Dapet kutipan ni moms
(http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia/article/tak-terasa-krisis-di-indonesia)
benarkah? setidaknya ada angin segar mengenai negara kita meski masi
banyaksaudara kita yang kekurangan ya..
Krisis ekonomi global hampir tidak terasa di Indonesia, demikian tulis harian
NRC Handelsblad di halaman Ekonomi.
"Indonesia berhasil menghadapi krisis ekonomi dengan sangat baik," kata Joachim
von Amsberg, direktur Bank Dunia untuk Indonesia. "Dari semua negara besar,
Indonesialah yang paling sedikit terkena dampak krisis," lanjutnya lagi.
Salah satu sebabnya adalah karena Indonesia memiliki sektor industri yang
variatif. Dan berbeda dengan negara-negara berkembang lain, ekspor Indonesia ke
Barat relatif sedikit. Von Amsberg antusias dengan cara pemerintah Indonesia
menangani krisis, Indonesia sudah sejak dini berusaha menekan risiko, katanya
memuji kebijakan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
Pengaruh krisis di Indonesia hanya terasa pada sejumlah bidang tertentu:
perusahaan eksport-import dan orang-orang yang menginvestasikan uang di luar
negeri.
"Kami menyebutnya krisis untuk orang kaya," kata Patricia Susanto, konsultan
keuangan dari Jakarta Consulting. Pakaian mahal, perhiasan, mobil, dan liburan
mewah memang ditinggalkan, tapi selebihnya, hidup berjalan normal di Indonesia.
Tidak hanya itu, peran Indonesia dalam perekonomian internasional juga makin
besar. Bankir Morgan Stanley sempat menulis laporan bahwa Indonesia bisa jadi
negara masa depan yang perkembangan ekonominya bisa diandalkan, menyusul Brasil
, Rusia, India, dan Cina. "Indonesia sudah mengejar ketinggalan," kata Von
Amsberg.
"Beberapa tahun ke depan Indonesia harus diperhitungkan dalam bidang ekonomi."
Berselancar lebih cepat. Internet Explorer 8 yang dioptimalkan untuk
Yahoo! otomatis membuka 2 halaman favorit Anda setiap kali Anda membuka
browser. Dapatkan IE8 di sini!
http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer