HARI YANG INDAH ( MENYAMBUT NATAL )
 
 
O…HOLY NIGHT
 
O Holy Night, the stars are brightly shining
It’s the night of the Dear Saviours Birth
Long lay the the world in sin and error pining
Till He appeared and the Soul felt this worth
A thrill of hope the weary world rejoices
For Yonder breaks a New and Glorious Morn…
          Fall on your knees ! o…hear the Angel Voices..
          o…night divine
          o...night when Christ was born
          o…night divine…
          o…night…o..night divine
 
 
“Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.” ( Lukas 2:11 )
 
 
Cerita tentang Natal atau kelahiran Tuhan Yesus Kristus memang selalu menyenangkan. Gereja-Gereja berhias dengan megah dan indah, rumah-rumah dilengkapi dengan pohon Natal yang terang serta lampu yang kerlap-kerlip. Semua menunjukkan sebuah suasana yang penuh sukacita. Dinding rumah dicat kembali, yang kusam diganti menjadi baru, makan  enak disediakan, dan mengenakan baju-baju baru yang indah gemerlap. Pokoknya, Natal berarti sebuah suasana yang baru, indah dan penuh sukacita.
Adakah makna Natal sesungguhnya seperti itu? Apakah setiap kali merayakan Natal, kita harus melakukan pesta, makan enak dan baju baru? Pesta dan makanan enak dengan mengenakan baju baru, itulah fenomena yang kerap kita lihat bila Natal tiba. Rasanya kurang pas kalau tidak makan enak dan memeakai baju baru. Bahkan saat ini, banyak orang bisa tiba-tiba menjadi lebih murah hati dan rohani sekali tampaknya. Penuh senyum dan berkata manis, serta bermaaf-maafan.
Sementara itu, disisi lain dari cerita Natal adalah, sebuah ironi kehidupan yang sangat menyedihkan. Melewati malam Natal dengan kedinginan, kelaparan, dan kesakitan. Ada juga yang bersikap apatis dan masa bodoh karena trauma masa laluyang menyakitkan. Pokoknya, banyak dan beragam hal-hal yang menyedihkan. Semua itu, merupakan bagian lain dari kehidupan ini yang nyata.
Namun, saat ini dimana kita sedang merayakan lahirnya Sang Mesias, apakah kita harus larut dan terjebak dalam berbagai warna kehidupan manusia? Apakah kita membiarkan diri kita masuk dalam perangkap iblis yang memanipulasi keadaan dengan sedemikian rupa? Tentu tidak !! jangan mau !! Untuk itu, kita harus lebih bisa memahami makna Natal yang sebenarnya dalam khidupan pribadi kita. Kita tahupasti bahwa Allah Bapa sangat mengasihi hidup kita, sehingga Dia menganugerahkan Anak-Nya yakni Tuhan Yesus Kristus. Inilah makna Natal yang hakiki.
 
Natal menjadikan hari kita indah selalu, karena terang dari Tuhan sendiri yang hidup dalam hati kita. Jadi, jangan padamkan terang itu, meski hidup yang kita alami penuh kepahitan. Juga jangan lupa untuk menjaga terang itu, meski saat ini kita hidup berkecukupan. Sebab, kasih dari terang Tuhan akan memberikan kehangatan dan penghiburan. Keselamatan yang dijanjikanNYA, jauh lebih berharga dari harta apapun didunia ini. Jadi sambutlah Natal dengan sukacita. Ini adalah hari yang teramat indah.
 
Doa : Allah Bapa yang bertahta dalam Kerajaan Sorga, kami berterima kasih atas segala berkat dan kasih karuniaMU. Juga atas hari yang teramat indah yang kami lalui saat ini.
Terima kasih Bapa, untuk anugerahMU atas kami, sehingga Engkau mengaruniakan anakMU bagi keselamatan kami. Amin.
 
Bagi semua rekan-rekan Pelaut dan Simpatisan, Esther mengucapkan “ SELAMAT HARI NATAL 2005 “ KIRANYA DAMAI SEJAHTERA DAN KASIH KARUNIA ALLAH BAPA KITA, TUHAN YESUS KRISTUS SEBAGAI KEPALA GEREJA SENANTIASA SELALU BESERTA KITA. AMIN
 
 
“NATAL ADALAH SEMANGAT BARU UNTUK MEMBANGUN DAN MEMPERBAHARUI IMAN”


Teriring salam manis dan hangat selalu,
Tuhan Yesus Memberkati,


Esther Vensy Vydia


Yahoo! Shopping
Find Great Deals on Holiday Gifts at Yahoo! Shopping

JALESVEVA YAYAMAHE



YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke