BI: Kartu Debit Kurang Aman sumber web Liputan6 SCTV 21/01/2010 05:11 Liputan6.com, Jakarta: Keberadaan kartu debit yang hingga kini masih digunakan dinilai kurang aman. Pasalnya, dengan sistem magnetik strip, pencurian data bisa dilakukan dengan beberapa cara. Antara lain dengan proses skimming dan taping atau pengintipan PIN.
Proses skimming dilakukan dengan meletakan alat sensor pada mulut ATM. Sedangkan nomer PIN didapat dengan cara mengintip bisa menggunakan kamera tersembunyi. Demikian dikatakan Deputi Gubernur Bank Indonesia Budi Rochadi di Jakarta, Rabu (20/1). Pembobolan kartu debit, baru-baru ini, terjadi di Bali. Ratusan juta rupiah uang milik 18 nasabah Bank Central Asia (BCA) di Kuta tiba-tiba raib dibobol penjahat. Kerugian setiap nasabah bervariasi, mulai dari Rp 8 juta hingga Rp 140 juta lebih. Dua dari 18 nasabah yang menjadi korban adalah warga negara Amerika Serikat. Kasus raibnya uang di rekening ini tak hanya dialami nasabah BCA, namun juga nasabah Bank Pertama dan BNI. Berdasarkan data dari Kepolisian Daerah Bali, hingga kini sudah ada 20 orang yang melapor rekeningnya kebobolan [baca: Rekening Belasan Nasabah BCA Dibobol Penjahat].(BOG) Tips amankan ATM anda dari komplotan pembobol ATM, klik http://indahmoney.blogspot.com Indah fashion info detail Web, http://indahfashion.blogspot.com e-mail, [email protected] http://indahlifestyle-healthy.blogspot.com http://indahmoney.blogspot.com http://indaherbal.blogspot.com http://indahcareer.blogspot.com http://indahbrand.blogspot.com Facebook : http://www.facebook.com/pages/Indahfashion-Shop/189310348521 Twitter, https://twitter.com/Indahfashion

