Lingkungan tempat di mana bayi dibesarkan sangat
mempengaruhi perkembangan otaknya. Pada tahun pertama dalam kehidupan bayi,
sistem otak mulai terbentuk dengan cepat. Aktivitas otak sudah mulai membentuk
hubungan elektrik sangat kecil yang disebut sinapses. Sejumlah rangsangan yang
diterima bayi secara langsung mempengaruhi pembentukan sinapses ini. 

Rangsangan yang senantiasa berulang akan menguatkan hubungan-hubungan tersebut
dan membuatnya menjadi permanen, sementara rangsangan lain yang tidak banyak 
berulang
lama-lama akan hilang. Dengan demikian tahun pertama itu merupakan saat yang
paling penting bagi perkembangan otak bayi. 

Periode ini (perkembangan otak dan pembentukan jaringan kerja otak) merupakan
periode intensif yang hanya terjadi sekali dalam seluruh kehidupan seseorang.
Sebagai orangtua, tentu Anda tak ingin melewatkan kesempatan emas yang sangat
singkat ini, bukan?  Nah supaya perkembangan otak anak Anda menjadi
optimal, berikut beberapa kiat yang dapat dilakukan ;

1. Cinta. Cinta dan perhatian merupakan kebutuhan riil pertama. Bayi Anda tidak
pernah mengatur atau memanipulasi Anda. Dia sangat butuh cinta mesra Anda.
Cinta Anda yang tidak terbatas memperkuat penghargaan diri dan meningkatkan
perkembangan sirkuit otak bayi Anda.

2. Bicaralah pada bayi Anda sesering, selembut mungkin dengan kasanah kata
sebanyak mungkin, serta berbagai ekspresi. Suara Anda adalah suara favorit bayi
Anda, sebab dia sudah mulai mendengarnya sejak ada di kandungan.

3.    Jawab permintaan bayi Anda (misalnya mencoba memahami
tangisan bayi Anda) tanpa ragu-ragu.  Hal ini akan mengajarkan pada bayi
Anda untuk berani berkomunikasi dengan orang lain,  dan memberi stabilitas
emosi dan kepercayaan yang tinggi untuk dia.

4.     Sentuh bayi Anda. Para ahli menemukan bahwa bayi prematur
yang dibelai  akan tumbuh lebih cepat, sedikit menangis, dan akan segera
diperbolehkan  pulang dari rumahsakit daripada yang tidak dibelai. 

5.    Ekspresi yang positif. Bayi Anda akan hafal dan paham
betul suara, ekspresi wajah, dan gerak Anda. Maka buatlah dia kenal ekspresi
dan suara yang positif.

6.     Biarkan bayi Anda mengalami lingkungan yang berbeda; ajak
jalan-jalan, tunjukkan hal-hal yang menarik di sekitar lingkungan Anda. 

7.    Biarkan Bayi Anda mengenali berbagai tekstur dan
temperatur (tentu jangan terlalu dingin, panas, atau keras). Sediakan
lingkungan yang aman bagi eksplorasi bayi, karena pengenalan yang dilakukannya
memang butuh waktu. 

8.    Bacakan buku-buku.  Walaupun bayi Anda belum bisa
mengikuti atau membaca, namun gambar-gambar dan suara Anda baik buat dia.

9.    Mainkan musik atau biarkan bayi  Anda 
mendengarkan musik seperti musik klasik (Mozart misalnya). Penelitian
membuktikan bahwa musik klasik dapat merangsang perkembangan neuron-neuron otak
bayi.

10. Ketika Anda frustrasi karena bayi Anda menjatuhkan susu ke lantai, ingatlah
bahwa dia melakukan itu karena sedang mencoba mengenali dunia.

Sumber : http://stellamarisserpong.wordpress.com/


      

Kirim email ke