A. Laporan Pandangan mata Pemilihan Pimpinan Pusat KPI
Langsung dari area Kongres
KPI VI tanggal 20-22 Desember 2004 di Mandarin
Oriental Hotel, Jakarta.
1. Pemilihan Ketua (Presiden) Pengurus Pusat (PP) KPI
periode 2004-2009
Tanggal 22 Desember 2004
Dari total peserta yg berhak memilih sebanyak 231
Pada jam 15:00 Pemimpin sidang yg dipimpin W Jakson T
memulai sidang pemilihan ketua dan sekjen KPI utk periode
2004-2009.
Peserta sidang di persilakan memilih calon2 yg diinginkan.
Beberapa orang menunjuk tangan dan menyebutka calon yang
ingin mereka ajukan.Calon2 tersebut sebagai berikut:
1. Hanafi Rustandi (mantan Ketua PP KPI periode 2001-2004)
(dicalonkan dari utusan HAL)
2. Haneman Suria (ketua KPI cabang Tg. Priok, mantan
perwira radio) (dicalonkan utusan HAL)
3. Muis Mahdi (mantan pengurus PP KPI) (dicalonkan anggota
TG. Priok)
4. Ester (pengurus KPI cab.. Tanjung Priok) dicalonkan utk
mewakili kaum wanita
5. W. Jackson T. (pelaut senior yg masih aktif berlayar),
(mencalonkan diri sendiri)
6. Max P (kepala Unit HAL, yg tinggal di USA) (dicalonkan
oleh seorang pelaut, na)
7. Adolf Kainage (anggota KPI Priok, pelaut), (dicalonkan
mantan anggota PP KPI
2001-2004)
8. Mathias Tambing (mantan Sekjen KPI 2001-2004)
dicalonkan TG. Priok)
9. Tony Pangaribuan (pelaut dari HAL) dicalonkan seorang
pelaut)
Namun dari semua nama2 yg disebutkan diatas, kemudian
beberapa orang menolak utk dicalonkan yaitu Muis Mahdi,
Max P, Mathias Tambing dan Tony Pangaribuan.
Di lapangan terlihat bahwa ada hanya ada 2 calon yg benar2
kuat berdasarkan jumlah massa mereka, yaitu Hanafi
Rustandi dan Haneman Suria.
Hanafi dipastikan akan mendapat dukungan dari KPI Cabang2
dan Unit2 Khusus. Ini terlihat dari dukungan ketua2 cabang
KPI, wakil Unit2 Khusus dan ketua unit khusus HAL.
Sedangkan Haneman Suria didukung oleh mayoritas anggota
KPI Priok yg berjumlah 88 orang dan sebagian oleh pelaut
wakil2 perusahaan pelayaran.
Kubu Hanafi Rustandi membaca bahwa rival terkuatnya adalah
Haneman Suria
Dari pengamatan terlihat bahwa terjadi trik2 politik yg
sebenarnya terbaca jelas dalam pengusulan calon2 ketua
KPI.
Utk kubu Hanafi terlihat sangat berpengalaman dalam
berkonsolidasi dan juga dalam memperhitungkan kekuatan
lawan. Ini sudah terlihat sejak awal dimana lobi2 kubu
Hanafi yang menginginkan calon ketua tidak boleh hanya 2
berhasil digolkan, sebab bila calon hanya 2, berarti suara
suara akan terkonsentrasi pada 2 orang dan kubu Hanafi
telah memperhitungkan pasti calon yang akan maju selain
Hanafi pastilah Haneman. Para calon yg merupakan
pendukung Hanafi seperti Muis Mahdi, Mathias Tambing dan
Max P segera mengundurkan diri dan tidak mau dicalonkan,
hal ini terlihat sudah diperhitungkan oleh kubu Hanafi
untuk menghindari terpecahnya suara utk Hanafi.
Dan dari kubu Haneman Suria, sangat terlihat kurangnya
konsolidasi, kurang pengalaman dan kegagapan dalam
menghadapi trik2 politik pencalonan ini. Mereka tidak
melihat bahwa suara mereka sedang dipecah2 oleh kubu
saingannya. Ini terlihat jelas dari pencalonan Adolof
Kainage oleh salah seorang pendukung kubu lawan yang
mantan pengurus PP KPI 2001-2004
Adolof Kainage yg merupakan anggota KPI Tg. Priok, yang
kurang bisa membaca kekuatan KPI Priok yg mayoritas
pendukung Haneman, malah menerima pencalonan dirinya.
Demikian juga pada pencalonan saudari Ester yang anggota
KPI Priok, juga mau menerima pencalonan dirinya, padahal
sudah dipastikan kalah, terlihat dari banyaknya protes
dari peserta kongres yg sangat menolak pencalonan Ester
yg jelas2 tidak layak dicalonkan karena tidak memenuhi
standar ketua menurut aturan di Angaran Rumah Tangga yang
di syahkan pada Kongres ini, yaitu harus memiliki masa
layar 10 tahun. Menurut beberapa peserta, bagaimana
seorang bisa memimpin pelaut jika dai sendiri tidak pernah
berlayar. Sayangnya, pimpinan sidang secara sepihak,
meloloskan calon yg sangat tidak capable utk menjadi ketua
dgn alasan utk mewakili wanita).
Sedangkan pencalonan diri sendiri oleh W Jakson T, jelas
tanpa perhitungan yg matang. Padahal pada awalnya terlihat
kekompakan antara Haneman dgn Jakson. Ini terlihat dalam
setiap sesi sidang terutama saat hari pertama, dimana
mereka bahu membahu dan secara keras mengkritik
kepemimpinan Hanafi cs dalam KPI, yang mana KPI menurut
mereka tidak becus bekerja mengurus kepentingan pelaut.
Selain itu sangat disayangkan, mengapa Jakson maju dalam
pencalonan, padahal sebelumnya ia sempat mengatakan di
depan peserta sidang , bahwa ia tidak mau dicalonkan
sebagai ketua dan ingin berlayar saja.
2. Lobi-lobi
Pada saat makan siang, terjadilah lobi2 dan konsolidasi
yang kuat dari pendukung Hanafi. Terlihat bahwa para tim
sukses Hanafi berusaha memperkuat dukungan dari
cabang-cabang dan unit2 khusus dan melobi pelaut2 wakil
perusahaan pelayaran. Di setiap meja makan yang diduduki
pelaut perwakilan ada pendukung Hanafi yang melakukan
lobi2.
Sedangkan dari pihak Haneman dari KPI Priok tidak begitu
yang melakukan konsolidasi dan lobi2. Ini disebabkan
terjadinya ketidak enakan diantara para calon lainnya yang
notabene masih satu kubu dari Haneman.
3. Pemilihan
Pemilihan dimulai sekitar jam 14:00.
Tidak adanya Fit dan Proper test bagi calon2 tersebut
sempat menjadi ketegangan dalam sidang. Padahal usulan itu
sudah sesuai dgn AD/ RT yg telah disyahkan.
Selain itu juga tidak ada pidato dari masing2 calon utk
memaparkan misi dan visi calon2 ketua KPI. Sehingga tidak
semua pemilih yg mengetahui misi dan visi calon ketua
bila kelak menjadi ketua KPI.
Pemilihan langsung dengan pengawas2 yaitu , Shigeru Wada
(Regional Secretary for Asia /Pacific Region of ITF), Mr.
Idris (Presiden Singaporean Organization of Seamen) dan
wakil dari kepolisian.
Ada 231 peserta yang memiliki hak pilih.
4. Proses pemilihan
Setiap peserta dipanggil namanya kedepan satu-satu oleh
pemimpin pemilihan , saudara Daniel dari HAL. Lalu di
depan, peserta diberikan kertas suara dan menuliskan nama
atau nomor calon yang dipilih, dgn urutan sbb:
1. Hanafi Rustandi
2. Haneman Suria
3. W. Jackson T
4. Adolf Kainage
5. Ester S. T.
Proses pemilihan berlangsung kurang lebih 1 jam lebih.
Kemudian suara dihitung oleh para pengawas International,
dan didapatlah hasil sebagai berikut:
Dari 216 suara yang masuk terdapat 5 suara yang tidak
syah
Hasil selengkapnya sbb:
1. Hanafi Rustandi meraih 116 suara
2. Haneman Suria meraih 91 suara
3. W. Jackson T meraih 3 suara
4. Adolf Kainage meraih 1 suara
5. Ester S. T meraih 0 suara
Dengan demikian, pengawas pemilihan; Shigeru Wada,
menyatakan Hanafi Rustandi sebagai pemenang . Dan ia
menyatakan cukup demokratis dan syah.
Kemudian Hanafi Rustandi diberi kesempatan utk
menyampaikan pidatonya sebagai ketua PP KPI periode
2004-2009. Dalam pidatonya ia mengatakan bahwa agar semua
kembli bersatu, bersama2 bekerja sama. Dan juga dengan
berbesar hati, Hanafi menginginkan Haneman Suria mau
menjadi wakilnya.
Tapi hal ini sempat menjadi perdebatan di kalangan
peserta, sebab dalam AD/RT, jabatan wakil ketua tidak ada.
Tapi setelah diadakan musyarwarah, akhirnya disetujui utk
ada jabatan wakil ketua PP KPI.
B. Pemilihan Sekretaris Umum PP KPI utk Periode 2004-2009
Pemilhan Sekum PP KPI sama prosesnya dgn pemilihan ketua.
Yang mana dari para peserta mencalonkan para calon2nya:
1. Mathius Tambing (mantan Sekum PP KPI 2001-2004)
2. Tony Pangaribuan (HAL)
3. Muis Mahdi (mantan anggota PP KPI 2001-2004)
4. Sonny Pattiselanno (manta anggota PP KPI 2001-2004)
5. Poppy (Bali)
6. Irianto Pinontoan (anggota KPI TG. Priok)
7. Jhoni Kadiaman (KPI cab. Makassar)
8. Nyoman Budi (KPI cab. Bali)
9. Buaran Siahaan (KPI cab. Batam)
10. Teddy Syamsuri (mantan anggota Majelis Perwakilan
Anggota/MPA)
11. Capt. Darul Nur (mantan pengurus PP KPI 2001-2004)
12. Capt. Puji (mantan anggota MPA)
Dari sekian banyak yang dicalonkan beberapa menolak yaitu
: Sonny Pattiselanno, Poppy, Irianto Pinontoan, Jhoni
Kadiaman, Nyoman Budi, Buaran Siahaan, dan Teddy Syamsuri.
Jadi tinggal 5 calon sekum yang akan maju yaitu sbb:
1. Mathius Tambing
2. Tonny Pangaribuan
3. Muis Mahdi
4. Capt. Puji
5. Capt. Darul Nur
Dari pemantauan lapangan, jelas terlihat Matius Tambing
banyak mendapat dukungan terutama dari KPI di Cabang2, KPI
PP, sebagian KPI TG. Priok.
Untuk Tony Pangaribuan, ia mendapat dukungan dari HAL dan
wakil2 pelaut utusan dari perusahaan pelayaran
Untuk Muis Mahdi mendapat dukungan dari KPI TG. Priok
Untuk Capt Puji dan Capt. Darul, mereka tidak memiliki
massa.
Pemilihan
Kemudian peserta diabsen kembali dan maju kedepan utk
memilih calonnya dengan pengawas yang sama dari
Internasional. Pemilihan kurang lebih berlangsung 1 jam.
Penghitungan suara oleh pengawas didapatkan hasil sebagai
berikut:
1. Mathius Tambing meraih 114 suara
2. Tonny Pangaribuan meraih 41 suara
3. Muis Mahdi meraih 47 suara
4. Capt. Puji meraih 5 suara
5. Capt. Darul Nur meraih 2 suara
Dengan demikian Mathius Tambing kembali terpilih menjadi
Sektretaris Umum PP KPI periode 2004-2009.
Demikian laporan Pandangan mata dari arena Kongres KPI VI
yang berlangsung tanggal 20 s/d 22 Desember 2004 di Hotel
Mandarin Oriental, Jakarta. Selamat buat Bapak Hanafi
Rustandi yang telah terpilih kembali sebagai
ketua/presiden KPI Pusat dan juga utk Bapak Mathius
Tambing yang juga terpilih kembali menjadi Sekretaris Umum
PP KPI.
========================================================================================
Manfaatkan layanan TelkomNet @ Premium melalui kartu prabayar I-VAS untuk
meningkatkan
kecepatan browing anda hingga 10x lipat. Informasi lebih lanjut www.plasa.com
atau call 147.
========================================================================================
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/vbOolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
JALESVEVA YAYAMAHE
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/pelaut/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/