Saat Memberi Saat
Menerima<http://feedproxy.google.com/%7Er/Renunganhariankristen/%7E3/okOTCKG8vIs/saat-memberi-saat-menerima.html>

Saat engkau meneguhkan hati sahabatmu yang berada dalam ketakutan,
sebenarnya engkau pun sedang menerima ketakutannya. Saat ketakutannya engkau
terima, saat itulah juga, engkau mengganti ketakutannya dengan keberanianmu.

Saat isterimu mengandung anakmu, isterimu memberi makan janin itu lewat tali
pusar dalam rahimnya; selama dalam kandungannya itulah, sebagai suami
isteri, kalian sebenarnya menerima seorang manusia yang sudah pasrah total
untuk diperlakukan apapun juga: mau serius dicintai, dirawat ataupun tidak!
Itulah caranya seorang bayi dalam kandungan ibunya mencintai ibu dan
ayahnya, bukan dengan memberi tapi menerima apapun perlakuan orang tuanya.

Saat engkau memberikan uang belanja kepada isterimu, saat itu jugalah engkau
sebenarnya menerima kerendahan hati isterimu untuk diberi nafkah hidup.

Saat engkau merawat suami, isteri dan anak-anakmu yang sedang sakit, saat
itulah juga engkau belajar menerima keterbatasan kesehatan mereka, sehingga
engkaupun belajar kerepotan agar hidup tetap berlangsung.

Saat engkau marah kepada anak-anakmu, saat itu juga engkau menerima telinga
anak-anakmu untuk mendengarkan kata-katamu dengan penuh kesabaran, walaupun
menyakitkan sekalipun.

Saat engkau marah kepada pasangan hidupmu, dan karena itu dia diam, saat itu
jugalah engkau menerima kesediaannya menerima kata-kata kasar, mungkin
pedas, dan menyakitkan, sampai pasanganmu tidak sanggup untuk membalasnya.

Saat engkau dendam kepada orang serumah, sampai engkau tidak mau berbicara
dengan mereka; saat-saat itulah engkau sebenarnya menerima kegelisahan
mereka karena merasa tidak lagi dipercaya!

Saat engkau mengampuni pasangan hidupmu dan anak-anakmu setelah konflik
akibat berbagai macam masalah, saat itu jugalah engkau menerima kegembiraan
mereka karena masih dipercaya walaupun telah berbuat salah!

Saat engkau percaya pada saudaramu, bahkan menaruh harapan bahwa saudaramu
dapat berkembang meski dia itu rapuh; saat itulah sebenarnya engkau menerima
kerapuhannya menjadi milikmu, dan engkau memberikan harapanmu sehingga
berkobar dalam hatinya!

Saat engkau memberi harapan kepada saudaramu, saat itu jugalah engkau
melepaskan kacamata hitammu yang lama dan engkau mengganti dengan "kacamata
baru" dari saudaramu. Saat itu jugalah engkau mengawali usaha untuk
mengampuninya.

Saat Tuhan mengampunimu, saat itu jugalah engkau menerima kehendak bebas
dari-Nya agar engkau merasa sungguh dipercaya untuk menentukan keputusanmu
demi kepentingan- Nya, yakni kepentingan untuk mengasihi sesama seperti Ia
mengasihi.

Saat engkau diampuni oleh Tuhan, saat itu pulalah dengan tulus, Tuhan
menerima akibat dosa kita, agar hati kita ditukar dengan hati-Nya. Karena
itu semoga hati kita tidak hanya menjadi seperti Hati Kristus yang
mahakudus, melainkan akan "menjadi hati-Nya"!

Saat Kristus menjadi "jantung hati"-mu, saat itu jugalah Kristus menempatkan
dirimu pada "Jantung Hati-Nya"


 ------------------------------

Get your preferred Email name!
<http://sg.rd.yahoo.com/aa/mail/domainchoice/mail/signature/*http:/mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/>
Now you can @ymail.com and @rocketmail.com.


 ------------------------------

Menambah banyak teman sangatlah mudah dan
cepat.<http://sg.rd.yahoo.com/id/messenger/trueswitch/mailtagline/*http:/id.messenger.yahoo.com/invite/>
Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang!


 ------------------------------

Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru
<http://sg.rd.yahoo.com/id/mail/domainchoice/mail/signature/*http:/mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/>
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan
@rocketmail. br> Cepat sebelum diambil orang lain!


------------------------------
 Dapatkan alamat Email baru Anda!
<http://sg.rd.yahoo.com/id/mail/domainchoice/mail/signature/*http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/>
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!

Kirim email ke