Moms..

Ada artikel bagus utk perawatan kulit alami bayi..

Semoga bermanfaat..

Salam,
Arianti (Mamanya Hana n Sarah)
http://www.lollypopkidzshop.com 

========================================

                                
                                                              Tips Merawat 
Kulit Alami Bayi                             
                                
Penulis : Ikarowina Tarigan
                                
                                
                                
                        
                                
                                
                                        
                                
                                
                
                                
                                
                        
                  
                                        
                                                           
                                       
KULIT bayi yang baru lahir
sangat lembut dan sensitif. Zat kimia, wewangian, pewarna pada pakaian,
deterjen, dan produk bayi bisa membuat kulit mengalami iritasi, kering,
terkelupas, dan memerah. Untuk mencegah kerusakan kulit bayi, berikut
beberapa langkah yang bisa menjadi panduan Anda:


                                        
                                         

Perawatan alami kulit bayi



Bayi lahir dengan kulit berkerut dan lapisan pelindung yang disebut
dengan vernix. Lapisan ini selanjutnya akan terlepas. Ini merupakan
proses alami yang berlangsung selama minggu pertama. Anda tidak perlu
terburu-buru menggosok dan mengolesi kulit bayi dengan krim atau
lotion.



Hindari produk bayi pada beberapa bulan pertama.
Sistem kekebalan tubuh sedang berkembang. Jika Anda memiliki sejarah
keluarga mengalami gangguan kulit, alergi atau asma, sangat penting
melindungi sistem kekebalan tubuh bayi dan melindunginya

dari alergi pemicu iritasi.



Cuci baju bayi sebelum dikenakan. Pastikan
menggunakan deterjen untuk bayi yang bebas pewangi dan pewarna. Cucilah
baju, alas tidur dan selimut bayi secara terpisah dari cucian keluarga.



Jangan sering-sering memandikan bayi. Terlalu
sering mandi akan mengangkat minyak alami yang berfungsi melindungi
kulit bayi. Hal ini akan membuat kulit bayi lebih rentan mengalami
reaksi dengan alergen, sehingga memicu rekasi seperti eksem.



Bayi cenderung bersih, kecuali masalah air liur dan penggantian
popok. Selama beberapa bulan pertama, mandi dengan spons cukup
dilakukan sebanyak dua atau tiga kali seminggu. Di tengah-tengahnya,
Anda cukup membersihkan mulut bayi dan area penggantian popok dengan
air atau pembersih (cleanser).



Kulit bayi kering: eksem



Sebagian besar masalah kulit bayi, seperti eksem atau ruam akibat
popok, tidak muncul selama bulan pertama atau keuda. Eksem muncul dalam
bentuk ruam merah yang gatal. Sebagian besar eksem muncul di wajah,
kulit kepala, siku, dan di belakang lutut.



Berikut beberapa trik untuk mencegah kulit kering dan terititasi serta mencegah 
eksem:




Cobalah mandi sekali seminggu untuk memungkinkan kulit mempertahankan 
minyak-minyak alami.Batasi penggunaan produk kulit bayi. Jika perlu, gunakan 
sedikit lotion di area kulit yang kering. Pastikan bayi hanya mengenakan 
pakaian yang lembut. 

Perawatan kulit bayi: ruam akibat popok (diaper rash)



Ruam ini seringkali disebabkan oleh iritasi akibat popok kotor yang
basah. Ruam ini juga bisa muncul jika kulit bayi tidak dikeringkan
dengan benar setelah mandi. Kadang-kadang, infeksi jamur atau bakteri
juga bisa menyebabkan ruam. Berikut langkah pencegahan yang bisa Anda
coba:



Sering-sering memeriksa popok. 



Segera ganti popok setelah basah atau kotor. 



Cuci area popok dengan
pembersih ringan bebas pewangi atau air bersih. Jika ruamnya parah,
gunakan botol semprot untuk membersihkan tanpa menggosok. 


Gunakan kain bersih yang lembut, bukan tisyu bayi. Pewangi atau alkohol dalam 
tisyu justru mengiritasi dan membuat kulit bayi lebih kering. 



Keringkan kulit bayi dengan
cara menempelkan dan menekan kain secara perlahan, jangan digosok.
Biarkan area popok benar-benar kering tertiup udara sebelum memasang
popok baru. 


Oleskan petroleum jelly atau salep pelindung.



Hindari bedak bayi.
Bedak berbahan dasar tepung jagung memicu pertumbuhan jamur. Selain
itu, bedak juga bisa menimbulkan gangguan paru-paru jika dihirup oleh
bayi. 



  
Sentuhan lembut



Sekali-sekali, ada baiknya memberikan bayi Anda pijatan lembut.
Sama seperti pelukan, pijatan juga salah satu cara menyampaikan cinta
dan perhatian kepada bayi Anda. Pada faktanya, penelitian menunjukkan
bahwa kemampuan bertahan hidup bayi bergantung pada sentuhan orang
lain. Sentuhan memicu pelepasan hormon, meningkatkan kekebalan tubuh,
dan membantu melawan penyakit. Selain itu, bayi yang dipijat lebih
tenang, tidur lebih baik, dan lebih jarang menangis.



Tidak ada teknik khusus untuk memijat bayi. Sediakan alas tidur di
ruangan yang hangat. Baringkan bayi Anda di atas selimut lembut. Ambil
sedikit baby oil atau lotion
ringan dan hangatkan di telapak tangan Anda. Kemudian, pijatlah dada
dan perut bayi secara perlahan, dengan menggunakan sentuhan lembut.
Cobalah melakukan kontak mata dan berbicaralah kepada bayi Anda. Atau
bernyanyilah dengan lembut. (IK/OL-08)

(sumber: mediaindonesia.com)



      

Kirim email ke