Betul Bu
Sebaiknya jangan mengeluh

Karena kalau kita semakin sering mengeluh
Maka kita menjadi membesar-besarkan masalah sendiri
Akibatnya kita jadi susah sendiri

Lalu alternatifnya apa?

Saya pikir, CURHAT jauh lebih baik

Dari pada kita mengeluh sendiri (Selftalk)
Contoh: hidup ini serba susah
Kalau keluhan itu kita lakukan berkali-kali
dan lebih buruk lagi, kalau kita percayai
maka, percaya atau tidak
Hidup kita akan menjadi benar-benar susah!

Karena kita menarik, apapun yang kita Pikirkan
(The Law of Attraction)
 
Tapi kalau kita bisa berSABAR
BerPikir Positif
mengambil Hikmah dari setiap peristiwa
apalagi kalau kita bisa berSyukur
Maka Niscaya Nikmat dari Allah akan ditambahkan pada kita
(ada ayatnya lho....!) 

Lalu kalau tetap mau mengeluh, bagaimana?
Lebih Baik CURHAT
Apalagi kalau sama orang yang perduli sama kita
Bisa teman, saudara, Keluarga, pasangan 
Ataupun orang yang Lebih bijak dari kita
Kenapa?
karena biasanya mereka akan membesarkan hati kita
dan membuat kita lebih merasa baikan dan lebih tabah
dalam menjalani hidup ini

Bukankah BEBAN akan Lebih RINGAN
kalau kita BAGIKan
dan BERSAMA-Sama kita mengangkatnya?

Salam BerBAGI...
Suka dan duka...

 Arifin Yoshodharmo, SE., MMSI., M.Com(IS), C.Ht.. QT., CI.

(C.Ht. = Certified Hypnotherapist)
(QT = Quantum Touch-er)
(CI = Certified Instructor)

Photographer, Trainer,
Hypnotherapist, Energy Healer 
& Life Consultant
SMS : 085678 098 48
http://arifinyes.multiply.com/

Re: Jangan Mengeluh
Posted by:      "meliaku" [email protected]    meliaku  
Tue Mar 30, 2010 12:36 am        (PDT) 


Mosok sih ngeluh ga boleh, ngeluh juga manusia 

Kl ngeluhnya sm yang di atas gmn? 


Sent from my BlackBerry® 
powered by Sinyal Kuat INDOSAT 

-----Original Message----- 
From: tulipware.indonesia @gmail.com 
Date: Tue, 30 Mar 2010 05:03:33 
To: <parentsguide@ yahoogroups. com> 
Subject: Re: [parentsguide] Jangan Mengeluh 

Terimakasih byk pak Arifin Yosodharmo atas fwd artikel Jangan Mengeluh-nya. 
Kami memang sdang sangat membutuhkan hal tsb. 

Sukses slalu utk smuanya, 
Tulipware Techno. 
Sent from my BlackBerry® 
powered by Sinyal Kuat INDOSAT 

-----Original Message----- 
From: arifin yoshodharmo <arifiny2567@ yahoo.com> 
Date: Mon, 29 Mar 2010 08:51:33 
To: Milis<alternatif_holistik @yahoogroups. com>; <alternatif_holistik 
@yahoogroups. com> 
Subject: [parentsguide] Jangan Mengeluh 

Just Forwarding.. . 


Arifin Yoshodharmo, SE., MMSI., M.Com(IS), C.Ht.. QT., CI. 

(C.Ht. = Certified Hypnotherapist) 
(QT = Quantum Touch-er) 
(CI = Certified Instructor) 

Photographer, Trainer, 
Hypnotherapist, Energy Healer 
& Life Consultant 
SMS : 085678 098 48 
http://arifinyes. multiply. com/ 


____________ _________ _________ __ 



----- Pesan Diteruskan ---- 
Dari: Paul Tandi <paulta...@gmail. com> 
Kepada: Money Magnet <money_magnet@ yahoogroups. com> 
Terkirim: Ming, 28 Maret, 2010 09:55:27 
Judul: [Money Magnet] Jangan Mengeluh 


Dari teman: 

