Kawans, berikut adalah sharing dari seorang dokter yg prihatin dgn banyaknya 
orang tua yg tidak rasional dlm menggunakan obat-obatan (IRUM), semoga 
bermanfaat =)
 
Oleh: dr. Windhi Kresnawati 

Pernah bertanya-tanya,
Mengapa sih YOP lebih banyak merangkul ibu-ibu dari kalangan menengah
ke atas, yang memiliki asuransi kesehatan, atau dapat tunjangan dari
kantor, mengapa lebih banyak parents dari kalangan sosial ekonomi
mapan, dengan pendidikan yang baik, maju teknologi (karena bisa
internetan)?

Pernah juga dijawab oleh Bunda wati, bahwa merekalah sasaran pasar,
calon korban IRUM dibandingkan dengan masyarakat kelas bawah,

Dasar anak muda, “ngeyel”, kurang puas dengan pelayanan YOP yang
kebanyakan mengedukasi masyarakat high educated, pergilah saya ke
sebuah desa pesisir utara Jakarta,

Bertemulah saya dengan 20 orang ibu dari cilincing, daerah yang
sebenarnya kurang pas dikatakan berada di Jakarta, pekerjaan mereka
rata-rata nelayan, pengupas kerang, bahkan ada juga yang pemulung.
Pendidikan rerata SD.  mengenai keadaan di sana, air tanah yang asin
dan bau amis dan tidak bisa diminum, jadi harus beli air pam  5000an
pergalon utk minum dan memasak. Fasilitas MCK bersama-sama setiap 5-10
kepala keluarga.

mulailah dengan Tanya jawab untuk mengetahui kelirumologi  yang mereka
punya, berikut cuplikan Tanya jawab yang membuka mata saya lebar2..

Windhi (W) : Ibu-ibu kalau sakit berobat kemana?
Ibu-ibu (I) : puskesmas, bayar 2000

W: ada yg pernah ke dokter swasta?
I : mahal bu.. puskesmas juga manjur kok, tapi emang ngantri, abis
pegimana lagi bu, kita orang gak punya..

W : ibu –ibu sudah punya anak semua?
I : sudaaah (rerata 2-5)

W : siapa yang pernah melahirkan dioperasi?
I : amit-amit bu, jangan sampe, kami semua lahir di bidan, kalo
dioperasi bisa2 gak kuat nebus  anak dirumah sakit.

W : kalau hamil minum obat apa saja?
I : obat tambah darah bu dari bidan, bayar 2000 juga.

W : bu, klo batuk pilek anaknya dikasih obat apa?
I : kasih air putih anget aja bu

W : kenapa gak dibawa ke dokter?
I : anak ingusan mah sering dok, bisa bangkrut kalo di bawa ke dokter
terus, soalnya ke puskesmas jauh dok, naik ojek 10 ribu.

W : ibu kalau anaknya mencret dikasih apa?
I : oralit dok.. bikin sendiri diajarin ibu kader

W : pernah denger obat antidiare bu buat anak?
I : di puskesmas gak ada dok, bukan nya itu baru di tipi? Kita gak
bisa beli. Emang bagus ya dok obat berak-berak itu, kok kita  dikasih
tahunya oralit doang?

W : klo anak panas di kasih apa bu?
I : paracetamol, kalo gak turun baru dibawa ke dokter , takut ada yg bahaya.

W : selain paracetamol obat demam apa lagi?
I : (bengong)
W : ibu tahu tempra, dumin, sanmol?
I : (bengong, geleng2)

W: ibu tahu obat generic apa gak? Klo obat paten?
I : obat generik yang murah, yang ada dipuskesmas, obat paten yang mahal.

W: bagusan mana sih bu?
I : sama aja, yang penting sembuh, emang klo udah pake obt mahal ntar
gak mempan ya sama obt murah?

W : bu, ASI sama susu formula bagus mana?
I : ASI dong, murah, kaga ribet, gak usah dicuci, anak pinter,
mencegah kanker, dan anak gak gampang sakit, gampang dibawa
kemana-mana.

W : ada yang pernah pakai susu formula?
I : gak punya duit bu, lagian klo pake botol bu, kalau cucinya kurang
bersih, anak kita berak darah. Kita kan gak punya air bu, kadang
seminggu gak punya air bersih, air sumurnya asin-bau ikan, mandi aja
kurang bersih, kita gak bisa cuci botol.

W : Kalau ASI sampai kapan bu?
I : kita disuruhnya 6 bulan bu, air putih juga gak boleh

W : kalau sudah 6 bulan trus gimana?
I : bikin bubur saring bu

W : gak beli biscuit bayi ?
I : kadang2 ada yang nyumbang bu ke sini, orang2 kaya ngasih biscuit,
kita mah gak kuat beli.

W : bu, anaknya ada yang gak doyan makan gak?
I : kadang-kadang bu, maunya jajan doang, tapi kita diemin aja, ntar
juga dia makan.

W : Gak dirayu biar mau makan?
I : entar juga dia makan sendiri bu, saya repot ngurusin yang laen.

W : pernah dengar vitamin nafsu makan?
I : pernah di tipi, tapi gak kuat beli bu, di puskesmas juga gak ada,
musti ke dokter swasta klo mau beli. Emang itu bagus ya bu?

W : kira-kira ibu mau belajar apa nih dari saya tentang kesehatan?
I : bu ajarin kita ngurusin anak klo sakit di rumah, klo anget
diapain, klo muntah diapain, soalnya kalo setiap sakit harus ke
puskesmas, berat diongkos bu, klo kita mah orang gede pake obat warung
juga udah sembuh, klo anak2 kita bingung.
… dst

Kembali ke YOP, bersimpuh di kaki bunda..Ampuuun, memang benar apa yg
dilakukan YOP, calon korban IRUM dan pangsa pasar berada di kelas
swasta.. untuk itulah bola salju digelindingkan di antara mereka..
melalui PESAT, milis, bulletin, web,
Yuk gulirkan bola salju lebih guede lagi..

-ezie-
IRT berpenghasilan?yes! it's me!
www.biutiendebiz.co.cc

@onlyzie
www.celotehsiboenda.wordpress.com

------------------------------------

Telah Terbit majalah PARENTS GUIDE edisi JUNI 2010.

FATHER'S SPECIAL: Renungan untuk Ayah & Tips Ayah Kembangkan Bakat Anak

Peran Ayah dalam pengasuhan anak tidak kalah penting dari Ibu yang telah 
mengandung dan menyusui anaknya. Simak kiat menjadi ayah terbaik dan kiat ayah 
mengembangkan bakat anak. Baca selengkapnya di majalah Parents Guide edisi JUNI 
2010.

Simak juga bahasan menarik lain :
- 10 Destinasi Favorit Liburan Keluarga
- Mengenal APGAR & Quick Count Kesehatan Bayi
- Bila Suami Gak Asyik Lagi
- Inez Tagor: Serunya Membagi Kasih Sayang

SIMAK JUGA MAJALAH HIPOO UNTUK SI BALITA
Tema HIPOO edisi JUNI 2010 ini "LIBURAN SERU"

INFO LANGGANAN MAJALAH HUBUNGI: Emma di (021) 70408785, 527 7302Yahoo! Groups 
Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/parentsguide/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/parentsguide/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke