Aktifis Tuntut Pembentukan Badan Penanggulangan Bencana PURWOKERTO - Sebanyak 12 organisasi lingkungan hidup yang selama ini peduli terhadap Gunung Slamet mendesak pemerintah daerah di lima kabupaten yang berbatasan dengan Gunung Slamet membentuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah. "Gunung Slamet selama ini menjadi penyangga lingkungan di lima kabupaten, juga menjadi daerah yang rawan bencana," tutur Sungging Septivianto, Koordinator Komunitas Peduli Slamet, kemarin. Menurut dia, secara administratif, Gunung Slamet berada di lima wilayah, yakni Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Pemalang, Tegal dan Brebes./ARIS ANDRIANTO
Sumber : epaper.korantempo.com - senin,25 Januari 2010 Penanganan Bencana Dinilai Belum Maksimal Pemkab Banyumas Didesak Bentuk BPBD BATURRADEN - Aliansi Masyarakat untuk Pembentukan Forum Slamet (AMan Slamet), desak Pemerintah Kabupaten Banyumas bentuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Bencana yang belakangan sering terjadi di wilayah Banyumas, perlu mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Banyumas. Perhatian yang serius antara lain yaitu dengan membentuk badan khusus untuk menangani bencana. Menurut Campaigner Media AMan Slamet Naibul Umam, M.Si pembentukan badan penanggulangan bencana daerah sudah diamanatkan dalam UU no 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Ia mengatakan, selama ini penanganan bencana masih belum maksimal sehingga perlu dibentuk badan khusus untuk menangani bencana. "Pembentukan badan tersebut harus ditaati oleh Pemerintah, karena merupakan amanat UU,"katanya. Penanganan bencana selama ini menurutnya masih parsial dan belum komprehensif. Kondisi itu terjadi akibat kurangnya koordinasi antara instansi dalam penanganan bencana. Penanganan bencana perlu koordinasi yang jelas agar dapat meminimalisir akibat yang ditimbulkan dari suatu bencana. "Banyak badan pemerintah yang belum berkoordinasi dalam upaya penanggulangan bencana, sehingga umumnya masih bekerja sendiri-sendiri," katanya. Sementara menurut Campaigner Jaringan AMan Slamet Sungging S, desakan ini muncul saat acara pelatihan Pengurangan Risiko Bencana (PRB), yang diselenggarakan BNPB - BPBD Jateng - SCDRR UNDP - PSMB UPN, Senin - Kamis (18-21/1/2010) di Baturraden. Menurutnya, selain mendesak Pemkab Banyumas untuk membentuk BPBD, AMan Slamet juga meminta pemerintah memberikan perlindungan secara penuh kepada masyarakat di kawasan Gunung Slamet. Hal itu karena wilayah Slamet juga menjadi kawasan rawan bencana. (K 17-29) Sumber : Suara Merdeka. Rabu, 27 Januari 2010 Komunitas Peduli Slamet (KOMPLEET) Office:Jl.Raya Baturraden KM 1 No.188 Pabuaran - Purwokerto Telepon.+62 281 626292 [email protected] http://www.kompleet.org
