Musik Mozart Tak Bikin Bayi Lebih Cerdas
Minggu, 16 Mei 2010 | 11:30 WIB
LOS ANGELES, KOMPAS.com — Tak ada bukti yang mendukung bahwa musik
Mozart punya pengaruh terhadap peningkatan kemampuan kognitif anak.
Demikian hasil satu studi baru yang diterbitkan jurnal Nature edisi
teranyar.
Mendengarkan musik Mozart takkan membuat anak Anda jadi lebih cerdas.
Itulah kesimpulan penelitian yang mengukur hubungan antara
mendengarkan musik Mozart dan peningkatan kemampuan otak. Penelitian
ini membantah temuan yang pernah dimuat jurnal yang sama sebelumnya
beberapa tahun lalu.
Suatu studi terkenal pada 1993 yang diterbitkan di jurnal Nature
menunjukkan bahwa mendengarkan musik Mozart akan meningkatkan
kemampuan kognitif. Hal tersebut langsung meningkatkan ketertarikan
orang yang mempunyai bayi dan anak kecil untuk memperdengarkan musik
klasik. Pengusaha pun berlomba menjual berbagai produk yang
menghasilkan suara musik tersebut ke berbagai sekolah, pusat perawatan
anak, dan orangtua.
Dalam penelitian terakhir, para peneliti di University of Vienna,
Austria, mengkaji lebih dari 40 studi terkait dan penelitian yang tak
disiarkan yang meliputi lebih dari 3.000 subyek. Kesimpulan mereka
ialah tak ada yang mendukung pendapat bahwa musik Mozart meningkatkan
kemampuan otak anak.
Secara khusus, temuan tersebut membantah mitos mengenai dampak
peningkatan kemampuan otak di antara pendengar musik Mozart. Para
peneliti itu melaporkan bahwa mereka tak dapat mengonfirmasi dampak
menguntungkan dari mendengarkan musik Mozart.
"Saya menyarankan mendengarkan musik Mozart kepada setiap orang.
Namun, itu tak memenuhi harapan mengenai peningkatan kemampuan
kognitif," ucap Jakob Pietschnig, ahli ilmu jiwa di University of
Vienna.
Sent from my iPhone
Lidia ^.^