Hi mom, 
Jujur aku belum pernah travelling jalan darat yg jauh begitu sampai bali, 
paling2 cuma sampe anyer dan pelabuhan ratu. tapi mau kasih masukan aja 
berdasarkan pengalaman yg sudah2.

        * baby HARUS duduk di carseat. Karena perjalanan lama seperti ini lebih 
besar kemungkinannya terjadi kecelakaan atau minimal ngerem mendadak. Faktornya 
ya supir bosan/ngantuk, bis/truk antar kota yg ugal2an dll. Kalo anak mom ga 
biasa duduk di carseat, lebih baik dibiasakan dari sekarang.
        * bawa mainan yang banyaaaak. Baby-nya umur berapa ya mom? kl bayi 
banget enak sih krn akan seringan tidur, tp kalo udh setahun lebih agak sulit 
lho menjaga spy dia ga bosan. Kalau punya tv+dvd player yg portabel itu bs 
membantu sekali, anak2 setahunan sdh bisa tertarik nonton dvd seperti elmo's 
world atau baby einstein agak lama (dan programnya pun mendidik).
        * Jangan bikin rencana terlalu ambisius. Perjalanan darat dgn baby akan 
memakan waktu jauuh lebih lama drpd tanpa baby karena hrs sering berhenti. 
Alasannya adaa aja. Baby pup, muntah, bosan dan butuh jalan-jalan, makan, nenen 
(kan pasti kl nenen harus berhenti dulu krn babynya dilepas dr carseat). Belom 
lg kalo ibunya harus ganti baju krn dimuntahin. Saranku sehari jangan lebih 
dari 6-8 jam di jalan (jadi misalnya brkt jam 10, maksimal jam 6 sdh masuk 
hotel) karena walaupun cuma duduk2 aja baby tetap capek di perjalanan.
        * Kalo ada yg tahu rutenya dengan baik kenapa engga reservasi dari 
sekarang. Tp harus memperhitungkan faktor macet dan berhenti2 itu semua 
termasuk dalam 6-8 jam perjalanan sehari. Kalo bisa gitu enak banget, ga repot2 
lagi. Tapi kalo takut salah perhitungan waktunya, lebih baik on the spot 
(tentunya memperhitungkan juga apakah hal itu memungkinkan atau tidak mengingat 
liburan sekolah adalah high season) agar bisa memutuskan nginep di mana setiap 
saat diperlukan.
        * Tergantung umur baby juga, mgkn perlu bawa makanan baby khusus paling 
engga utk diperjalanan. Belum tentu resto2 yg tersedia pas jam makan baby 
menyediakan sesuatu yg bs dimakan baby.
        * Bawa kantung muntah dan kantung sampah utk popok. Jangan lupa baby 
wipes dan tissue kering extra banyak.
        * Bawa obat2an yg biasa diperlukan baby (jika ada)
        * Bawa extra baju ganti baby dan mommy. Bawa juga extra lemek/selimut 
bayi jaga2 kalau terjadi tumpahan susu/makanan/muntah baby pada carseat.
        * sama satu lagi mom, bawa kesabaran yang banyak yaa.. Apalagi 
perjalanannya dengan banyak orang, kadang2 org dewasa suka ada yg ga ngerti bhw 
baby itu punya banyak kebutuhan termasuk kebutuhan utk jalan-jalan dan 
lari-lari.HTH ya mom.

Salam,
Prita




________________________________
From: "[email protected]" <[email protected]>
To: [email protected]; [email protected]
Sent: Tuesday, June 8, 2010 14:33:08
Subject: [parentsguide] Apa saja Persiapan untuk travel ke bali lewat jalan 
darat


Hai mom n pap,
Aku bersama 7 orang saudaraku dan 1 baby mau liburan ke bali dengan bawa mobil 
di waktu libur sekolah 
Apa saja yah do and donts nya yah? Persiapan persiapan yang mesti aku lakukan 
agar perjalanan liburan ini menyenangkan

Mohon sharing and advicenya ya bun, perlu ga reservasi hotelnya dari sekarang 
or on the spot aja? Tx a lot
Sent from BlackBerry® on 3

------------------------------------

Telah Terbit majalah PARENTS GUIDE edisi JUNI 2010.

FATHER'S SPECIAL: Renungan untuk Ayah & Tips Ayah Kembangkan Bakat Anak

Peran Ayah dalam pengasuhan anak tidak kalah penting dari Ibu yang telah 
mengandung dan menyusui anaknya. Simak kiat menjadi ayah terbaik dan kiat ayah 
mengembangkan bakat anak. Baca selengkapnya di majalah Parents Guide edisi JUNI 
2010.

Simak juga bahasan menarik lain :
- 10 Destinasi Favorit Liburan Keluarga
- Mengenal APGAR & Quick Count Kesehatan Bayi
- Bila Suami Gak Asyik Lagi
- Inez Tagor: Serunya Membagi Kasih Sayang

SIMAK JUGA MAJALAH HIPOO UNTUK SI BALITA
Tema HIPOO edisi JUNI 2010 ini "LIBURAN SERU"

INFO LANGGANAN MAJALAH HUBUNGI: Emma di (021) 70408785, 527 7302Yahoo! Groups 
Links



Kirim email ke