Terimakasih byk pak Arifin Yosodharmo atas fwd artikel Jangan Mengeluh-nya. 
Kami memang sdang sangat membutuhkan hal tsb.

Sukses slalu utk smuanya,
Tulipware Techno.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: arifin yoshodharmo <[email protected]>
Date: Mon, 29 Mar 2010 08:51:33 
To: Milis<[email protected]>; 
<[email protected]>
Subject: [parentsguide] Jangan Mengeluh

Just Forwarding...


 Arifin Yoshodharmo, SE., MMSI., M.Com(IS), C.Ht.. QT., CI.

(C.Ht. = Certified Hypnotherapist)
(QT = Quantum Touch-er)
(CI = Certified Instructor)

Photographer, Trainer,
Hypnotherapist, Energy Healer 
& Life Consultant
SMS : 085678 098 48
http://arifinyes.multiply.com/


________________________________



----- Pesan Diteruskan ----
Dari: Paul Tandi <[email protected]>
Kepada: Money Magnet <[email protected]>
Terkirim: Ming, 28 Maret, 2010 09:55:27
Judul: [Money Magnet] Jangan Mengeluh

  
Dari teman:
 
TIDAK
MENGELUH ”TERNYATA” LEBIH BAIK
MENGELUH, sebuah kata sederhana yang
mungkin jarang kita ucapkan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi seringkali kita
praktekkan langsung baik secara sadar maupun tidak sadar. Beberapa waktu lalu
saya berkumpul dengan teman-teman lama saya. Seperti biasanya kami membicarakan
mengenai pekerjaan, pasangan hidup, masa lalu, dan berbagai macam hal lainnya. 
Setelah pulang saya
baru tersadar, bahwa kami satu sama lain saling berlomba untuk memamerkan
keluhan kami masing-masing, seolah-olah siapa yang paling banyak mengeluh
dialah yang paling hebat. 
"Bos gue
kelewatan masa udah jam 6, gue masih disuruh lembur, sekalian aja suruh gue
nginep di kantor!" 
"Kerjaan gue
ditambahin melulu tiap hari, padahal itu kan bukan "job-des"
gue" 
"Anak buah gue
memang bego, disuruh apa-apa salah melulu". 
Mungkin kita semua pun
melakukan hal tersebut setiap saat tanpa menyadarinya. 
Tahukah Anda semakin
sering kita mengeluh, maka semakin sering pula kita mengalami hal tersebut.
Sebagai contohnya, salah satu teman baik saya selalu mengeluh mengenai
pekerjaan dia. Sudah beberapa kali dia pindah kerja dan setiap kali dia bekerja
di tempat yang baru, dia selalu mengeluhkan mengenai atasan atau rekan-rekan
sekerjanya. 
Sebelum dia pindah ke
pekerjaan berikutnya dia selalu ribut dengan atasan atau rekan sekerjanya.
Seperti yang bisa kita lihat bahwa terbentuk suatu pola tertentu yang sudah
dapat diprediksi, dia akan selalu pindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan
berikutnya sampai dia belajar untuk tidak mengeluh. 
Mengeluh adalah hal
yang sangat mudah dilakukan dan bagi beberapa orang, hal ini menjadi suatu
kebiasaan dan parahnya lagi mengeluh menjadi suatu kebanggaan. Bila Anda
memiliki dua orang teman, yang pertama selalu berpikiran positif dan yang kedua
selalu mengeluh, Anda akan lebih senang berhubungan dengan yang mana? Menjadi
seorang yang pengeluh mungkin bisa mendapatkan simpati dari teman kita, tetapi
tidak akan membuat kita memiliki lebih banyak teman dan tidak akan menyelesaikan
masalah kita, bahkan bisa membuat kita kehilangan teman-teman kita. 
Yang menjadi
pertanyaan adalah mengapa kita mengeluh? Kita mengeluh karena kita kecewa bahwa
realitas yang terjadi tidak sesuai dengan harapan kita. Bagaimana kita
mengatasi hal ini. Caranya sebenarnya gampang-gampang susah, kita hanyaperlu
bersyukur. 
Saya percaya bahwa di balik semua hal yang kita keluhkan PASTI
ADA hal yang dapat kita syukuri.
Sebagai ilustrasi,
Anda mengeluh dengan pekerjaan Anda. Tahukah Anda berapa banyak jumlah
pengangguran yang ada di Indonesia? Sekarang ini hampir 60% orang pada usia
kerja produktif tidak bekerja, jadi bersyukurlah Anda masih memiliki pekerjaan
dan penghasilan. Atau Anda mengeluh karena disuruh lembur atau disuruh
melakukan kerja ekstra. 
Tahukah Anda bahwa
sebenarnya atasan Anda percaya kepada kemampuan Anda? Kalau Anda tidak mampu 
tidak
mungkin atasan Anda menyuruh Anda lembur atau memberikan pekerjaan tambahan.
Bersyukurlah karena Anda telah diberikan kepercayaan oleh Atasan Anda, mungkin
dengan Anda lebih rajin siapa tahu Anda bisa mendapatkan promosi atau paling
tidak mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru. 
Bersyukurlah lebih
banyak dan percayalah hidup Anda akan lebih mudah dan keberuntungan senantiasa
selalu bersama Anda, karena Anda dapat melihat hal-hal yang selama ini mungkin
luput dari pandangan Anda karena Anda terlalu sibuk mengeluh. 
Mari Belajar: 
1. Bersyukurlah setiap
hari setidaknya satu kali sehari. Bersyukurlah atas pekerjaan Anda, kesehatan
Anda, keluarga Anda atau apapun yang dapat Anda syukuri. 
2. Jangan mengeluh
bila Anda menghadapi kesulitan tetapi lakukanlah hal berikut ini. Tutuplah mata
Anda, tarik nafas panjang, tahan sebentar dan kemudian hembuskan pelan-pelan 
dari
mulut Anda, buka mata Anda, tersenyumlah dan pikirkanlah bahwa suatu saat nanti
Anda akan bersyukur atas semua yang terjadi pada saat ini. 
3. Anggaplah masalah
besar adalah tanda Tuhan berkehendak menguji Anda untuk naik tingkat ke level
yang lebih baik (kematangan, kedewasaan, dll.) 
4. Biasakan diri untuk
tidak ikut-ikutan mengeluh bila Anda sedang bersama teman-teman yang sedang
mengeluh dan beri tanggapan yang positif atau tidak sama sekali. 
"Semakin
banyak Anda bersyukur kepada Tuhan atas apa yang Anda miliki, maka semakin
banyak hal yang akan Anda miliki untuk disyukuri."
   
 
 
=-
Semoga Semua Hidup Berbahagia -=
          
            
*** Paul Tandi ***
  
 


      Kenapa BBM mesti naik? Apakah tidak ada solusi selain itu? Temukan 
jawabannya di Yahoo! Answers! http://id.answers.yahoo.com

Kirim email ke