|
Dear All,
Kompas dan koran-koran lain hari ini melaporkan
bahwa menurut PERC (Political and and Economic Risk Consultancy) kondisi tingkat
korupsi Indonesia masih belum membaik dan berada di posisi terburuk di
Asia.
Kita semua percaya (????) bahwa negara yang korup
menyebabkan rakyatnya miskin. Salah satu dari rakyat adalah mungkin diri kita
sendiri, mungkin orang yang kita cintai, saudara kita mungin anak kita dan juga
mungkin cucu kita. Apakah kita tega anak cucu kita atau saudara kita atau
sahabat kita atau orang yang kita cintai tidak mampu untuk hidup bahkan lebih
buruk lagi tidak mampu membeli makanan dasar untuk hidup sehari-hari. Apakah
kita tega mereka (orang yang dekat di hati kita) terpaksa tidur di pinggir jalan
karena tidak punya rumah ????
Bagaimana kalau kita mulai menunjukkan pada
masyarakat dunia bahwa mulai besok, kita mulai menjadi
suatu masyarakat yang tidak menyukai korupsi. Misalnya dari hal yang kecil
yaitu kebiasaan merubah nilai kuitansi. Kita mulai berusaha menyudutkan
seseorang kalau masih berperilaku hobi merubah nilai kuitansi karena dalam
jangka panjang mungkin akan menyengsarakan orang-orang yang kita
cintai.
Atau kita pilih Norms and Values lain sebagai
komitmen awal untuk berubah.
Salam Hangat
Hasan Hambali
To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. -- ~~~~~~ PRODUKSI BERSIH (PB) MAILING LIST ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Posting = [EMAIL PROTECTED] Berhenti = Kirim Email kosong ke mailto:[EMAIL PROTECTED] Berlangganan = Kirim Email kosong ke mailto:[EMAIL PROTECTED] Administrator = mailto:[EMAIL PROTECTED] Arsip = http://www.mail-archive.com/[email protected]/ FORLINK @ http://www.forlink.dml.or.id Environmental News @ http://forlink.dml.or.id/e-news/ Forum KMB Indonesia @ http://www.forumkmb.dml.or.id Bursa Limbah Indonesia @ http://www.w2p.dml.or.id ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ |
