|
Pak Sugiarto,
terima kasih atas klarifikasi terhadap berita
tersebut.
Toto
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ DANA MITRA
LINGKUNGAN {Friends of the Environment Fund} Pusat Niaga Duta Mas Fatmawati,
Blok B1/12 Jl. RS. Fatmawati 39, Jakarta 12150 - INDONESIA Telp. : (62-21)
724 8884, 724 8885 | Fax. : (62-21) 724 8883 Email : [EMAIL PROTECTED] | URL# http://www.dml.or.id
----- Original Message -----
Sent: Thursday, June 13, 2002 2:33
PM
Subject: [PB] info daur ulang {02}
Untuk berita Mendaur Ulang Lumpur Minyak Menjadi
Minyak (Kompas, 8 Juni 2002), yang dikatakan hal baru di Indonesia, adalah
sangat tidak akurat, apalagi disampaikan oleh salah satu Deputy Menteri Negara
LH, mestinya di cross-check dulu ke Pertamina atau perusahaan minyak lainnya.
Conoco pernah menggunakan teknologi oil recovery ini tahun 1996, waktu itu
dengan 3i dari California melalui PT. Jalamas, Jakarta. Teknologi ini juga
pernah di pakai oleh Pertamina Plumpang tahun 1995. Namun kurang
efektif, karena begitu ada alat yang rusak, komponennya tdk. dijual di
Indonesia, sehingga harus menunggu sekitar 1 minggu. Selain itu
remaining solid sisa recovery ternyata masih mengandung oil lebih dari 15%,
sehingga remaining solid tersebut tetap harus dikirim ke PPLI, kaena teknik
Bioremediasi belum diapproved Kantor Meneg LH. Selain itu biaya per
tonnya cukup mahal. Dari hasil kalkulasi biaya, lebih murah kalau
langsung dikirim ke PPLI (ini bukan promosi). Selain itu minyak yang
direcovery tetap milik Pertamina, sehingga harus return to Pertamina (wah ini
akan merepotkan) kalau kita beroperasi di daerah remote. Fasilitas yang
lebih modern sekarang telah dibangun di Pulau Karimun, dekat Batam oleh Clean
Seas, remaining solidnya nyaris tidak berminyak, sehingga bisa dibikin batako
atau paving block, tapi sekali lagi harga yang masih mahal, yaitu sekitar
500 Dollar Singapur per tonnya, exclude transportation. Singapura
punya fasilitas serupa di Pulau Sebarok, demikian juga dengan kota
Hongkong.
Terima kasih,
Sugiarto
PB milist member,
ada informasi berharga tentang daur ulang
limbah, semoga berguna.
Toto
Sampah Bisa Jadi Berharga di Tangan
Dita http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=4218 Modal
awalnya cuma peduli, tapi lama-lama bisa bikin kompor dengan bahan bakar
sampah. Lho, gimana ceritanya? Ini dia kisah menarik seorang dara, yang
karena kepeduliannya terhadap sampah, kemudian membuat kompor dengan bahan
bakar briket dari sampah.
Akhir Mei lalu, Margaretha Dita Pravitasari
(19) mendemostrasikan dan memperkenalkan kompornya di Auditorium Kwartir
Nasional Gerakan Pramuka, Jakarta Pusat. Dita berharap kompor dengan bahan
bakar briket sampah buatannya ini bisa berguna bagi masyarakat yang
kesulitan membeli bahan bakar minyak tanah. Selain murah, briket sampah ini
juga ramah lingkungan. (Suara Pembaruan, 2002-06-09)
Mendaur Ulang Lumpur Minyak Menjadi
Minyak http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=4215 SEJAK
eksploitasi minyak bumi dilaksanakan di Indonesia, produk sampingan kegiatan
ini yang berupa sludge atau lumpur minyak belum pernah ditangani. Padahal,
lumpur yang mengandung berbagai logam berat ini bila menumpuk di permukaan
tanah, cairannya dapat merembes ke tanah dan mencemari sumber air tanah.
Salah satu contohnya adalah kasus pencemaran limbah bahan beracun
berbahaya (B3) dari penambangan minyak di Tarakan, Kalimantan Timur, yang
dilaporkan kepada Menteri Negara Lingkungan Hidup tahun lalu. Hingga tahun
2001, seperti diungkapkan Masnellyarti Hilman dari Kantor Kementerian Negera
Lingkungan Hidup (KLH), telah terjadi minimal tiga kasus pencemaran sludge,
dua lainnya di Riau dan Sorong (Papua). (Kompas,
2002-06-08)
Daur Ulang Ban Mobil Bekas http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=4213 Untuk
Pembangkit Listrik
Setiap tahun, hampir sekitar 300 juta ban mobil
bekas dibuang di Amerika. Belum lagi di negara-negara Eropa yang
diperkirakan bisa lebih dari 200 juta ban mobil bekas tiap tahunnya dibuang
percuma. Namun, ban mobil bekas ini ternyata bisa didaur ulang untuk
menghasilkan energi listrik .
Ban mobil bekas ini mengandung karet,
karbon dan unsure kima lainnya yang amat berbahaya bila dibakar begitu saja.
Selain merusak pemandangan ia juga menimbulkan polusi udara bila
dibakar. (Metro Banjar, 2002-02-19
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ DANA
MITRA LINGKUNGAN {Friends of the Environment Fund} Pusat Niaga Duta Mas
Fatmawati, Blok B1/12 Jl. RS. Fatmawati 39, Jakarta 12150 -
INDONESIA Telp. : (62-21) 724 8884, 724 8885 | Fax. : (62-21) 724
8883 Email : [EMAIL PROTECTED] | URL# http://www.dml.or.id
--
~~~~~~ PRODUKSI BERSIH (PB) MAILING LIST ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Posting [EMAIL PROTECTED]
Berhenti =Kirim Email kosong ke mailto:[EMAIL PROTECTED]
Berlangganan =Kirim Email kosong ke mailto:[EMAIL PROTECTED]
Administrator =mailto:[EMAIL PROTECTED]
Arsip =http://www.mail-archive.com/[email protected]/
FORLINK @ http://www.forlink.dml.or.id
Environmental News @ http://forlink.dml.or.id/e-news/
Forum KMB Indonesia @ http://www.forumkmb.dml.or.id
Bursa Limbah Indonesia @ http://www.w2p.dml.or.id
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
--
~~~~~~ PRODUKSI BERSIH (PB) MAILING LIST ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Posting = [EMAIL PROTECTED]
Berhenti = Kirim Email kosong ke mailto:[EMAIL PROTECTED]
Berlangganan = Kirim Email kosong ke mailto:[EMAIL PROTECTED]
Administrator = mailto:[EMAIL PROTECTED]
Arsip = http://www.mail-archive.com/[email protected]/
FORLINK @ http://www.forlink.dml.or.id
Environmental News @ http://forlink.dml.or.id/e-news/
Forum KMB Indonesia @ http://www.forumkmb.dml.or.id
Bursa Limbah Indonesia @ http://www.w2p.dml.or.id
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
|