Salam kenal, Mungkin sekarang lebih baik turunin berat badan dulu, karena berat badan yang berlebih bisa berpengaruh pada keseimbangan hormon secara lebih kompleks dan bisa mengganggu ovulasi. Dengan bertambahnya berat badan membuat tubuh menyimpan banyak sekali lemak. Lemak-lemak tersebut akan diproses menjadi hormon estrogen sehingga dia mengalami hiperestrogen.
Dengan jumlah hormon estrogen yang lebih dari dosis yang diharapkan tubuh, akan bertindak seperti Pil KB yaitu mencegah terlur agar tidak pecah. Akan bertambah parah jika orang tuanya menderita diabetes melitus. Sensivitas insulin sudah tidak begitu baik, sehingga ketika mengkonsumsi banyak gula, tubuhnya akan semakin kacau. Hal ini juga bisa mengganggu pengeluaran sel telur. Sudah tahu kan ternyata obesitas juga berpengaruh dengan kesuburan Anda. Nah bagi Anda kaum perempuan, ternyata menjaga agar tubuh tetap langisng bukan hanya semata untuk pasangan Anda, tetapi juga lebih kepada faktor kesehatan khusunya kesuburan Anda. Mulai sekarang biasakan hidup sehat ya makan makanan yang bergizi dan jangan lupa untuk selalu menjaga berat badan Anda. --- On Mon, 3/22/10, shafika rachmania <[email protected]> wrote: From: shafika rachmania <[email protected]> Subject: [parentsguide] (help)temen yg tidak kunjung hamil To: [email protected] Date: Monday, March 22, 2010, 10:01 PM dear parents.. saya py temen yg sudah 4 thn menikah tp blm dikaruniai anak.dia udh pgn bgt bs py anak. dulu dia eprnah konsul dan hasilnya imbalance hormon.setelah terapi hormon, badan jadi gemuk bgt, dan dia stop terapi itu.. mungkin ada bunda, yg punya info ttg dokter ato rs yg bagus utk tmn saya berkonsul ? infonya ya buat para bunda....ditunggu! terima kasih fika

