Memang dilema WM ya itu, antara pekerjaan dan anak. Alhamdulillah assistenku dirumah baik2 saja, kebetulan satu kampung dengan saya. Kami memperlakukan dia seperti keluarga sendiri, tidak menganggap dia sebagai PRT. Kebetulan dia juga sudah punya anak, dan setiap liburan sekolah anak nya pasti liburan dirumah saya, bahkan suaminya juga nginep. Walaupun harus ngalah setiap 3 bulan sekali mesti pulang kampung krn nengok anak, kami memberi kelonggaran untuk itu.
Jadi kami seperti keluarga, makan juga sama2 satu meja. Maka dia juga memperlakukan anak saya seperti anaknya sendiri. Pernah anak saya sakit, dia sampai beberapa hari gak nafsu makan mikirin terus. Dan anak saya juga dekat sekali dengan dia. Menurut saya, kalau memperlakukan assisten kita layaknya seperti keluarga dan diberi kepercayaan penuh, iinsyaallah dia juga akan merasa di hargai. Karena kita kan simbisiosis mutualisme. He he maaf ya moms kepanjangan.. Thanks Arie Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -----Original Message----- From: Hapsia Kumalasari <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Thu, 15 Jul 2010 16:54:41 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [parentsguide] [SHARING]Tempat Penitipan Anak was : PRT oh PRT jadi pengen ikutan komen ni Alhamdulillah PRT ku baik & keluar krn mau nikah. Ikut aku dah lama kurleb 3 thn, akhirnya aku yg gamang sendiri pas nyari PRT baru, antara pengen dapat gantinya & ga pengen krn takut nanti anakku terlantar. Suatu hari pulang kerja liat spanduk tempat penitipan anak. Trus aku telpon & lihat tempatnya. Akhirnya aku nitip anakku yg pertama sekalian sekolah TK A disitu. Karena memang sebelum buka TPA sudah ada TK nya. Ini hari keempat anakku dipenitipan. Hapsia Re: [SHARING] PRT oh PRT Posted by: "Krist" [email protected] kristy_rani Wed Jul 14, 2010 11:21 pm (PDT) mo sharing juga soal PRT emang neh.. banyakan makan ati & harus ngalah demi anak2 yang kita tinggal dirumah. Saya punya PRT ikut kami sudah hampir 6 th, cuma makin lama jadi semaunya, kalau sudah pulkam baliknya juga semaunya nurutin suaminya, puyeng yang disini atur cutinya, kl dimarahi tar sakit hati malah ga balik, bingung juga nyarinya, tapi lebih tragis lagi PRT kakak saya PRT ambil dari yayasan, bulan pertama bagus kerjanya, sayang & deket ma anak.. kejadian di bulan ke dua PRT kabur gak tau sebabnya & ninggalin anak sendirian di rumah, masih untung anaknya dah agak besar bisa telp ke ortunya di kantor jadi langsung pulang, usut punya usut ternyata dia kabur karena dah pake uang tabungan anak2..minta pertanggungjawaban yayasan t4 dia ngambil..ktnya yayasan ga bertanggungjawab kl PRT nyuri cuma mau nanggung penggantinya( krn msh garansi)..ya begitulah nasib kita yang terpaksa pakai PRT. Pengen full time dirumah..hmmmm bingung, disatu sisi pengen ngurus anak, disisi lain masih butuh dana buat bantu mencukupi kebutuhan.. memang pilihan yang sulit.. Krist --- In [email protected], Dea Susisetia <dea_t...@...> wrote: > > Cuma pengen sharing.... > > Moms... > Belakangan ini banyak banget para Moms yang kesulitan mencari PRT > dengan keadaan itu pula banyak orang mengambil kesempatan untuk menipu/mengambil > keuntungan disaat orang sedang kesulitan. Jadi buat para moms hati2 dengan para > makelar/yayasan yang menyediakan jasa PRT...Kadang saking butuhnya kita suka > kurang berhati2... > > Para makelar sering berdalih tidak ada ongkos untuk ngambil PRT di kampungnya, > itu diluar biaya tebusannya. > > Sementara yayasan sering menempatkan oknum2nya hanya bertahan 3bln (diluar > garansi), shg kita tdk bisa minta gantinya (hrs biaya adm lagi). > Memang pada kenyataanya adalah saat ini orang2 lebih banyak memilih bekerja di > pabrik daripada menjadi PRT apalagi pabrik2 sudah banyak di daerah2. Ataupun > juga jadi TKI, pdhl sdh bgitu banyak korban. > Keadaan ini juga pernah saya alami...betapa sulitnya mendapat PRT yang cocok > dengan kita. Malah terkadang saya melihat PRT cenderung ngelunjak karena mereka > merasa dibutuhkan. > > Apalagi sekarang berita2 kriminal di TV bgitu marak, PRT dgn pasangannya mencuri > barang majikanlah, PRT membunuh majikanlah, pacar PRT mencuri dengan bantuan PRT > untuk mendapat akses masuk ke rumahlah, dll...dll... SYEREEEEEM...... > Begitu banyak permasalahan dengan tema PRT. > Sekarang saya memperlakukan PRT dirumah cukup saya mengatakan "Saya ingin > kerjaan rumah semua beres, setelah itu terserah..asal tidak pergi keluar > komplek..Hati2 dengan orang (laki2) yang baru kamu kenal..kalau ada teman kamu > tidak boleh masuk kedalam rumah, cukup ngobrol diteras rumah saja..!!" > Saya, suami dan anak2 hanya tinggal berdoa... Serahkan semua kepada Yang Maha > Melindungi.... > > > Buat para moms, maaf ya kalau sharing ini mengganggu... > Buat para moderator, makasih udah dimuat yaaa...!! > > warm regrads, > Dea Susisetia > > YM : dea_mimiraiEmail : dea_t...@... ********************************************************************** This e-mail and any files transmitted with it may contain confidential information and is intended solely for use by the individual to whom it is addressed. If you received this e-mail in error, please notify the sender, do not disclose its contents to others and delete it from your system. **********************************************************************

