East or westASI is THE BEST -Masih Ada Sufor Bermelamin yang Beredar
Sabtu, 11 Juli 2009 | 12:18 WIB *KOMPAS.com -* Meski tidak ada produk susu formula bayi dari Cina yang terdaftar di Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), nyatanya banyak produk susu tersebut yang beredar di Indonesia, khususnya di daerah. Hal tersebut disampaikan Kepala BPOM Nusa Tenggara Timur (NTT), I Nyoman Sumasada. Susu formula (sufor) berbahaya tersebut mengandung melamin. "Susu formula ini diproduksi oleh Sanlu Co.Ltd, dan berakibat menimbulkan penyakit batu ginjal dan membawa kematian bagi bayi jika dikonsumsi," kata Kepala BPOM NTT, I Nyoman Sumasada di Kupang, Sabtu. Berdasarkan informasi dari Departemen Kesehatan Cina, kata Sumasada, ribuan kasus batu ginjal dan beberapa kematian bayi di negara itu karena mengkonsumsi susu formula yang sudah terkontaminasi melamin. Ia menambahkan, berdasarkan laporan dari /Administration of Quality Supervision, Inspection and Quatantine/ (AQSIQ) Cina, ternyata melamin juga ditemukan dalam susu cair yang diproduksi Mengniu Dairy Group Co, Yili Industrial Co dan Shanghai-based Bright Dairy. Sejauh ini, katanya, pemerintah Cina telah mengumumkan 22 perusahaan susu yang mengandung melamin, dan semua perusahaan tersebut tidak mendaftarkan produknya di Indonesia. "Tidak ada produk susu formula bayi dari Cina yang terdaftar di Badan POM, tetapi banyak yang beredar di Indonesia. Di Kupang, susu jenis itu juga beredar dan kita sudah sita sebagiannya. Kami menduga masih ada yang belum terjangkau," katanya. Atas dasar itu, ia mengimbau para konsumen untuk mewaspadai produk susu formula untuk bayi dari Cina itu, karena mengandung zat beracun melamin yang dapat membawa kematian bagi bayi. Guna melindungi masyarakat dari kemungkinan mengkonsumsi susu yang tercemar melamin dari Cina itu, Badan POM telah membuat surat edaran kepada pada distributor dan pengecer untuk segera melakukan pengamanan. "Kita mengimbau agar produk susu yang sudah tercemar melamin dari Cina itu ditarik dari peredaran, menyegel dan melaporkan hasilnya kepada BPOM terdekat," katanya. http://kesehatan.kompas.com/read/xml/2009/07/11/12182548/Masih.Ada.Sufor.Bermelamin.yang.Beredar

