Ya ampun... Luar biasa sekali perjuangan ibu mencari babysitter? Saya baru 2x saja sudah kapok. Bs 1- usia 40an memasukkan laki2 usia 20an ke kamarnya ketika saya keluar kota dan ketahuan wkt saya plg mendadak.sampai harus berurusan dengan polisi. Bs2- galak sekali dan diatur oleh yayasannya utk keluar per 3bln asumsi saya,mengingat uang transport 400rb yg harus saya bayar dan gaji pertama yg diambil oleh yayasan.
BS 3- entah kapan saya bisa mencari nya lagi... Max's Mom Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: [email protected] Date: Sun, 5 Jul 2009 03:09:30 To: Ayahbunda<[email protected]>; Parents Guide<[email protected]> Subject: [parentsguide] AKAN DATANG Suster yang ke-12 ;p Dear Moms and Dads, Disini saya cuma mau sharing aja, ditanggapi boleh gak ditanggapi juga tidak apa2 ;p. Ceritanya begini ...... Saya dan suami bingung apa yg salah kenapa pas dapet suster yg ok kok tidak bertahan lama, begitu juga pembantu, sampai bingun hrs baik gimana lagi ;p (apa jg baik ya hrs jahat, hahahaha). Semalam susternya Kenneth ngomong sama saya kalo dia tidak mau kerja lagi dan dia mau keluar dari yayasan dan bekerja di klinik bersalain, hal ini krn sesuai dengan tujuan utamanya pd saat sekolah perawat. Ganti2 suster harusnya biasa ya, hanya saya bingungnya anak saya br 1y 2m sudah mau punya suster ya ke-12. Waktu dia lahir susternya cm bertahan 2minggu, karena susternya tidak mau diatur sama saya (sdh berumur dan berpengalaman) dan.... kalo dia sudah tidur, tidak bisa bangun lagi. Nama yayasannya saya lupa Setelah itu saya ganti, sy dapet suster ini dari bidan di daerah sunter, disini susyternya memang dilatih sendiri dan latihannya dengan bayi sungguhan (sepertinya tempat bayi yang ditelantarkan oleh orang tuanya). Suster yang ini ok sekali, walau pun sombong dan suka ngadu domba. Awalnya saya senang dan terpengaruh dia, tp kok ya lama2 kurang ajar, pembantuku yg dirumah lebih manut dia dari pada saya. Suster yg ini hanya bertahan 6 bln, krn hamil dengan supir sebelah (tidak dilakukan dirumah saya, tp pada saat dia cuti). Suster yg ke-3 dapet juga dari bidan yg sama, hanya bertahan 3 hari krn jorok, batuknya parahhhhhh. Suster yg ke-4, anaknya ok, rajin, tahan banting, tp tidak pengalaman dengan bayi, sebelumnya dia hanya pembantu, tp anaknya cerdik. Dengan yang ini saya senang kr anaknya gesit dan bersih, anak saya juga senang maen dengan dia, hanya soal memandikan masih belum saya kasih ke dia, krn takut anak saya jatuh. Tapi dia hanya bertahan 4bln, pada saat saya hendak ke makassar saya ajak dia, tp dia menolak dengan alasan dia mau pulang kampung aja, krn waktu lebaran kemaren dia infal dan tidak pulang, saya ijinkan dengan pertimbangan ya udah mumpung saya jg cuti dr pada nanti sya kerja dia mau pulang. 4 hari kemudian saya sms menanyakan kpd dia apakah dia ada teman yg mau kerja, balasannya dia bilang dia gak balik lagi, krn mau jd tkw saja di malaysia, tp ternyata skrg dia bekerja di tomang, krn tidak jd ke malaysia. Suster ke-5, hanya bertahan 3 hari, saya kembalikan ke yayasan krn kurang ajar dan nyolong, berani bentak saya, tidak mau diatur dan ngambil salep anak saya. Suster ke-6, hanya bertahan 1 minggu, saya kembalikan krn tidak bisa berinteraksi dengan anak saya dan bau mulut dan badan, sudah di beliin rexona, tetep gak mempan. Suster ke-7, hanya 2hr krn dia ketauan nyuci celana dalemnya bersama2 dengan baju anak saya. Suster ke-8, hanya 1minggu, krn anaknya sangat pasiffff. Suster ke-9, hanya 2 bulan abis itu mau usaha aja di kampung. Suster ke-10, hanya 2minggu, anaknya cenderung lambat otaknya dan hal ini diakui oleh yayasannya. Suster ke-11 masih kerja, tapi sudah kasih tau mau pindah ;P Suster ke-12, TBA. Maaaffff ya kalo kepanjangan, cuma pengen cerita aja, biar hati ini lega. Best Regards, Yohana M