TIDAK 
MENGELUH ”TERNYATA” LEBIH BAIK 
MENGELUH, sebuah kata sederhana yang 
mungkin jarang kita ucapkan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi seringkali kita 
praktekkan langsung baik secara sadar maupun tidak sadar. Beberapa waktu lalu 
saya berkumpul dengan teman-teman lama saya. Seperti biasanya kami membicarakan 
mengenai pekerjaan, pasangan hidup, masa lalu, dan berbagai macam hal lainnya. 
Setelah pulang saya 
baru tersadar, bahwa kami satu sama lain saling berlomba untuk memamerkan 
keluhan kami masing-masing, seolah-olah siapa yang paling banyak mengeluh 
dialah yang paling hebat. 
"Bos gue 
kelewatan masa udah jam 6, gue masih disuruh lembur, sekalian aja suruh gue 
nginep di kantor!" 
"Kerjaan gue 
ditambahin melulu tiap hari, padahal itu kan bukan "job-des" 
gue" 
"Anak buah gue 
memang bego, disuruh apa-apa salah melulu". 
Mungkin kita semua pun 
melakukan hal tersebut setiap saat tanpa menyadarinya. 
Tahukah Anda semakin 
sering kita mengeluh, maka semakin sering pula kita mengalami hal tersebut. 
Sebagai contohnya, salah satu teman baik saya selalu mengeluh mengenai 
pekerjaan dia. Sudah beberapa kali dia pindah kerja dan setiap kali dia bekerja 
di tempat yang baru, dia selalu mengeluhkan mengenai atasan atau rekan-rekan 
sekerjanya. 
Sebelum dia pindah ke 
pekerjaan berikutnya dia selalu ribut dengan atasan atau rekan sekerjanya. 
Seperti yang bisa kita lihat bahwa terbentuk suatu pola tertentu yang sudah 
dapat diprediksi, dia akan selalu pindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan 
berikutnya sampai dia belajar untuk tidak mengeluh. 
Mengeluh adalah hal 
yang sangat mudah dilakukan dan bagi beberapa orang, hal ini menjadi suatu 
kebiasaan dan parahnya lagi mengeluh menjadi suatu kebanggaan. Bila Anda 
memiliki dua orang teman, yang pertama selalu berpikiran positif dan yang kedua 
selalu mengeluh, Anda akan lebih senang berhubungan dengan yang mana? Menjadi 
seorang yang pengeluh mungkin bisa mendapatkan simpati dari teman kita, tetapi 
tidak akan membuat kita memiliki lebih banyak teman dan tidak akan 
menyelesaikan 
masalah kita, bahkan bisa membuat kita kehilangan teman-teman kita. 
Yang menjadi 
pertanyaan adalah mengapa kita mengeluh? Kita mengeluh karena kita kecewa bahwa 
realitas yang terjadi tidak sesuai dengan harapan kita. Bagaimana kita 
mengatasi hal ini. Caranya sebenarnya gampang-gampang susah, kita hanyaperlu 
bersyukur. 
Saya percaya bahwa di balik semua hal yang kita keluhkan PASTI 
ADA hal yang dapat kita syukuri. 
Sebagai ilustrasi, 
Anda mengeluh dengan pekerjaan Anda. Tahukah Anda berapa banyak jumlah 
pengangguran yang ada di Indonesia? Sekarang ini hampir 60% orang pada usia 
kerja produktif tidak bekerja, jadi bersyukurlah Anda masih memiliki pekerjaan 
dan penghasilan. Atau Anda mengeluh karena disuruh lembur atau disuruh 
melakukan kerja ekstra. 
Tahukah Anda bahwa 
sebenarnya atasan Anda percaya kepada kemampuan Anda? Kalau Anda tidak mampu 
tidak 
mungkin atasan Anda menyuruh Anda lembur atau memberikan pekerjaan tambahan. 
Bersyukurlah karena Anda telah diberikan kepercayaan oleh Atasan Anda, mungkin 
dengan Anda lebih rajin siapa tahu Anda bisa mendapatkan promosi atau paling 
tidak mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru. 
Bersyukurlah lebih 
banyak dan percayalah hidup Anda akan lebih mudah dan keberuntungan senantiasa 
selalu bersama Anda, karena Anda dapat melihat hal-hal yang selama ini mungkin 
luput dari pandangan Anda karena Anda terlalu sibuk mengeluh. 
Mari Belajar: 
1. Bersyukurlah setiap 
hari setidaknya satu kali sehari. Bersyukurlah atas pekerjaan Anda, kesehatan 
Anda, keluarga Anda atau apapun yang dapat Anda syukuri. 
2. Jangan mengeluh 
bila Anda menghadapi kesulitan tetapi lakukanlah hal berikut ini. Tutuplah mata 
Anda, tarik nafas panjang, tahan sebentar dan kemudian hembuskan pelan-pelan 
dari 
mulut Anda, buka mata Anda, tersenyumlah dan pikirkanlah bahwa suatu saat nanti 
Anda akan bersyukur atas semua yang terjadi pada saat ini. 
3. Anggaplah masalah 
besar adalah tanda Tuhan berkehendak menguji Anda untuk naik tingkat ke level 
yang lebih baik (kematangan, kedewasaan, dll.) 
4. Biasakan diri untuk 
tidak ikut-ikutan mengeluh bila Anda sedang bersama teman-teman yang sedang 
mengeluh dan beri tanggapan yang positif atau tidak sama sekali. 
"Semakin 
banyak Anda bersyukur kepada Tuhan atas apa yang Anda miliki, maka semakin 
banyak hal yang akan Anda miliki untuk disyukuri." 



=- 
Semoga Semua Hidup Berbahagia -= 


*** Paul Tandi *** 


      Akses email lebih cepat. Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke 
Internet Explorer 8 baru yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini! 
http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer

Kirim email ke