil atau menerima brosur atau
selebaran dari orang tak dikenal yang memberikan secara memaksa dan
bergerombol.
        - Jangan pernah bersentuhan secara fisik dengan orang yang tidak
dikenal. Jaga jarak minimal 1.5 meter jika ada orang yang bertanya pada
anda sewaktu berjalan.
        - Jika ada orang yang mencoba mau memegang anda baik dg tujuan
mau memijat atau memencet anggota tubuh anda, bentaklah orang tersebut
agar orang tersebut kaget. Dengan demikian usaha orang yang bertujuan
menghipnotis anda, dia akan terganggu fokusnya. Misalnya : ' Apa-apan
sih ! ' ' Sorry jangan pegang ! ' Dll.
        - Tunjukan sikap kemarahan anda agar mental para pencopet
tersebut down.
        - Perhatikan orang-orang di sekitar anda, karena biasanya copet
beraksi secara bergerombol. Bisa mungkin pindah atau turun kendaraan
agar anda bisa terlepas dari posisi terkunci.
        - Banyaklah berdoa meminta perlindungan Tuhan.
        - Jika ada teman atau penumpang lain yang terkena hipnotis ini,
cobalah untuk mengejutkan si penumpang atau korban agar dia terbangun.
        
        Mohon email ini disebarluaskan agar kejahatan ini bisa ditekan
dan dihindari.
        
        Saya menuliskan pengalaman ini karena saya malam ini sempat
hampir menjadi korban.
        
        Semoga dengan mengirimkan pengalaman ini saya tidak akan masuk
penjara seperti Ibu Prita Mulyasari hehehhe
        
        
        



_______________________________________________
DISCLAIMER: This message contains confidential information and is intended only 
for the individual named. If you are not the named addressee you should not 
disseminate, distribute or copy this e-mail. Please notify the sender 
immediately by e-mail if you have received this e-mail by mistake and delete 
this e-mail from your system. E-mail transmission cannot be guaranteed to be 
secure or error-free as information could be intercepted, corrupted, lost, 
destroyed, arrive late or incomplete, or contain viruses. The sender therefore 
does not accept liability for any errors or omissions in the contents of this 
message, which arise as a result of e-mail transmission. If verification is 
required please request a hard-copy version. PT Tugu Pratama Indonesia

Kirim email ke