Dear Milist

Ini ide yang bagus dan logis. Memang para perwira harus mempunyai organisasi
yang memikirkan kepentingan anggotanya dan fokus untuk memajukan dan
mensejahterakan anggota. Sudah saatnya pelaut ada wadah yang memikirkan
keadaan disaat yang diperlukan, misalnya negosiasi dengan pejabat
pemerintah, pembuat kebijaksanaan, perusahaan pelayaran, pusat pendidikan
dlsb. Sehingga segala hal yang menjadi kebutuhannya dapat didapat
sebagaimana mestinya.

Seharusnya para perwira dihandel secara profesional dan bermartabat.
Disamping itu pertemuan dan dalam rapat juga menunjukan bahwa anggota itu
adalah yang paling diperhatikan dan dipikirkan. Jangan sampai Asosiasi malah
menjadikan anggota jadi sumber pemerasannya. Saya rasa sudah saatnya nanti
dalam pertemuan dibicarakan dengan baik dan terarah.

Kalau kita lihat dengan banyaknya pendidkan perwira di Nusantara ini, jumlah
perwira pasti sudah banyak sekali, dan seharusnya sudah mempunyai posisi
terhormat, dan disegani. Sudah mempunyai bargaining power dengan mitra
kerjanya. Baik dalam pembicaraan tripartit maupun bargaining diantara
asosiasi dan perusahaan ataupun asosiasi dengan pejabat pemerintah.

Ayo dipikirkan bersama.

Salam
Darul

----- Original Message -----
From: "zodiacsipelaut" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Monday, January 17, 2005 8:45 AM
Subject: [pelaut] Association of Indonesian Marine Officers (AIMO)


>
>
>
> Dear all milis members,
>
> Kadang bosan sering banget orang mengeluh kalau pelaut khususnya
> perwira  Indonesia tidak berkualitas,sering dirugikan bila terjadi
> perselisihan dgn perusahaan, sering menjadi sapi perahan para
> broker2, sertifikat/ijasah makers,etc (kita khan kerja bukan utk
> diporotin, uang yg kita cari dgn susah payah en kerja keras,
> meninggalkan keluarga,adalah memang hasil jerih payah kita dan kita
> berhak mendapat gaji yg besar,jangan mentang2 kita para pelaut
> gajinya besar seenaknya aja dipungli oleh broker/perusahaan kapal
> atau dikenakan biaya sertifikat yg ujubileh mencekik leher.Emangnya
> mereka yg dihajar ombak or lumuran oli en kepanasan di ruang
> mesin ?) Ember....
> Sudah saatnya kita meng-edukasi para broker/perusahaan pelayaran,
> sertifikat/ijasah makers utk tidak lagi morotin en ngelakuin pungli
> kekita2, para pelaut.
> Dilain pihak kita jg harus meningkatkan skill dalam bekerja.Dengan
> skill yg tinggi, otomatis nilai kita bertambah.
>
> Nah dgn segala permasalahan yg kita2 hadapi maka perlu  ada
> pemikiran utk membentuk suatu lembaga atau asosiasi Perwira kapal
> Indonesia yg mengerti kondisi realnya.Memang sih udah ada KPI, but
> KPI selama ini melempem aja. hanya jargonnya aja yg rame.Atau
> mungkin KPI terlalu sibuk buat ngurusin seluruh pelaut Indonesia?
> Ember.....
>
> Karena kesibukan KPI ini, harusnya kita membuat organisasi yg lebih
> spesifik mengedukasi,mengayomi, membela and etc para perwira2.
>
> Beberapa negara tetangga sudah memiliki organisasi perwira sendiri
> seperti Singapore, malaysia dan  Philipine. Dan mereka kuat
> posisinya dalam mengurus kepentingan anggotanya.Salut deh pokoknya.
>
> Utk sementara asosiasi ini akan merupakan suatu organisasi yg
> beranggotakan perwira2 kapal, baik dek ataupun mesin.Dan harus
> independent.
>
> Kegiatannya utamanya antara lain:
> 1. Pelatihan2 utk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan bagi
> para perwira Indonesia.Kita akan mengundang pembicara dari maker
> peralatan di kapal yg uptodate, misalnya cara overhauled
> turbocharger type XYZ dari buatan ABB, lalu kita undang ahlinya dari
> makernya langsung utk menerangkan cara yg benar.Atau buat deck, cara
> mengecat yg benar maka kita bisa mengundang ahli dari pabrik cat
> Jotun or Hempel utk memberikan training pengecatan yg benar.
>
> 2. Membuat database anggota dan di sebar ke perusahaan2 pelayaran
> setiap tahun berupa buku (seperti buku telepon dari telkom),
> sehingga jika perusahaan butuh perwira kpl, mereka bisa mencari
> dibuku tsb bila mereka memerlukan perwira.
>
> 3. Membuat buku tahunan daftar perusahaan2 pelayaran yg lengkap
> mengenai track record perusahan2 itu.Akan ada daftar hitam
> perusahaan yg memperlakukan jelek pelaut2 Indonesia.
>
> 4. Mengedukasi para broker dan perusahaan pelayaran bagaimana
> menjaga hubungan yg baik,kesejahteraan, peningkatan skill dll dari
> perwira2 kapalnya.
>
> Cukup sampai disini dulu. Kiranya ada tanggapan dari anggota milis.
>
> Nauyanam Avasiabavhi, Jivanam Anayasiabhavi
>
> ZIR
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> JALESVEVA YAYAMAHE
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>
>






JALESVEVA YAYAMAHE 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/pelaut/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke