Mbak Sari,

Saya punya anak perempuan umur 3 tahun 5 bulan. Sekarang duduk di nursery 
class. 
Membaca cerita mbak, dan membandingkan dengan anak saya mungkin saya punya 
kesimpulan.


Anak yang di rumah cerdas, gampang di arahkan, baik dll dll ....... mungkin 
saja di sekolah mereka tidak bisa menemukan teman dengan karakter yang sama 
persis seperti kelakuan mereka. Jadi mereka merasa kurang nyaman untuk bergaul 
dengan karakter yang asing (apalagi kalau ada temannya yang main kasar). 

Anak saya di sekolah juga tergolong pendiam, kalau cerita pasti hanya dengan 
guru2nya. Lambat laun, setelah saya coba telaah teman2 sekelas anak saya satu 
persatu, setiap pulang sekolah saya coba tanya dengan siapa dia main hari ini. 
Saya yang sebutkan nama teman2nya, dan lihat bagai mana reaksi anak saya 
terhadap temannya itu. Kalau reaksinya jelek, akan saya tanya apa yang jadi 
penyebabnya. Dan kalau reaksinya bagus, akan saya encourage untuk terus 
berteman dengan orang itu.

Tapi kadang saya suka kuatir juga, karena kadang anak saya di sekolah kalau di 
pukul atau bertengkar dengan temannya tidak bisa membalas atau melawan. Semua 
di tahan sendiri. Kalau sakitnya bisa di tahan ya dia akan diam saja, waktu 
saya jemput baru dia akan cerita. Tapi kalau sakitnya di luar batas, dia akan 
menangis sejadi2nya di dalam kelas. (Kok malah jadi curcol yach .......... 
other moms, ikut sharing yang atu ini juga donk). Mau di ajarin ngebales, kok 
kayaknya malah ngajarin anak jadi kasar. Tapi kalau tidak di balas, saya kuatir 
anak saya nanti akan terus2an jadi objeck yang di bully. 

Tapi mbak Sari, saya rasa lebih baik anak kita punya sedikit teman tapi yang 
baik (dalam arti tidak membawa pengaruh buruk dan anak kita juga merasa nyaman 
berteman dengan dia). Dari pada punya banyak teman, dan membuat anak jadi 
disorientasi.

Good luck,
Noni, Elyn's mom


________________________________
From: ris hapsari <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Wed, February 17, 2010 10:48:32 AM
Subject: [parentsguide] Anakku tidak punya teman?

  
Dear all..
Saya pingin curhat nih.. Anak saya cewek umur 4,5 th, sekolah TK A.Anaknya 
kalau di rumah sangat aktif, pintar ngomong dan menurut saya mudah untuk 
diarahkan. Tapi dalam bergaul dengan anak seusianya sangat susah. Tipenya itu 
harus didekati atau diajak ngomong terlebih dahulu baru bisa bergaul. Kalau 
untuk memulai percakapan sangat susah. Begitu ada yg mengajak bermain atau 
berbicara bisa langsung akrab juga.

Hanya saja sekarang ini kalau saya ajak bicara soal sekolahnya sepertinya dia 
hanya punya temen sedikit..dan kebanyakan laki-laki. Itu juga teman yg duduk 
bersebelahan dengan dia.Jadi yg dimaksud teman menurut anak saya itu teman yg 
dekat dengan bangkunya..bukan teman yg sering diajak ngobrol.. Kalau pas ada 
acara di sekolah dan saya yg datang (kebetulan sekarang sy masih kerja....) 
saya lihat dia hanya duduk diam walaupun disekitarnya banyak teman2nya. Anak 
saya tidak ada kemauan untuk mengajak bicara dulu dengan temannya. Dan yg 
sering saya lihat teman2nya ceweknya juga tidak banyak yg berusaha ngomong 
dengan anak saya. Kalau saya lihat hal itu rasanya pingin nangis deh...

saya pernah bicara dengan gurunya.. dan sewaktu bertemu yg saya tanyakan 
tentang perkembangan sosial anak saya. Saya jelaskan kalau anak saya itu 
orangnya susah bergaul kalau gak ada pancingannya. . dan guru itu bilang kalau 
gak ada masalah dengan anak saya, malahan kalau sudah rame suka jahil juga. 
Tapi kalau melihat cerita anak saya dan sy lihat di sekolahnya sendiri.. 
(kebetulan terakhir sy ke sekolah minggu kemarin pas ada acara lomba) kok 
rasanya tidak ada perkembangan berarti dalam pergaulannya ya...

Saya jadi sedikit berprasangka buruk sama guru dan sekolahnya.. masak sih kalau 
ada anak yg seperti itu didiamkan saja.. Apa mereka nggak berusaha mencarikan 
teman atau bagaimanalah caranya supaya anak saya bisa gampang bergaul..

Sampai pada satu titik saya ingin memindahkan anak saya ke sekolah yg lain.. 
Memang sih di sekolah ini terkenal dengan mutu akademis yg bagus, dan anak saya 
juga menurut sy kemampuan akademisnya bagus.. Tapi saya lebih condong 
memperhatikan perkembangan pergaulan anak saya. Saya nggak mau kalau anak saya 
jadi anak yg pendiam dan merasa dikucilkan dalam pergaulannya. .

Saya mohon saran dan sharingnya.. .

Thanks a lot..

Bunda Sari..


      

Kirim email ke