Kawan-kawan Miliser,

Pada saat acara peluncuran RENAS PB 2010-2014 dan RAN PRB 2010-2012 tanggal 19 Februari 2010 di Museum Nasional kemarin sebenarnya ada pelengkap peluncuran itu antara lain:

   * Siaran pers ttg acara peluncuran.
   * Deskripsi singkat ttg RENAS PB 2010-2014
   * Deskripsi singkat ttg RAN PRB 2010-2012

Berhubung ketiga dokumen di atas berupa dokumen cetak (hardcopy), maka ketiga dokumen itu saya scan dan edit agar isinya tidak melenceng dari isi dokumen-dokumen itu. Hasil file elektronik kemudian saya upload di Website MPBI. Bagi kawan-kawan yang tertarik silahkan klik link berikut:

   
*http://www.mpbi.org/content/renas-pb-2010-2014-dan-ran-prb-2010-2012-diluncurkan*

Dokumen-dokumen RENAS PB 2010-2014 dan RAN PRB 2010-2012 diluncurkan di suatu tempat yg merupakan sebuah museum. Museum itu sendiri adalah tempat utk menyimpan dan memajang benda-benda bersejarah dari masa lalu, dan pada umumnya benda-benda yang disimpan di museum adalah benda-benda mati. Hal itu tentunya bukan maksud panitia peluncuran agar kedua dokumen penting tersebut akan menjadi (atau dijadikan) sebagai dokumen-dokumen yang bersejarah dan pajangan serta benda mati. Akan tetapi, diharapkan kedua dokumen itu - RENAS PB 2010-2014 dan RAN PRB 2010-2012 - dapat menjadi sesuatu yang hidup, dalam artian sebuah dokumen yang dipelajari - dilaksanakan - dikritik - diperbaiki dan seterusnya.

Hal itu ditegaskan oleh Kepala BNPB sbb:

   "Perencanaan ini [Renas PB 2010-2014 dan RAN PRB 2010-2012, penulis]
   bukan harga mati. Rencana ini dibuat untuk jadi subyek studi,
   diskusi, perubahan dan revisi." Ini artinya bahwa kedua dokumen itu
   sangat terbuka peluang untuk dikaji, dikritik dan diubah sehingga
   dapat menjadi dokumen-dokumen yang hidup (/living document/).

Silahkan mengkritisi dan mengkaji dokumen-dokumen Renas PB 2010-2014 dan RAN PRB 2010-2012. Bagi kawan-kawan yg belum punya filenya silahkan unduh langsung di link di atas. Bagi kawan-kawan yg mengalami kesulitan atau hambatan dalam mengunduh kedua file tersebut (ini mungkin karena besar kedua dokumen itu atau buruknya kualitas jaringan internet setempat), silahkan kontak saya di alamat email: [email protected] Setelah jumlah peminat file cukup banyak maka akan saya kirim via email dalam sekali pengiriman. Permintaan file kedua dokumen itu agar melalui jalur pribadi (japri).

Semoga berguna.

salam,
djuni


Kirim email ke