Sama2,mom.. Senang bisa berbagi :) Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
-----Original Message----- From: "risna sukmawati" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Mon, 23 Aug 2010 10:03:04 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [parentsguide] Bisul-Akibat Kebanyakan Makan Telur? Tengkyu banget ya moms atas infonya.. Amat sangat bermanfaat terutama utk 'mematahkan' mitos klau bisul disebabkan kebanuakan makan telur.. UmiAdamFaqih http://bossluarbiasa.com/?id=risnasukmawati Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -----Original Message----- From: Dianita Kartika <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Mon, 23 Aug 2010 01:40:48 To: parents guide<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [parentsguide] Bisul-Akibat Kebanyakan Makan Telur? Beberapa waktu lalu anak ketiga saya yang baru berusia 3 tahun mengalami bisulan di dahinya. Bisul itu cukup besar dan tidak bermata. Hampir 2 minggu bisul itu bertengger di sana . Anehnya, Shareen, anak saya, tidak merasa kesakitan, malah katanya geli. Saya jadi agak panik, jangan-jangan benjolan itu bukan bisul. Sayangnya saya terlambat menyadari keberadaan bisul itu karena tertutup rambut poni Shareen. Jadi baru mulai hari ke-10, saya coba oleskan propolis produksi peternakan lebah ayah saya sendiri ke benjolan itu setiap habis mandi. Karena belum ada perubahan, pada hari ke-12 saya bawa ke dokter bedah. Ternyata ketika sedang menunggu giliran dokter, dari benjolan itu tiba-tiba keluar cairan bening dilanjutkan nanah! Tapi berhubung sudah terlanjur ada di rumah sakit dan supaya segera tuntas, akhirnya dokter melakukan bedah kecil untuk mengeluarkan mata bisul dan sebagian besar cairan dalam benjolan di dahi Shareen. Saya akhirnya mencari tahu, apa sih sebenarnya bisul itu? Apa benar timbul akibat kebanyakan makan telur atau protein? Lalu bagaimana sebaiknya mengatasi bisul? Mengapa kebanyakan yang sering terkena bisul adalah anak-anak? Inilah kumpulan info yang bisa saya rangkum. Apakah bisul itu? Menurut dr Ida Yuliati MHKes, bisul adalah radang pada daerah folikel rambut kulit dan sekitarnya. Penyebab tersering adalah bakteri—biasanya Staphylococcus aureus. Karena itu, bisul dapat juga diartikan sebagai infeksi lokal pada kulit dalam. “Awalnya hanya folikel rambut yang terinfeksi. Tetapi karena adanya gesekan, iritasi, dan kurang bersihnya perawatan tubuh, infeksi tersebut dapat menyebar ke jaringan sekitarnya dan menjadi bisul,” ujar Ida. (http://doktersehat.com) Mengapa sering timbul pada anak-anak? Bisul bisa menyerang siapa saja dan dari golongan usia berapa saja, namun yang paling sering diserang adalah bayi dan anak-anak. Jadi salah kalau bisul itu disebabkan kebanyakan makan telur. Anak-anak senang bermain dan seringkali lupa mencuci tangan. Selain itu karena aktivitas fisik yang banyak, anak sering berkeringat dan timbul biang keringat. Rasa gatal akibat keringat menyebabkan anak menggaruk kulit dengan tangannya yang masih kotor. Garukan tersebut bisa merusak kulit, sehingga masuklah kuman dan timbul infeksi. Jika kebersihan si anak tidak diperhatikan, garukan anak bisa memindahkan infeksi kuman ke bagian tubuh yang lain. Kalau daya tahan tubuh si anak rendah, infeksi itu menimbulkan bisul di beberapa bagian tubuh anak. Orang awam menyebutnya “bisul beranak”. Bagaimana cara mengatasi bisul? Jangan memaksa nanah keluar dari bisul, karena akan menyebarkan infeksi ke jaringan kulit sekitarnya Kompres hangat (dengan handuk hangat) selama 15 menit satu/dua kali sehari. Fungsinya untuk meningkatkan sirkulasi darah ke tempat tersebutBisa dicoba oleskan propolis cair secara merata pada bisul setiap habis mandi dan setelah kulit dibersihkan. Daya antibakteri propolis bisa mengurangi infeksi bakteri penyebab bisul. Selain itu, minum propolis cair 3x3-5 tetes sehari sebagai antibiotik alami untuk pengobatan dari dalam.Setelah bisul pecah, jagalah bagian tersebut selalu bersih sampai kulit sembuh. Balutan ringan perlu diganti tiap hari.Cuci tangan Anda dengan bersih (menggunakan sabun atau cairan pembersih) sebelum menyiapkan makanan, untuk mencegah penularan infeksi ke anggota keluarga yang lainPeriksa ke dokter bila gejala tidak berkurang atau tambah demam. Sebagian besar bisul akan sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan. Untuk bisul yang padat, sakit, dan tidak bermata, sebaiknya jangan dipijat karena tidak akan ada nanah yang dapat dikeluarkan. Bisa jadi bisul tersebut memerlukan operasi bedah minor. Bagaimana cara mencegah bisul? Jagalah kebersihan dengan mandi tiap hari.Bila kulit terasa gatal, jangan menggaruk karena akan merusak kulit.Bila kulit cedera (goresan, teriris atau luka serut), segera bersihkan kulit yang terluka, lalu oleskan cairan antibiotika seperti cetrimide atau acriflavine untuk mencegah infeksi bakteri. Atau bisa juga dioleskan dengan propolis cair yang secara alami mengandung anti bakteri dan anti peradangan. Semoga sharing saya bermanfaat. Terima kasih Salam, Nita Dapatkan info dan tips kesehatan secara alami di : http://tinyurl.com/healthy-by-bee

